http://www.antara.co.id/arc/2007/11/28/anggur-dapat-mengurangi-inflamasi-dalam-pembuluh-darah/

*Anggur Dapat Mengurangi Inflamasi dalam Pembuluh Darah*

New York (ANTARA News) - Menambahkan bukti yang sudah ada selama ini bahwa
wanita yang mengkonsumsi minuman anggur dalam jumlah yang sedikit dapat
membawa kebaikan bagi jantung, kini ditegaskan oleh para ilmuwan Spanyol
bahwa hal itu juga dapat membantu mengurangi inflamasi dalam pembuluh darah.

Para peneliti dari Spanyol menemukan setelah selama empat pekan meminum dua
gelas kecil anggur setiap harinya maka para wanita tersebut menunjukkan
tingkat inflamasi yang rendah dalam darah mereka.

Hasil temuan tersebut dilaporkan dalam majalah the American Journal of
Clinical Nutrition, dan menyatakan mekanisme yang dilakukan oleh minuman
anggur terutama minuman anggur merah dapat memberikan dampak positif bagi
kesehatan jantung.

Sejumlah penelitian ditemukan bahwa para peminum minuman anggur cenderung
untuk memiliki angka rata-rata rendah untuk terkena penyakit jantung
dibandingkan dengan yang tidak.

Para peneliti Spanyol itu jugameyakini hal itu dapat menyebabkan tingkat
kolesterol baik HDL mungjkij menjadi salah satu penyebabnya walaupun
penjelasannya belum sepenuhnya ditemukan.

Untuk menjelaskan bagaiman minuman anggur dapat menlindungi jantung
sangatlah penting dalam rangka membuktikan bahwa ada kaitan antara miumunan
anggur dengan kesehatan jantung, demikian dikatakan oleh Dr.Emilio Sacanella
ketua tim penelioti .

Sejumlah penelitian memperlihatkan bahwa para pemimun minuman anggur dalam
jumlah sedikit memiliki jantung yang lebih sehat tidak mebuktikan bahwa
minuman angguir adalah penyebab hal itu, demikian dikatakan oleh Sacanella
dari Universitas Barcelona.

"Kemungkinan para pencinta miunuman anggur memiliki pola makan yang jauh
lebih baik, aktifitas dalam berolahraga yang lebih banyak atau
kebiasaan-kebiasaan lainnya yang berdampak positif kepada kesehatan
jantungnya," kata Sacanella.

Untuk mengetahu hal itu Sacanella dan rekan-rekannya memusatkan perhatian
mereka kepada dampak minuman anggur terhadap inflamasi .

Inflamasi adalah bagian dari reaksi tubuh terhadap kondisi cedera.

Diperkirakan inflamasi tingkat rendah dalam tubuh merspons keadaan stres
seperti misalnya merokok, tingkat khoilesterol yang tinggi dan obesitas yang
memberikan kontribusi bagi penimbunan lemak yang disebut plak dalam dinding
bagian dalam arteri.

Inflamasi dapat kemungkinan besar dapat membuat plak tersebut membentuk
gumpalan darah atau *blood-clot* yang dapat memicu serangan jantung.

Tim Sacanella menyertakan 35 orang wanita yang sehat yang meminum minuman
anggur secrara teratur dalam jumlah sedikit .

Setiap wanita menghabiskan waktu selama empat pekan kegiatan yang bersifat
memberikan kondisi positif bagi kesehatan jantungnya tanpa mengkonsumsi
minuman anggur, kemudian diikuti dengan empat pekan meminum minuman anggur
merah pada makan malam, dan pola yang sama juga diikuti dengan pemberian
minuman anggur putih.

Secara keseluruhan penelitian tersebut menemukan tingkat HDL para wanita
tersebut setelah empat pekan minuman anggur meningkat sementara tingkat
senyawa yang bersifat inflamasi misalnya *C-reactive protein* menurun.

Minuman anggur merah memiliki efek positif lebih besar daripada minuman
anggur putih.

Manfaat yang lebih besar yang diberikan oleh minuman anggur merah
kemungkinan berkaitan dengan konsentrasi *polyphenol*-nya yang lebih tinggi,
demikian dikatakan oleh para peneliti.

*Polyphenol* adalah senyawa yang dapat bertindak sebagai anti-oksidan dan
dapat mengurangi tingkat inflamasi.

Menurut Sacanella dari hasil penelitian bahwa mereka-mereka yang meminum
minuman anggur segelas kecil sehari dapat memperkecil risiko kematian akibat
penyakit jantung sebesar 33 persen dibandingkan dengan kelompok yang tidak
mengkonsumsi minuman anggur.

"Jadi seseorang yang biasa meminum jumlah minuman anggur segelas kecil
dianjurkan untuk melanjutkan kebiasaan yang dapat membawa dampak positif
bagi kesehatan jantungnya."

Namun Sacanella menambahkan bahwa para dokter tak dapat mengajurkan bagi
mereka yang tidak memiliki kebiasaan meminum minuman anggur karena sebagian
orang sangat ringkih terhadap masalah kebiasaan minum yang dapat berakibat
bagi kesehatannya, demikian laporan Reuters.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke