Hidup Adalah Teka-teki
  Oleh : Mochammad Moealliem 
   
  Tujuh huruf diawali dan diakhiri dengan huruf ketujuh, sesuatu yang biasanya 
terbuat dari tanah liat, kemudian dibakar pada temperatur tertentu, yang selalu 
ditaruh diatas rumah, apakah itu? Kemudian jika huruf kedua dari tujuh huruf 
itu diganti dengan huruf 'a' maka akan menjadi nilai yang cocok buat penulis, 
he he he apa hayoo?
   
  Itulah contoh teka-teki yang akan selalu mengusik orang-orang yang suka 
menggunakan otaknya untuk menemukan sebuah arti dari elemen-elemen yang 
memungkinkan untuk disusun berdasarkan beberapa petunjuk yang telah disediakan, 
dan hal itu banyak modelnya, ada yang model teka-teki silang atau yang lain.
   
  Teka-teki adalah sebuah hal yang mampu menjadikan manusia berpengetahuan luas 
serta mampu memberikan metode berfikir untuk menyelesaikan sebuah persoalan 
sesulit apapun, apalagi hal itu berhadiah. Kenapa demikian? Sebab dengan 
teka-teki manusia akan mencari cara untuk dapat menjawabnya, ada yang membuka 
kamus, ada yang mengingat kembali apa yang pernah dibaca, atau paling tidak 
akan bertanya pada orang yang dianggap tahu jawaban itu.
   
  Dalam kehidupan kita pun ternyata penuh dengan teka-teki, teka-teki masa 
depan dengan hadiah kebahagiaan, teka-teki cinta dengan hadiah keharmonisan, 
teka-teki pemerintahan dengan hadiah kejayaan, teka-teki pendidikan dengan 
hadiah kelulusan, bahkan teka-teki hati kekasih idaman. Dan yang terakhir itu 
tentunya kita akrab kebingungan he he he, bahkan diam bermakna seribu jawaban. 
   
  Terkadang kita bisa menjawab sebuah teka-teki walau sebenarnya kita tidak 
mengusai penuh masalah itu, namun terkadang kita tak mampu menjawab teka-teki 
walau kita pernah mengusai secara penuh, kalau saja kerjasama diperbolehkan 
tentunya jawaban dengan mudah dituliskan, itulah teka-teki dalam ujian. Dalam 
kehidupan yang lebih luas kita telah bekerja sama untuk mencari solusi dari 
teka-teki kemiskinan, kebodohan, pengangguran, dan berbagai hal yang tak perlu 
disebutkan, namun kita masih belum bisa memberikan jawaban yang benar dan 
membuahkan hasil dengan hadiah yang ditawarkan.
   
  Belum lagi teka-teki alam semesta, kenapa matahari bersinar terang sementara 
rembulan hanya memantulkan, kenapa suatu daerah kebanjiran daerah yang lain 
kekeringan, kenapa satu daerah kedinginan serta daerah yang lain kepanasan, 
kenapa Indonesia ijo royo-royo sementara di padang sahara begitu gersang nggak 
ketulungan, tentunya hal demikian akan membuat otak serta pikiran kita hidup 
untuk mencari jawaban.
   
  Belum lagi teka-teki yang tidak dapat ditangkap oleh indera kita, teka-teki 
tentang Tuhan, kehidupan setelah kematian, teka-teki Surga dan Neraka, 
teka-teki jiwa, hati dan pikiran. Maka tak heran kalau orang mengatakan hidup 
adalah perjuangan yang tak henti-henti, hidup adalah permainan yang sungguhan, 
untuk mencari nilai, poin, hadiah dan berbagai bonus yang bisa diambil disebuah 
titik yang bernama kemerdekaan. Namun jika gagal mengisikan sebuah jawaban 
dengan tepat maka ganjaran yang disediakan adalah penjajahan, tumpukan hutang 
yang harus dibayar, bahkan denda yang telah ditetapkan.
   
  Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika 
kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak 
akan meminta harta-hartamu.QS.47:36
   
  Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan 
suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta 
berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang 
tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering 
dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat  ada 
azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia 
ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.QS.57:20
   
  Kita memang di dunia permainan, namun kita dituntut untuk bermain yang fair 
play, tidak curang, tidak menipu, diving atau melakukan pelanggaran, sebab apa 
yang kita lakukan terekam kamera sejarah yang akan dapat diketahui secara 
detail, dan terperinci dengan berbagai bukti dan saksi yang tak terbantahkan. 
Mungkin dilapangan hanya akan mendapat kartu kuning atau merah, bahkan bisa 
juga tetap aman, karena ketidakmampuan pemimpin pertandingan (wasit) melihat 
kecurangan kita, atau bahkan wasitnya ada keberpihakan pada kita, tapi diluar 
lapangan kita akan menemukan sebuah kebenaran dan keadilan. 
   
  Hidup kita saat ini adalah lapangan permainan, mainkan hidup ini dengan 
permainan yang indah, sebab jika hanya permainan buruk yang kita mainkan, kita 
akan mendapat kerugian, atau setidaknya jangan hanya permainan buruk saja yang 
bermain dalam lapangan kehidupan kita, "mbok iyaho" kita tampilkan permainan 
yang bagus, menarik, dan unik, terlebih kita mampu menjadikan lapangan hidup 
ini penuh dengan permainan yang bagus-bagus, alangkah beruntungnya orang-orang 
yang bisa demikian.
   
  Hidup adalah teka-teki Tuhan yang harus selesaikan dan kita isi kolom-kolom 
yang telah disediakan, jika tak ada jawaban diotak kita, tinggal buka saja 
petunjuk Tuhan serta catatan dari orang-orang yang diberi pengetahuan dari 
Tuhan, jika masih belum mendapat jawaban, bertanyalah langsung pada yang punya 
kepentingan, Dia berjanji akan memberi jawaban bagi siapa saja yang 
menginginkan, namun jawaban itu kadang langsung, kadang juga diundur bahkan 
kadang dijawab dengan petunjuk yang harus kita lakukan. Lalu apa gunanya dengan 
demikian? Tidak lain adalah agar kita menggunakan akal yang telah diberikan, 
sebab jika kita bertanya jawaban teka-teki dan kita diberi kunci jawaban, yang 
kita dapati adalah kebodohan.
   
  Dan sesungguhnya Kami  tinggalkan  daripadanya  satu  tanda  yang  nyata  
bagi orang-orang yang berakal.QS.29:35
   
  Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang 
buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang 
berakal, agar kamu mendapat keberuntungan."QS.5:100
   
  Orang-orang yang menggunakan akalnyalah yang mampu menyelesaikan teka-teki 
kehidupan, dan orang-orang yang berakal pula yang akan mendapat keberuntungan. 
Maka sudahkah kita termasuk orang-orang yang berakal??
   
  Alliem
  Cairo, Senin 26 November 2007
  Akalku sedang latihan


  Mochammad Moealliem
  http://www.muallimku.tk  or  http://muallimku.blogspot.com 
  Ingin gabung di komunitas sahabat lintas batas? Klik aja
  http://tech.groups.yahoo.com/group/kang_guru/ 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke