http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=150318



*Sejumlah WNA Berjingkrak Nikmati JakJazz 2007 *

JAKARTA--MEDIA: Festival Internasional Musik Jazz di Jakarta (JakJazz 2007)
ternyata dinikmati pula sejumlah warga negara asing.

"Saya dan istri sengaja berlibur selama sepekan di Indonesia untuk menikmati
JakJazz tahun ini," kata James dari Selandia Baru di sela-sela menyaksikan
pertunjukan Ireng Maulana & Friend feat Andien & Warna, Sabtu (24/11) malam.

James mengatakan hal itu ketika ditanya apakah ia menonton festival ini
karena kebetulan berada di Jakarta atau sengaja datang dari negaranya.

Istri James, Elizabeth, menimpali, JakJazz tahun lalu hanya dirinya dan
beberapa teman menyaksikannya.

"Sementara suami (saya) baru kali ini. Jadi dia (suami) kalah satu-kosong
hahaha..."

Sesekali Elizabet dan suaminya berjingkrak dan bergoyang riang mengikuti
ritme komposisi gitar, saksofon, drum dan piano Ireng dan kawan-kawannya.

Azizah, pemerhati musik dari Malaysia juga sengaja datang ke Jakarta untuk
meresapi musik perhelatan tahunan itu.

Serombongan muda-mudi warga Australia beranggotakan 14 orang juga sengaja
meluangkan waktu tiga dari liburan dua pekan di Bali.

"JakJazz ini cukup popular di Australia. Jadi rugi rasa bila membiarkan
berlalu begitu saja, sementara kami berada di Bali," ujar Michael yang
berambut sebahu dengan tato kalejengking di bahu kanannya.

Chen dan beberapa teman senegaranya dari Singapura tak luput meluangkan
waktu ke Istora Senayan.

"Kami ini sudah lebih dua tahun bekerja di Jakarta sebagai konsultan, dan
sudah dua kali menikmati JakJazz pada 2006 dan 2007 ini," kata Chen, sembari
menilai suasana JakJazz ini tak berbeda dengan festival serupa di negara
maju.

"Festival JakJazz ini tak kalah bergengsinya dengan festival serupa di
Eropa," kata Chen yang mengaku pernah menonton festival jazz di Hawaii, AS.

Di sisi lain, dekorasi dan tata lampu di ruang Super Premium JakJazz 2007 di
Istora Senayang tampak menyerupai suasana pertunjukan jazz di Iskandariyah,
Mesir beberapa waktu lalu.

Bedanya, fastival jazz di kota peninggalan Ratu Cleopatra itu berlangsung di
pesisir pantai, di mana kisaran angin laut, deburan ombak dan kicauan burung
camar seolah bercengkrama bersama irama komposisi musik jazz.

Sementara itu, festival JakJazz 2007 selain menyuguhkan musisi lokal, juga
sejumlah grup musisi manca negara.

Grup musisi jazz dari mancanegara itu antara lain Carmen Bradford & Rani
Singam (AS-Singapura) Shionoya Satoru (Jepang), Bugz in the Attic (Inggris),
Alex Sipiagin (AS), Danny & Marlayne Connection (Belanda), Joona Toivanen
Trio (Finlandia), Belaszaloki (Hungaria), dan Ze Paulo Becker & Bernardo
Aguiar (Brasil). (Ant/OL-06)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke