http://www.antara.co.id/arc/2007/12/8/boediono-optimistis-pertumbuhan-ekonomi-2008-lebih-tinggi/

*Boediono Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2008 Lebih Tinggi*

Jakarta (ANTARA News) - *Menko Perekonomian Boediono* menyatakan optimis

bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2008 akan lebih tinggi dibandingkan

dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Saya selalu optimis dengan perekonomian Indonesia. Kita masih bisa

tumbuh lebih baik lagi," kata Boediono, usai berbicara pada Diskusi

Forkem, di Hotel Putri Duyung Ancol, Jakarta, Sabtu.

Pemerintah dalam APBN Perubahan 2007 menargetkan pertumbuhan ekonomi

sebesar 6,3 persen, sedangkan dalam APBN 2008 mencapai 6,8 persen.

Menurut Boediono, dampak dari pertumbuhan ekonomi yang lebih baik akan

diikuti dengan penurunan angka kemiskinan.

"Yang terakhir angka kemiskinan memang turun menjadi sekitar 16 persen,

dan tahun depan diharapkan turun lagi menjadi 15 persen. Memang sasaran

tahun depan lebih kecil lagi," kata dia pula.

Menurut dia, faktor utama penyebab penurunan angka kemiskina adalah

harga bahan pokok yang relatif stabil.

"Kalau kita bisa stabilkan harga bahan pokok, saya kira jumlah orang

miskin bisa diturunkan lagi, karena sekitar 30 persen dari belanja

rumah tangga orang miskin adalah untuk beras," ujar Boediono lagi.

Berkaitan mekanisme pengalihan BBM bersubsidi menjadi tidak bersubsidi

(premium ke pertamax), Boediono mengatakan, saat ini mekanisme yang

paling tepat sedang digodok.

"Ini sedang digodok, sehingga saya tidak memberikan komentar apapun,"

kata dia.

Namun pemerintah, lanjut Boediono, akan mengupayakan agar masyarakat

tidak terbebani terlalu berat.

"Intinya kami ingin agar masyarakat tidak terlalu dibebani, tapi karena

memang harga minyak di luar naik luar biasa. Kita harus sadar untuk

kelanjutan pembangunan kita," ujar Boediono pula.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke