Sejalan dengan pemikiran TNI, demi menjaga lebih dari 4 juta kilometer lebih
wilayah laut, dibutuhkan berbagai perangkat ultramodern.

---------------------------------------
http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/331/Default.aspx


*SATUKAN VISI MENUJU TNI ANGKATAN LAUT BESAR, KUAT, PROFESIONAL DAN SOLID*


Satu hari menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Armada TNI AL pada 5 Desember
2007, *Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Sumardjono*,
menyatukan visi menuju TNI Angkatan Laut yang Besar, Kuat, Profesional dan
Solid dengan mengadakan pertemuan yang dirangkai dengan jamuan makan malam
dengan para mantan Kasal, Purnawirawan, Pangkotama serta Pejabat teras di
TNI AL di gedung Hadiwinarso, Bumimoro, Surabaya, Selasa (04/12).

Dengan adanya pertemuan ini Kasal Laksamana TNI Sumardjono mengharapkan
keinginan untuk mewujudkan TNI AL yang Besar, Kuat, Profesional dan Solid
akan segera terwujud dengan perencanaan yang matang dan kecermatan seiring
tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin cerah serta disokong
adanya dukungan dari para senior.

Kasal juga menambahkan bahwa faktor ekonomi negara atau anggaran dari
pemerintah untuk memelihara pengoperasian sistem Alutsista menjadi kunci
utama selain manusianya yang sebagai penentu, akan mengoptimalkan keberadaan
dan keberlangsungan sistem senjata itu sendiri, pengadaan kekuatan sistem
senjata armada terpadu (SSAT) yang tidak direncanakan secara baik, terpadu
dan terintegrasi serta tidak ditopang anggaran yang baik ibarat kita
membangun benteng tampang pondasi yang diluar terlihat kokoh dan kuat tapi
didalamnya keropos. Konsep pengembangan TNI AL yang Besar, Kuat, Profesional
dan Solid telah dirilis oleh para pendahulu dan tercatat dalam sejarah TNI
AL. Sehhingga tetap diteruskan dan dilaksanakan namun harus ada pada koridor
yang berlaku sehingga tidak terdapat permasalahan dikemudian hari.

Tampak hadir mantan Kasal Laksamana TNI (Purn) Soedomo, Laksamana TNI (Purn)
M Arifin, Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke