>From: Arfi Bambani <[EMAIL PROTECTED]> > > >Kompas.com Selasa, 11 Desember 2007 - 08:21 wib > >Sains >Evolusi Manusia Berjalan Semakin Cepat > >Sebagian di antara kita mungkin berpikir bahwa evolusi >manusia sudah berjalan melambat atau bahkan berhenti >sampai manusia modern seperti sekarang ini. >Kenyataannya tidak demikian bahkan evolusi manusia >berjalan semakin cepat. > >Hal tersebut dapat dilihat dari perbandingan sifat >genetika manusia dari tahun ke tahun. Data-data yang >dicatat dalam International HapMap Project merupakan >katalog yang berisi persamaan dan perbedaan sifat >genetika seluruh penduduk dunia dari berbagai latar >belakang budaya. Peta variasi genetika ini dapat >mengungkap perubahan gen sepanjang waktu. > >John Hawks, salah seorang antropolog dari Universitas >Winconsin-Madison dan koleganya menganalisis data-data >tersebut untuk mempelajari perubahan genetika selama >periode evolusi. Ia dan timnya menemukan bukti-bukti >bahwa proses seleksi telahmempengaruhi 1.800 gen atau >sekira 7 persen dari jumlah gen manusia. > >Gen baru > >Misalnya gen laktase, yang membuat tubuh manusia dapat >mencerna susu. Gen ini seharusnya tidak aktif saat >usia remaja. Namun, manusia di Eropa utara memiliki >variasi yang membuat tubuhnya dapat mencerna susu >sepanjang hidup. Adaptasi ini trbentuk sejak >berkembangnya pertanian domestik. > >Perubahan genetika yang paling besa terlihat pada >ketahanan terhadap penyakit. Saat manusia mulai >tinggal dalam komunitas besar sejak 10.000 tahun lalu, >penyakit epidemi seperti malaria, cacar, dan kolera >muncul dan mengubah grafik kematian populasi. Hanya >manusia yang dapat beradaptasi secara genetik akan >bertahan. > >Temuan terakhir yang mengejutkan adalah gen CCR5. Gen >yang membuat manusia kebal terhadap serangan HIV/AIDS >terbentuk sejak 4000 tahun lalu dan dimiliki 10 persen >orang Eropa saat ini. > >"Banyak sesuatu yang sedang mengalami seleksi agar >patogen lebih sulit membunuh kita," ujar Hawks. > >Hawks menyimpulkan bahwa perubahan budaya, seperti >pola makan dan penggunaan obat-obatan, telah menekan >'pedal' evolusi lebih kuat. Pertumbuhan penduduk yang >semakin cepat merupakan faktor utama munculnya >seleski-seleksi baru. Sebab, semakin besar jumlah >populasi, semakin besar pula variasi genetiknya. > >Sepuluh ribu tahun lalu, jumlah penduduk Bumi mungkin >hanya beberapa juta. Jumlah populasi melonjak menjadi >200 juta di awal Masehi, 600 juta pada tahun 1700, dan >hari ini sudah menembus angka 6,5 miliar. Perubahan >paling besar terjadi dalam periode 5.000 tahun >terakhir. > >Sumber: LiveScience.com >Penulis: WAH

