http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1924
*PANGDAM III/SILIWANGI MAYJEN TNI SUROYO GINO, S.IP MEMBUKA GELADI POSKO-I YONIF 315/GARUDA TA. 2007* Dalam mekanisme latihan, posisi Geladi Posko-I merupakan suatu metode latihan tanpa pasukan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup hal-hal keterpaduan, kerjasama dan koordinasi dalam pengambilan keputusan, taktik dan teknik olah yudha, pengintegrasian semua kemampuan yang dimiliki satuan, prosedur dan tata kerja yang berlaku dalam suatu posko serta kodal operasi. Dengan demikian tujuan Geladi Posko-I sekarang ini harus selaras dengan thema yang telah ditetapkan yaitu : Yonif 315/Garuda dengan perkuatannya melaksanakan serangan di Cibenda kompleks dalam rangka mendukung tugas pokok Korem 061/Suraya Kencana. Demikian dikatakan *Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Suroyo Gino, S.IP* pada acara Pembukaan Geladi Posko-I Yonif 315/Garuda TA. 2007 yang dihadiri oleh Danrem 061/SK, para Asisten dan Kabalak di jajaran Kodam III/Siliwangi, bertempat di Mako Yonif 315/Garuda hari Rabu (21/11). Lebih lanjut Pangdam III/Siliwangi mengatakan dalam pelaksanaan geladi ini dapat dikatakan berhasil manakala terwujud mekanisme hubungan komandan dan staf pasca geladi sesuai standard an prosedur yang baku, yang dapat diukur melalui parameter yang telah ditentukan dalam sasaran yang ingin dicapai berupa hal-hal sebagai berikut : Pertama, meningkatnya kemampuan komandan dan staf dalam melaksanakan kodal pada suatu kegiatan proses perencanaan dan persiapan operasi. Kedua, meningkatnya kemampuan komandan dan staf tentang prosedur hubungan komandan dan staf dalam mekanisme suatu posko. Ketiga, meningkatnya kemampuan komandan dan staf tentang kodal serta penerapan teknik dan taktik dalam pelaksanaan operasi. Keempat, meningkatnya kemampuan komandan dan staf dalam hal koordinasi, kerjasama dan keterpaduan pada proses perencanaan, persiapan dan pelaksanaan operasi. Kelima, meningkatnya kemampuan komandan dan staf dalam pemberdayaan kemampuan satuan secara terintegrasi atau pengorganisasian tempur. Keenam, meningkatnya kemampuan komandan dan staf dalam olah yudha dan ketujuh, meningkatnya kemampuan komandan dan staf dalam melaksanakan fungsi komando dan staf. Diakhir amanatnya Pangdam III/Siliwangi mengatakan, manfaatkan waktu yang relatif singkat ini untuk benar-benar memahami, dan mencermati, menghayati berbagai persoalan yang diberikan dalam geladi, sehingga akan menghasilkan output yang optimal, guna meningkatkan kualitas kinerja kita ke depan, karena masa depan selalu menuntut kesiapan yang handal pada organisasi TNI. (Pendam 3/Dispenad) [Non-text portions of this message have been removed]

