http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1930
*BANGUN KETAHANAN MENTAL PRAJURIT DAN KELUARGA* Balikpapan, Jumat pagi,(30/11) warga Kodam VI/Tpr sekitar 2000 prajurit dan PNS Kodam VI/Tpr dari berbagai kesatuan yang ada di sekitar Makodam VI/Tpr mendapat pencerahan Pembinaan Mental dari Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Darat. Kolonel Inf Fatwa Suratnoko sebagai pembawa materi Pembinaan mental dengan sub materi Membangun Ketahanan Mental Prajurit dan Keluarga. Hal itu disampaikan di depan para prajurit dan PNS Kodam VI/Tpr, agar prajurit dan PNS Kodam VI/Tpr khususnya dan TNI Angkatan Darat umumnya memahami bahwa membangun ketahanan mental prajurit dan keluargannya terdiri dari tiga komponen yang mendasar yakni komponen pembinaan Rohani, Pembinaan Mental Ideologi dan Pembinaan Mental Kejuangan. Lebih dalam mengupas tentang pengaruh globalisasi dan reformasi, dapat memberikan dampak yang luas terhadap kehidupan prajurit dan keluarganya. Di tengah-tengan kemajemukan komponen bangsa yang luar biasa dan ketidak merataan kemampuan baik dari segi ekonomi, sosial budaya maupun pengetahuan sangat berpengaruh terhadap upaya untuk menuju perubahan kepada yang lebih baik, hal itu juga sangat dipengaruhi oleh kemajuan arus informasi, sehingga batas wilayah bahkan etika maupun ideologi sudah tidak terbendung lagi. Kejadian apapun di belahan lain tidak mungkain dapat ditutup-tutupi, di lingkungan kehidupan prajuritpun dapat dirasakan hal seperti itu, dimana faham/ideologi dari luar dengan mudahnya merambat, sehingga perlu diwaspadai kemungkinan adanya ancaman terhadap ideologi Pancasila, juga terhadap ketahanan mental para prajurit, serta dalam tatanan kehidupan beragama juga akan muncul faham-faham yang menyimpang dari ajaran yang sebenarnya. Dengan arus informasi yang sangat maju, maka sosial budaya bangsa Indonesia yang berbinneka sangat mudah untuk dipengaruhi, sehingga tidak sedikit warga masyarakat yang meninggalkan budaya aslinya yang baik dan meniru budaya asing yang belum tentu baik, hal ini memicu percepatan pergeseran nilai-nilai kehiudupan bangsa Indonesia yang terkenal ramah-tamah, karena menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidupnya, serta diamalkannya dengan sebaik-baiknya. [Non-text portions of this message have been removed]

