http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006116767
*KODAM IM LAKSANAKAN PENANAMAN POHON
*
PENDAM IM (28/11),- Dampak aktivitas manusia dalam penggunaan bahan bakar
fosil dan perubahan penggunaan lahan mengakibatkan terjadinya pemanasan
global. Demikian dikatakan *Pangdam IM Mayor Jenderal TNI Supiadin,
AS*dalam amanatnya pada kegiatan Penanaman Pohon Serentak dan Pekan
Pemeliharaan Pohon di wilayah Kodam IM,   Mata Ie, kabupaten Aceh Besar,
Rabu (28/11).



Jenderal bintang dua ini mengatakan Indonesia memiliki luas hutan tropis
terbesar ketiga di dunia termasuk diantaranya yang ada di Aceh, namun hutan
tersebut memiliki persoalan besar antara lain : degradasi hutan dan lahan,
deforestasi yang disebabkan oleh illegal logging, penjarahan hutan, alih
fungsi lahan dan kebakaran hutan yang memberikan andil terjadinya
peningkatan gas rumah kaca.



Lebih lanjut Pangdam mengatakan maksud dilaksanakan kegiatan ini adalah
dalam rangka meningkatkan kepedulian berbagai pihak akan pentingnya
penanaman dan budaya pemeliharaan pohon yang berkelanjutan dalam mengurangi
pemanasan global dan untuk mencapai pembangunan Indonesia yang bersih (clean
development mechanism). Sedangkan yang menjadi tujuannya adalah untuk
mengurangi dampak pemanasan global; meningkatkan absorbsi gas CO2, SO2 dan
polutan lainnya; mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor; serta
meningkatkan upaya konservasi sumber daya genetik tanaman hutan.



"Pertemuan internasional tentang perubahan iklim global yang akan
dilaksanakan di Bali merupakan momentum strategis untuk menunjukkan kepada
dunia internasional bahwa bangsa Indonesia memiliki kepedulian, tekad yang
besar dan kemampuan dalam memulihkan degradasi sumber daya hutan dan
lahan",  demikian tambah Mayjen TNI Supiadin.



Kegiatan ini juga dihadiri dan diikuti oleh para Asisten dan Kabalak Kodam
IM, prajurit dan PNS serta para Pengurus Persit KCK Daerah Iskandar Muda,
sebagai salah satu bentuk kepedulian Kodam IM dalam rangka pemeliharaan dan
kelestarian hutan serta lingkungan di sekitarnya.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke