OPEC kini, 3 kali lebih cerdas dibandingkan 10-15 tahun yang lalu

------------------------------------------
http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/17/time/130355/idnews/853886/idkanal/4

*OPEC pun Punya Agenda Hijau*

Nurul Qomariyah - detikfinance

Riyadh - Isu lingkungan hidup kini sedang hangat-hangatnya. OPEC yang sedang
melaksanakan pertemuan dua hari pun tak mau ketinggalan. OPEC membuat agenda
hijau yang akan membahas mengenai energi dan lingkungan.

Para pemimpin OPEC akan membuat sebuah pernyataan mengenai carbon capture
atau penangkapan emisi karbon dan penyimpanannya. Para pemimpin 12 negar
anggota OPEC akan mendesak penggunaan yang lebih luas dari teknologi
penangkap emisi karbon.

Menurut Menteri Energi Aljazair, Chakib Khelil pernyataan tersebut akan
disampaikan pada akhir pertemuan OPEC pada Minggu, 18 November besok.

"Poin ketiga (deklarasi) adalah tentang 'energi dan lingkungan':
penyimpangan emisi karbon harus dapat mengurangi dampak dari bahan bakar
fosil terkait perubahan iklim dan negara-negara berkembang telah memiliki
teknologinya," jelas Khelil seperti dikutip dari AFP, Sabtu (17/11/2007).

Teknologi penangkap emisi karbon adalah teknologi yang bertujuan untuk
menghilangkan gas-gas berbahaya dari aktivitas industri utama, terutama dari
pembangkit listrik. Emisi-emisi berbahaya itu selanjutnya disimpan.
Teknologi yang dikembangkan Norwegia ini telah mendapat dukungan dari AS dan
industri minyak.

Kabar tersebut disambut gembira, Yvo de Boer, sekretaris eksekutif UN
Framework Convention on Climate Change (UNFCC) berharap OPEC menyambut baik
ide OPEC tersebut.

"Saya kira perdebatannya adalah membangun keinginan untuk berpartisipasi
pada dialog internasional tentang perubahan iklim," ujarnya.

Ia menambahkan, negara-negara anggota OPEC tak hanya menyadari bahwa minyak
adalah kontributor utama pada efek rumah kaca. Namun mereka juga  memiliki
keinginan untuk membicarakan tentang bagaimana minyak dapat diproduksi dan
dibawa ke pasar dengan cara yang hijau.

Indonesia yang diwakili oleh Wapres Jusuf Kalla dan Menteri ESDM Purnomo
Yusgiantoro juga akan membawa agenda hijau. Wapres sebelum berangkat sudah
menyatakan, ada dua agenda yang akan dibawa Indonesia ke pertemuan OPEC
yakni Oil for Education dan Oil for Forest.
(qom/qom)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke