Kalau sekilas membaca program JAM secara keseluruhan, nampaknya bagus dan cukup 
orisinal, artinya tidak membebek program di stasiun teve lain. Yang saya 
pertanyakan hanyalah nama programnya saja, bukan "jeroannya". Bagaimana pun 
nama program yang eye catching, yang enak dibaca, gampang diingat, mudah 
dicerna, juga penting bukan?

Nanti seusai saya sempatkan nonton JAM, baru saya akan komentari isinya. 
Semisal, apakah JAM sekadar mengeksploitasi kemiskinan? Apakah mereka dibantu 
oleh Trans Corp untuk membenahi rumah mereka? Semisal mereka tak punya jamban, 
lalu dibantu oleh Trans Corp?


Sementara itu saja ...



  ----- Original Message ----- 
  From: Satrio Arismunandar 
  To: [email protected] ; pantau ; Forum Kompas ; naratama naratama 
  Sent: Tuesday, November 20, 2007 9:33 PM
  Subject: [ppiindia] Re: OOT- Saksikan JIKA AKU MENJADI di TransTV, Minggu, 25 
Nov, pukul 18.00


  Kalau saya membuat sesuatu program (termasuk memilih nama program) secara 
konvensional dan "mengikuti kelaziman", seperti yang dilakukan orang-orang 
lain, lantas apa beda, kekhasan, keunikan, dan keunggulan program saya 
dibandingkan dengan program-program yang lain?

  Pada akhirnya, penonton-lah yang akan menilai.... 

  Satrio Arismunandar 
  Producer - News Division, Trans TV, Floor 3
  Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
  Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558, 79184627

  http://satrioarismunandar6.blogspot.com
  http://satrioarismunandar.multiply.com 

  "If you know how to die, you know how to live..."

  ----- Original Message ----
  From: mediacare <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
  Cc: mediacare yahoogroups <[EMAIL PROTECTED]>; FPK <[EMAIL PROTECTED]>
  Sent: Tuesday, November 20, 2007 8:17:20 PM
  Subject: [ppiindia] Re: OOT- Saksikan JIKA AKU MENJADI di TransTV, Minggu, 25 
Nov, pukul 18.00

  Nama programnya kok kurang greget ya? Terasa menggantung

  JIKA AKU MENJADI

  Biasanya kalau dalam bahasa tulisan, akan diimbuhi dengan penuh titik titik.

  JIKA AKU MENJADI ............ ......... ......... ......... .....

  Kalau tanpa titik-titik biasanya menggunakan kalimat

  AKU MAKIN MENJADI-JADI.

  Tapi kan maknanya beda jauh.

  Apa susah cari judul lain Mas Satrio?

  Kesannya seperti ingin sekadar mencari kepanjangan dari JAM saja...

  Padahal JAM (kalau diimbuhi dengan kata SESSION) mirip seperti acara musik 
  jazz.

  Apa hal itu tidak dipertimbangkan?

  salam,

  rd

  ----- Original Message ----- 
  From: "Satrio Arismunandar" <satrioarismunandar@ yahoo.com>
  To: <[EMAIL PROTECTED] s.com>; "Forum Kompas" 
  <forum-pembaca- [EMAIL PROTECTED] ps.com>; "naratama naratama" 
  <[EMAIL PROTECTED] ups.com>; "jurnalisme" <[EMAIL PROTECTED] ups.com>; 
  "warta-lingk" <wartawanlingkungan@ yahoogroups. com>; "Begundal Salemba" 
  <begundal-salemba@ yahoogroups. com>; "Kincir Angin" 
  <KincirAngin@ yahoogroups. com>; "technomedia" <technomedia@ yahoogroups. com>
  Cc: "AJI INDONESIA" <[EMAIL PROTECTED] .com>; "news Trans TV" 
  <news-transtv@ yahoogroups. com>; "student EMBA" 
  <student.emba2005@ bankmega. com>; "Etalase Indonesia" 
  <etalase_indonesia@ yahoogroups. com>; "wikimu wikimu" 
  <[EMAIL PROTECTED] com>; "pantau" <pantau-komunitas@ yahoogroups. com>; 
  <[EMAIL PROTECTED] com>; <aipi_politik@ yahoogroups. com>; "Awang Ruswandi 2" 
  <awang.ruswandi@ cbn.net.id>; "nabil" <nabil_basalamah@ yahoo.com>; "Eno Susy 
  Retno JAM Trans TV" <[EMAIL PROTECTED] com>; "meydiana sari JAM" 
  <[EMAIL PROTECTED] com>
  Sent: Tuesday, November 20, 2007 6:30 PM
  Subject: [ppiindia] OOT- Saksikan JIKA AKU MENJADI di TransTV, Minggu, 25 
  Nov, pukul 18.00

  Program JIKA AKU MENJADI Tayang Perdana

  Trans TV mulai hari Minggu, 25 November 2007, pukul 18.00 WIB, akan 
  menayangkan program JIKA AKU MENJADI (JAM). Program magazine mingguan, 
  berdurasi 30 menit, ini dengan demikian akan bertarung di prime time, 
  berhadapan dengan berbagai sinetron yang sangat populer di stasiun-stasiun 
  televisi lain. Keputusan bagian Programming, memasang JAM di slot pukul 
  18.00, dengan demikian adalah keputusan yang berani.

