--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Idealnya tanah untuk ibu kota baru adalah tanah negara
> seperti tanah eks HPH. Jadi tidak ada spekulan yang
> bisa main dan mengatur tata ruang seperti lebar jalan
> dan peruntukkan lahan jadi lebih fleksibel. Misalnya
> 500 km2.
> 
> Pemerintah bisa memakai 10 km2 untuk gedung
> pemerintah, 100 km2 untuk hutan kota, dan 390 km2 bisa
> dijual pemerintah kaplingnya ke masyarakat.



*** Tanah 100% milik negara ad di negara negara komunis, seperti 
dahoeloe Uni Sovjet, Yugoslavia, Hongaria, Cekoslovakia, Bulgaria, 
Rumania dll dll. 

Nah, yang paling getol menghantam idee ini, adalah kaum agama (agama 
ente paling depan), lupa?

Bung Karno yang nasionalis dan anti spekulan spekulan tanah ente bawa 
keliang kubur, sekarang ente nangisin?



Kirim email ke