Oleh karena itu saya selalu berhati-hati kalau mau mem*forward *SMS atau email, karena bisa meresahkan. Kemarin saya sempet tidak percaya, karena apakah betul seorang ARY GINANJAR akan PANIK dan mengirim SMS seperti itu?
--- In [email protected], radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mas Mowo, berikut klarifikasi dari pihak ESQ Klarifikasi dari Yudhistira ANM Massardi Sebagai "orang dalam" ESQ, dan barusan saya cek ke Ary Ginanjar, ditegaskan di sini bahwa Ary Ginanjar sama sekali tidak pernah menyebarkan SMS semacam itu. Jadi, SMS tersebut adalah sebuah FITNAH yang ditujukan untuk mendiskreditkan Ary Ginanjar dan ESQ-nya. Selain itu, tentu saja untuk menimbulkan "ketegangan" antaragama. Saya sangat sedih melihat kenyataan bahwa masih banyak manusia Indonesia yang bermental rendahan dan terus melakukan upaya adu-domba. Ayo kita bersama-sama bangun sebuah Indonesia Baru yang bermartabat! Salam sejahtera untuk semua. Yudhistira ANM Massardi Pemimpin Redaksi Majalah alumni ESQ, NEBULA Mowo Purwito Rahardjo [EMAIL PROTECTED] wrote: Sms semacam itu wajar dan normal, krn ini menyangkut fairplay di bid misi. Sangat beda dakwah islam dgn kristenisasi. Perintah mengkristenkan org lain itu adalah amanat skriptural (amanat kitab suci), maka tdk heran kalo misi kristen menghalalkan segala cara utk MEMURTADKAN (proselytizing) org lain, krn ayat utk berbuat licik juga dijadikan pedoman (matius 10:16, HARUS CERDIK SEPERTI ULAR). Kalo dulu kristenisasi menumpang pd kolonialisme, skrg segala lini bisa ditempuh. Jadi apa yg di-sms-kan ari ginanjar merupakan protest reaction atas misi licik mrk. Lain halnya dgn islam, tdk utk MENG-AGAMA-KAN umat lain. Tugas misionaris islam hanya berdakwah dan mensyiarkan kebenaran islam. Islam tdk ngotot memaksa org dgn berbagai bujuk rayu utk pindah agama, Al-Quran jelas menyatakan LAA IKRAAHA FII DIIN (tdk ada paksan dlm beragama) radityo djadjoeri wrote: > 13 December, 2007 Program TV yang bikin Ary Ginanjar panik > ary ginanjar, esq training > Ary Ginanjar sebar SMS terkait acara TV bertajuk "My Hope Indonesia". Apa perlu bereaksi seperti itu? Kenapa harus ketakutan? Apa yang harus ditakuti? Kristenisasi? Toh, tayangan televisi yang menyebarkan dakwah Islam selama ini porsinya lebih banyak. Malah dari pagi buta hingga malam penuh doa, baju koko dan jilbab...... > Ini salah satu bukti bahwa program ESQ bukan menyejukkan, tapi malah mencetak umat yang berpikiran picik dan penuh curiga... > Berikut masukan dari milis PKS: > From: Cahyo Budi > E-mail: [EMAIL PROTECTED] com > Berikut adalah SMS dari Ary Ginanjar (ESQ): > Mohon bisa waspada dan diteruskan kepada yang lain. > Assalamu'alaikum Wr.Wb > Waspadai misi gereja (kristenisasi) di televisi pada tgl 15 Des 07 jam 16.30-17.30 serentak di RCTI, TransTV, TVRI dengan judul "MY HOPE INDONESIA" yang diganti menjadi SEBUAH PENANTIAN". Di India pernah diputar dengan judul yang sama dan berhasil menghipnotis jutaan penduduknya. > Sebarkan ke teman-teman muslim. Jangan sampai kita terlena dengan acara itu. > Wassalamu'alaikum Wr.Wb > CahyoBudiSantoso > ------------ --------- --------- --- > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. > [Non-text portions of this message have been removed] > __________________________________________________________ Sent from Yahoo! Mail - a smarter inbox http://uk.mail.yahoo.com blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com --------------------------------- Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