  Saya selaku producer berharap, program JAM ini akan betul-betul memenuhi 
  harapan KPI bagi munculnya program TV yang berkualitas, punya unsur edukasi, 
  bukan semata-mata mengejar rating. Saya pribadi beranggapan, program JAM ini 
  InsyaAllah akan ikut berperan dalam meningkatkan solidaritas sosial terhadap 
  rakyat kecil.

  Yang dimaksud "rakyat kecil" di sini adalah mereka yang berprofesi "gurem," 
  yang sering dipandang remeh dan tidak mendapat perhatian penuh dari 
  pihak-pihak yang berwenang. Nara sumber JAM antara lain: buruh nelayan 
  miskin (tidak punya perahu sendiri), nenek yang puluhan tahun jadi pemulung, 
  pemain ludruk (kesenian khas Jawa Timur) yang tak pernah lagi dapat order, 
  dan sebagainya.

  Program JAM pada hakekatnya adalah upaya melihat kehidupan rakyat kecil 
  (dengan profesi gurem) dari mata rakyat juga. Meskipun, rakyat (diperankan 
  oleh talent) yang melihat ini adalah mereka yang biasa hidup di kota, dan 
  biasanya mungkin tidak terlalu aware dengan kehidupan rakyat kecil yang 
  sebenarnya.

  Sengaja kami pilih sebagai talent di sini adalah orang biasa (bukan artis). 
  Mereka direkrut dari iklan pencarian talent yang belum lama saya sebar 
  melalui berbagai milis. Mereka saya haruskan ikut menjalani kehidupan 
  narasumbernya, yakni tidur di rumah mereka, makan bersama keluarga 
  (sesederhana apapun makanannya), dan seterusnya. Jadi, mereka dipaksa untuk 
  betul-betul menghayati kehidupan orang susah.

  Kehidupan susah itu banyak terwujud dalam hal-hal yang sederhana, tapi tak 
  terbayangkan bagi orang kota. Misalnya, rumah narasumber yang tidak ada WC 
  atau jambannya, sehingga kita harus buang air besar di sawah atau kali kecil 
  di pinggir jalan. Saya sendiri, ketika selaku producer ikut mengawasi proses 
  syuting di Desa Gamping, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur (12-15 
  November 2007), juga sempat buang air besar di kali.

  Kalau talent itu tampak terharu atau menangis di tayangan JAM, itu adalah 
  tangisan asli dan alami karena situasi yang mereka hadapi. Jadi, bukan 
  acting. Itulah sebabnya, saya tidak memilih talent yang sudah top atau artis 
  sinetron, misalnya, karena bisa-bisa nanti penonton salah mengira, bahwa 
  tangisan itu dianggap cuma acting.

  Yang berat dalam menggarap program JAM bukanlah liputan atau syutingnya, 
  tetapi justru risetnya. Saya tak bisa memperoleh narasumber yang tepat 
  dengan hanya berbekal informasi dari Internet atau media massa, tetapi harus 
  melihat langsung ke lapangan. Sebagai contoh: saya membutuhkan waktu tiga 
  hari untuk menemukan seorang buruh nelayan, yang saya anggap paling miskin 
  di Indramayu, Jawa Barat. Nelayan yang miskin di Indramayu itu banyak. 
  Tetapi bagaimana menemukan nelayan, yang secara visual dan kondisi faktual 
  betul-betul menggambarkan nelayan yang sangat miskin? Di sinilah letak 
  kesulitannya.

  Maka, pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terimakasih dan 
  penghargaan yang sebesar-besarnya pada seluruh crew JIKA AKU MENJADI, yang 
  telah bekerja keras dan serius, bagi perintisan awal program ini. Tanpa 
  dukungan mereka, saya tak akan bisa berbuat banyak.

  Saya merasa berbesar hati, bahwa pimpinan Trans TV percaya dengan kualitas 
  program ini, sehingga memberi slot prime time. Namun, di sisi lain, saya 
  juga merasa was-was tidak sanggup mempertahankan kualitas isi program, 
  seperti diharapkan banyak orang. Saya cuma bisa bilang "bismillah" saja, 
  semoga semua berjalan lancar.

  Nah, untuk tidak berpanjang kata, silahkan saja menikmati tayangannya! 
  Jangan lupa, Minggu, 25 November, pukul 18.00. Terimakasih atas perhatian 
  dan apresiasi Anda semua!

  Jakarta, 20 November 2007

  Satrio Arismunandar
  Producer - News Division, Trans TV, Floor 3
  Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790
  Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558, 79184627

  http://satrioarismu nandar6.blogspot .com
  http://satrioarismu nandar.multiply. com

  "If you know how to die, you know how to live..."

  ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
  Be a better sports nut! Let your teams follow you
  with Yahoo Mobile. Try it now. 
  http://mobile. yahoo.com/ sports;_ylt= At9_qDKvtAbMuh1G 1SQtBI7ntAcJ

  [Non-text portions of this message have been removed]

  ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********
  Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
  Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
  http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia
  ************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********
  ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
  Mohon Perhatian:

  1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
  2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
  3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com
  4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com
  5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com
  6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com

  Yahoo! Groups Links

  -- 
  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition.
  Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.16.1/1140 - Release Date: 19/11/2007 
  19:05

  __________________________________________________________
  Get easy, one-click access to your favorites. 
  Make Yahoo! your homepage.
  http://www.yahoo.com/r/hs 

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.16.1/1140 - Release Date: 19/11/2007 
19:05


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke