http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1957
*PANGDAM JAYA SILATURAHMI DENGAN KOMPONEN MASYARAKAT DAN KBT* *Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Liliek AS. Sumaryo* memimpin acara Silaturahmi dan Ceramah dengan Komponen Masyarakat dan Keluarga Besar TNI di wilayah Kodam Jaya bertempat di Aula A. Yani Kodam Jaya Jln. Mayjen Sutoyo Cililitan Jakarta Timur, Rabu (5/12). Hadir dalam acara tersebut Kasdam Jaya Brigjen TNI Anshory Tadjudin, Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Komandan Kodim 0501/JP sampai dengan Kodim 0508/Depok dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya Ny. Dewi Liliek AS. Sumaryo serta para peserta silaturahmi dan ceramah berjumlah 200 orang. Adapun peserta silaturahmi dan ceramah adalah para Komponen Masyarakat yaitu Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda serta Keluarga Besar TNI yang berada di wilayah Kodam Jaya yaitu dari Pepabri, LVRI, FKPPI, PPM, Perip, Dharma Periwi, Warga Jaya, Korpri dan Piperi. Pada acara tersebut Pangdam Jaya juga memberikan ceramah yang pertama dengan materi Peranan Komponen Bangsa dalam memantapkan Wawasan Kebangsaan guna Pembangunan Pertahanan di wilayah Kodam Jaya, sedangkan pada ceramah yang kedua disampaikan oleh Dirjen Pothan Dephan RI bagian Bela Negara Brigjen TNI B. Pidjath dengan menyampaikan materi tentang Bela Negara. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Pada sambutan pembukaan acara tersebut Pangdam Jaya menyampaikan bahwa, DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara menjadi barometer disemua bidang kehidupan di Republik ini. Oleh karena itu sebagai Komponen Bangsa harus mampu menjaga dan memelihara integritas wilayah agar senantiasa tetap dalam keadaan kondisi aman, tentram dan tertib. Stabilitas di Ibukota Negara sangat menentukan dan berpengaruh bagi terciptanya stabilitas Nasional di daerah. Dewasa ini negara sedang mengalami permasalahan yang sangat serius yaitu berupa ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa serta rendahnya Wawasan Kebangsaan. Kondisi ini memerlukan perhatian dari berbagai Komponen Bangsa. Kondisi Wawasan Kebangsaan yang dihadapi saat ini cenderung memudar atau memprihatinkan. Ikatan-ikatan nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan Bangsa sudah mulai longgar, untuk itu pemahaman dan penghayatan terhadap Wawasan Kebangsaan perlu disegarkan kembali, demikian tegas Pangdam Jaya. (Pendam Jaya/Dispenad) [Non-text portions of this message have been removed]

