http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0711/23/013211.htm

*Jenis Bintang Baru Ditemukan*

WASHINGTON, KAMIS - Delapan objek langit yang dikenal sebagai white dwarf
terdeteksi di galaksi kita, Bima Sakti, sebagai jenis bintang baru yang
belum dikenal sebelumnya. Demikian diungkapkan para astronom dari
Universitas Arizona, Kamis (22/11).

White dwarf adalah bentuk akhir bintang setelah terbakar habis. Sekitar 97
persen bintang, termasuk Matahari, ditakdirkan untuk mengakhiri hidupnya
sebagai white dwarf.

Massa white dwarf kurang lebih sama dengan massa Matahari, namun ukurannya
hanya sedikit lebih besar dari Bumi karena lapisan bagian luarnya telah
hilang, dan tinggal inti yang redup namun luar biasa padat.

Ahli fisika bintang dari Universitas Arizona, Patrick Dufour, mengatakan
selama ini hanya dikenal dua jenis white dwarf, yakni yang memiliki atmosfer
kaya hidrogen dan yang memiliki atmosfer kaya helium. Namun Dufour dan tiga
peneliti lain mendapatkan delapan white dwarf yang memiliki atmosfer penuh
karbon.

Para ilmuwan menduga jenis baru ini mungkin terbentuk dari bintang-bintang
yang jauh lebih padat dari Matahari namun tidak cukup padat untuk bisa
meledak sebagai supernova.

"Ini adalah sesuatu yang tak terduga karena semua white dwarf yang kami
ketahui adalah jenis yang kaya helium atau hidrogen. Artinya ini adalah
jenis bintang baru," ujar Dufour.

Ke delapan white dwarf itu berada antara 1000 hingga 2000 tahun cahaya
jauhnya dari Bumi. Satu tahun cahaya adalah jarak yang bisa ditempuh cahaya
dalam satu tahun atau 9,6 triliun kilometer.

Para peneliti telah menemukan setidaknya sepasang white dwarf lain yang
mungkin termasuk jenis ini. Bintang-bintang itu adalah beberapa dari sekitar
10.000 white dwarf yang baru-baru ini diidentifikasi dalam sebuah survey.


Sumber: reuters
Penulis: wsn


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke