http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006116645



*TINGKATKAN SDM, TNI AL BUKA EMPAT PENDIDIKAN KHUSUS
*

*KOBANGDIKAL (20/11)* - Untuk meningkatkan kualitas dan keahlian sumber daya
manusianya, TNI AL melalui Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut
(Kobangdikal) lagi-lagi membuka empat pendidikan kuaklifikasi khusus
(Dikbrivet), Dikpaska, Diktaifib, Dikjursel dan Dikcawakasel yang dibuka
secara resmi oleh Wakil Komandan Kobangdikal Brigjen TNI Marinir Halim A.
Hermanto, di Lapangan Kihadjar Dewantara, Kobangdikal, Selasa (20/11).

Menurut *Komandan Kobangdikal Laksda TNI Edhi Nuswantoro* dalam amanatnya
yang dibacakan Wadan mengatakan, selain pengembangan organisasi, penambahan
dan pemutakhiran teknologi alutsistanya, kemampuan prajurit yang handal juga
menjadi prioritas utama, seperti halnya empat program pendidikan
berkualifikasi khusus ini.

Dikaitkan  dengan  kondisi  dan  konstelasi  geografis  Indonesia, yang
berbentuk  kepulauan  dan  lautnya  yang  terbuka,  setengah  terbuka  dan
tertutup,  lanjut   laksamana kelahiran Jogya 1952 ini, maka  kehadiran
naval  power  akan  memberikan  tiga  keunggulan  sekaligus,  yaitu
keunggulan  sebagai  unsur  devensif  yang  mematikan,  unsur  ovensif
yang  efektif  dan  detterence  factor  yang  baik,  sehingga  musuh  akan
takut  dan  mengurungkan  niat  jahatnya.

Menurutnya, strategi  pertahanan  negara  kita  harus  mengedepankan
strategi  pertahanan maritim  dengan  memperhatikan  kondisi  geografis
sebagai  negara  kepulauan.  Oleh  karena  itu,  TNI AL  harus  mampu
mewujudkan  laut  yang  aman  dan  terkendali,  yaitu  kondisi  laut  yang
bebas  dari  beberapa  ancaman,"  tegas orang nomor satu di Kobangdikal ini.


"sudah  sepantasnya  Indonesia  mempunyai  kekuatan  Angkatan  Laut  setara
Green  Water  Navy  yaitu  kekuatan  yang  dapat  diandalkan  untuk
menegakkan  stabilitas  keamanan  dan  berkemampuan  mengadakan  perlawanan
terhadap  setiap  Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan (AGHT),"
tegasnya.

Megenai pembukaan empat pendidikan brivet yang berada di bawah
tanggungjawabnya, pendidikan  Pasukan   Katak  yang kali ini diikuti 24
orang ini akan   dilaksanakan  selama  10  bulan   dengan  tujuan  agar
para siswa mampu  melaksanakan  tugas-tugas  dalam  operasi  amfibi  maupun
tugas-tugas  dalam  peperangan  khusus  laut

Sementara itu 24 orang turut dalam pendidikan  Calon  Awak  Kapal  Selam
yang akan di tempuh selama 9  bulan. Tujuan Dikcawakasel agar para siswa
memiliki  pengetahuan  dan  ketrampilan  teknis  kapal  selam  type  209
serta   kecakapan   khusus  yang  dapat  ditugaskan  sebagai  pasukan
bawah  air.

Untuk Pendidikan  Juru  Selam yang diikuti 13 orang ini akan dilaksanakan
selama  6  bulan dengan tujuan untuk mendidik para siswa menjadi juru selam
TNI AL  yang profesional  guna mendukung  kesiapan  dan  keselamatan  bawah
air  khususnya  KRI  dalam suatu  operasi  di laut.

Dan Pendidikan  Intai  Amfibi yang memiliki siswa terbanyak dengan 61 siswa
akan dilaksanakan  selama  10  bulan. Diktaifib bertujuan agar para siswa
menjadi prajurit  taifib  yang  dapat  melaksanakan  tugas  pengintaian
dan  penyelidikan  dalam  operasi  amfibi  dan  operasi-operasi  lain
melalui darat,  laut  dan  udara.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke