Idul Adha 1428 H Jatuh pada 20 Desember
Rabu, 12 Desember 2007 19:49

Jakarta, *NU Online*
Sidang itsbat penetapan awal bulan Dzulhijjah 1428 H Departemen Agama, Rabu
(12/12), memutuskan tanggal 1 Dzulhijjah 1428 H jatuh pada hari Selasa 11
Desember 2007. Dengan demikian hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah di
Indonesia jatuh pada hari Kamis tanggal 20 Desember 2007.

Sidang itsbat diadakan di kantor Departemen Agama, Jakarta, diikuti oleh
seluruh organisasi Islam di Indonesia. Semua organisasi Islam sepakat awal
Dzulhijjah jatuh pada hari Selasa, kecuali Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia
(DDII) yang memulai awal Dzulhijjah pada hari Senin, dengan menggunakan
prinsip rukyat internasional atau mengikuti keputusan pemerintah Saudi
Arabia.

Keputusan sidang itsbat di Departemen Agama diambil berdasarkan hasil
rukyatul hilal tanggal 29 Dzulqa'dah 1428 H atau Ahad (9/12) petang tidak
berhasil melihat hilal (bulan sabit) sehingga bilangan bulan Dzhulqa'dah
digenapkan (*istiqmal*) menjadi 30 hari.

Berbeda dengan penetapan awal Syawal 1428 kemarin, tidak terjadi perbedaan
dalam penentuan awal bulan Dzulhijjah kali ini, baik yang berdasar pada
hisab dan rukyatul hilal atau pada hisab saja tidak perbedaan, karena posisi
bulan pada Ahad petang masih negatif atau bulan tenggelam sebelum matahari,
sehingga hilal pada saat itu tidak mungkin terlihat.

Berdasarkan data dalam Almanak PBNU yang diterbitkan oleh Lajnah Falakiyah
Nahdlatul Ulama (LFNU) hilal pada tanggal 29 Dhulhijjah masih berada pada
ketinggian -40 23'.

Sementara ijtima' atau konjungsi baru terjadi pada Senin Legi, tanggal 10
Desember 2007 pukul 0.32 WIB. Dengan demikian, berdasarkan data hisab atau
perhitungan astronomis pun, awal bulan Dzulhijjah baru terjadi pada Selasa
Pahing tanggal 11 Desember 2007.

Soal perbedaan awal Dzulhijjah antara Indonesia dengan Saudi Arabia, Menurut
Ketua LFNU KH Ghazali Masroeri, terjadi karena perbedaan matla' atau wilayah
georafis. "Biasanya memang begitu, kalau tidak sama *ya *duluan Saudi satu
hari," kata Kiai Ghazali. (nam)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke