Resapan diselokan merupakan ide "Sumur Resapan Mikro" yang cerdas dan
merupakan gagasan original yang baik sekali.

Selain mudah dan murah, sistim ini membantu mengurangi arus air selokan,
banjir, pembuangan air ke sungai dan laut, sekaligus "menabung" sebagian air
hujan masuk kembali kedalam tanah.


Sekitar 2,5 tahun lalu, disekitar wilayah kompleks dibangun Mall dan
Apartement. Pada suatu hari pompa air dirumah tidak bisa menyedot air lagi
karena sumur sudah kering, hal yang sama juga dialami beberapa tetangga
disekitar kompleks.

Saya memanggil ahli pompa dan sumur. Karena sumur lama (+/- 25m) tidak bisa
diperdalam lagi, maka terpaksa harus dipantek sumur baru dengan kedalaman
sekitar 36m, yang baru mengeluarkan air jernih dengan debit air yang cukup
baik.

Karena sumur lama --dengan pipa PVC 4 inch, dengan kedalaman sekitar 25m--,
tidak terpakai lagi, saya manfaatkan menjadi sumur resapan.

Disekeliling permukaan pipa sumur dibuatkan bak kecil, ujung pipa ditutup
dengan saringan.
Kemudian, dibuat aliran air hujan dari talang-talang dibagian belakang rumah
kearah sumur resapan.

Kalau turun hujan, cukup banyak air yang mengalir kearah bak sumur resapan.

Hanya saja tutup saringan pipa harus rutin dibersihkan agar arus air masuk
tidak tersumbat rumput, daun dsb.

Jadilah sumur resapan yang murah meriah, yang memiliki nilai tambah dalam
melindungi dan memperbaiki air tanah; memperbaiki kondisi air tanah atau
mendangkalkan permukaan air sumur dan mengatasi penurunan muka air tanah.


Mari kita bangun kesadaran "menabung air hujan", dimulai disekitar rumah 
kita sendiri, dengan membuat Resapan Selokan atau Sumur Resapan.


Wassalam, yhg.
----------------


----- Original Message ----- 
From: Liquid Yahoo
Sent: Tuesday, November 20, 2007 10:43 PM
Subject: Panen hujan.


----- Forwarded Message ----
From: Boy Budyanto <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, November 10, 2007 5:21:24 PM
Subject: Panen hujan.

Dear all,

Musim hujan sudah tiba. Tiba saatnya kita 'memanen' air hujan.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuat resapan kecil
di selokan.

Untuk itu diperlukan bor tanah kecil (diameter 10 cm).
Buatlah lubang ditengah selokan dengan diameter 11 cm.
Setelah itu dengan bor yang telah disiapkan, kita buat lubang sedalam 80
cm - 100 cm.
Air hujan akan mengisi lubang ini sampai penuh (dan meresap ke dalam tanah)
sebelum mengalir ke tempat lain.
Pasanglah saringan agar sampah tidak masuk.
Lubang bisa di buat setiap jarak 1 -2 m.
Dengan demikian air tidak kita buang dan menjadi tabungan untuk musim
kemarau.
Sederhana bukan? Silahkan mencoba. ( Boy)
             .


Kirim email ke