Rebutan Tanah Berdarah di Jeneponto, Alas Tlogo, dsb...
Rebutan tanah yang berujung pada pertumpahan darah terus berlangsung. Beberapa waktu lalu di Alas Tlogo antara aparat TNI dengan rakyat. Sekarang di Jeneponto, Sulawesi. Apa pun alasannya memang saat ini terjadi ketidak-adilan di bidang tanah. Di satu sisi ada segelintir orang menikmati puluhan juta hektar tanah. Di sisi lain banyak orang yang tidak punya tanah/rumah sehingga tinggal bersama di rumah keluarga orang tuanya. Mungkin sudah saatnya pemerintah menghidupkan kembali program Transmigrasi yang saat ini sudah hampir tidak terdengar. Jika perlu mengadakan reformasi di bidang pertanahan sehingga para petani yang tidak punya tanah bisa mendapat tanah untuk bertani. Berikut artikel tentang masalah tanah di: http://infoindonesia.wordpress.com Tanah untuk Rakyat dan Keadilan Sosial Nabi Muhammad SAW bersabda: ”Manusia berserikat dalam tiga hal yaitu air, rumput, dan api. (HR Imam Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah). Pada kenyataannya, di Indonesia banyak petani yang hanya punya lahan kurang dari 0,4 hektar. Di Sukabumi petani berdemo karena tak punya tanah sehingga mereka terpaksa jadi buruh tani dengan upah kurang dari Rp 300 ribu per bulan. Bahkan ada yang tanahnya dirampas oleh pengusaha besar atau yang lainnya. Tak heran jika di Sumatera Utara ada demo yang menyatakan bahwa “Tanah untuk Rakyat”. Itu adalah permintaan yang wajar. Sebaiknya pemerintah bisa membagi tanah dengan adil, sehingga petani juga bisa punya tanah dan bertani untuk mencari makan. Di situs Dephut disebut bahwa 69,4 juta hektar dikuasai oleh 652 pengusaha dan BUMN. Tiap pengusaha rata2 menguasai 100 ribu hektar lebih. Di sisi lain, banyak petani yang tidak punya tanah dan hanya bisa bekerja sebagai buruh tani. Padahal jika 69,4 juta hektar tanah itu dibagikan ke petani/pekebun satu hektar per orang, maka akan ada 69 juta keluarga yang bisa mencari makan dengan bertani/berkebun. Jika ada keadilan dalam hal tanah, maka rakyat Indonesia akan makmur. Semoga tanah bisa dibagi dengan adil sehingga ada Tanah untuk Rakyat. Jika rakyat bisa bertani/berkebun untuk mencari nafkah, insya Allah Indonesia bisa swasembada pangan dan rakyat Indonesia bisa makmur. Kita berharap program transmigrasi yang memberi petani tanah 1-2 hektar berikut biaya hidup 1 tahun bisa dilakukan kembali dengan lebih baik oleh para presiden kita. Salam Berbagai artikel tentang tanah: WALHI - Kerusakan Lingkungan sebagai Dampak Kebijakan Pro Modal … Dengan luasan konflik perampasan tanah rakyat sekurangnya sebesar 248.176 Ha, ….. Palembang, 5 Juni 2007 Eksekutif Daerah WALHI Sumatera Selatan … www.walhi.or.id/kampanye/psda/070605_lingk_rsk_sumsel_kp Serikat Tani Nasional: Sumatera Utara - Demo Tuntut Transparansi … Mereka juga menuntut pengembalian tanah rakyat di Desa Meranti yang dirampas PT Sipef, … Draft 14 Mei 2007 Rancangan Peraturan Pemerintah T.. … serikat-tani-nasional.blogspot.com/2007/07/sumatera-utara-demo-tuntut-transparansi.html media sumatera: Pernyataan Sikap PRP Pengambilalihan lahan atau pengusriran rakyat dari tanah milik sudah menjadi … Pada tanggal 1 Febuari 2007, PT Arara Abadi mengeluarkan surat dengan nomor … media-sumatera.blogspot.com/2007/02/pernyataan-sikap-prp.html http://www.dephut.go.id/informasi/umum/restrukturisasi.htm Hutan produksi seluas 69,4 juta ha diusahakan melalui sistem Hak Pengusahaan Hutan (HPH) oleh 652 pengusaha swasta maupun BUMN. DTE 40/Feb 99: Perjuangan Merebut Tanah Di Sulawesi Tengah, para petani yang terlibat dalam tiga kasus sengketa tanah yang berbeda, membentuk Solidaritas Rakyat Tertindas guna mengorganisir protes … www.gn.apc.org/dte/40ila.htm === Dapatkan tulisan-tulisan tentang Islam di: http://www.media-islam.or.id Bagi yang ingin menegakkan ajaran Islam (hukum Qishash) luangkan 1 menit waktu anda untuk mengklik: http://www.petitiononline.com/promati ____________________________________________________________________________________ Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

