Dear all,
Tanpa bermaksud untuk mengurangi hikmadnya diskusi dan perdebatan di milis ini
yang sedang menghangat, berikut saya sampaikan topik yang perlu juga memperoleh
perhatian dari kita semua.
Beberapa waktu lalu Pemerintah telah menyerahkan sekitar 15 nama calon dubes
untuk dilakukan fit and proper test untuk ditempatkan menjadi Duta Besar di
berbagai negara. Beberapa di antaranya yaitu mantan Kapolri RI, Da'i Bachtiar;
mantan Menkum dan HAM Hamid Awaluddin; mantan Meneg BUMN Sugiharto; mantan
Jaksa Agung HM Ghalib; mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh; Anton Lesiangi;
Bahtiar Ali dan Muhammad Hatta.
Ikuti terus perkembangan penyeleksian Calon Duta Besar RI untuk India. Simak
beberapa beritanya pada link-link berikut ini:
1. Empat Menteri dan Satu Mantan Kapolri Berebut Kursi Dubes:
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/26/time/125724/idnews/857515/idkanal/10
2. DPR Proses Sejumlah Calon Dubes Baru :
http://www.antara.co.id/arc/2007/11/26/dpr-proses-sejumlah-calon-dubes-baru/
3. Video Streaming Liputan6.com: http://liputan6.com/politik/?id=151317
4. Hamid dan Ghalib akan Jadi Dubes:
http://cybernews.cbn.net.id/cbprtl/Cybernews/detail.aspx?x=Regional&y=Cybernews%7C0%7C0%7C11%7C527
5. Search Engine "Calon Dubes RI untuk India":
http://www.google.co.in/search?hl=en&q=Calon+Dubes+RI+untuk+India&btnG=Search&meta=
Sudahkah terlihat siapa kemungkinan yang akan menjadi calon Duta Besar RI untuk
India? Eits, sebentar dulu! Mengutip kata Jarwo Kuat di Republik BBM, "Bola itu
bundar brother".. Artinya setiap detik bisa saja terjadi perubahan komposisi
penempatan.
Untuk itu, sambil mengikuti perkembangan terkini, sampaikan suara anda berupa
tanggapan atau komentar dalam hal:
- Proses pemilihan dan pengangkatn Dubes;
- Duta Besar yang ideal untuk India dengan/tanpa menyebut namanya;
- Kebijakan yang diharapkan oleh Masyarakat Indonesia sang Calon Dubes menjabat;
- Kebijakan yang sebaiknya menjadi prioritas utama dalam hubungan kerjasama
Indonesia-India;
- dan berbagai macam topik lainnya.
Kami berharap tanggapan atau komentar dapat disampaikan secara dewasa, santun
dan saling menghargai pendapat orang lain. Berbagai tanggapan konstruktif akan
menjadi masukan bagi PPI India untuk membuat rekomendasi terhadap Dubes
terpilih.
"On n'exporte pas la démocratie dans un fourgon blindé."
Best Regards,
Pan Mohamad Faiz
Ketua Umum PPI India
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/