http://www.antara.co.id/arc/2007/12/15/indonesia-jadi-basis-produksi-dupont-untuk-asia-tenggara/

*Indonesia Jadi Basis Produksi DuPont Untuk Asia Tenggara*

Jakarta (ANTARA News) - PT DuPont International, perusahaan pestisida asal
Wilmington Amerika Serikat menunjuk Indonesia sebagai basis produksi massal
dari Prevathon, produk pestisida berbahan aktif Klorantraniliprol untuk
pasar Asia Tenggara.

Global Product Manager PT DuPont International, Philip Rollinson di Jakarta,
Sabtu mengatakan, pestisida itu akan diproduksi di dua pabrik perusahaan
tersebut yang berlokasi di Sidoarjo dan Pasuruan Jatim.

DuPont telah menghabiskan anggaran riset sebesar 100 juta dolar AS selama
tujuh tahun untuk melakukan riset mengenai pestisida tersebut.

"Pestisida ini menurut komisi pestisida dunia termasuk kategori pestisida
kelas empat atau ramah lingkungan," katanya.

Sementara itu Direktur Bisnis DuPont ASEAN, Tan Soo Keong mengatakan, luas
lahan pertanian yang potensial di Asia Tenggara mencapai 40 juta hektar yang
sekitar 30 persennya di antaranya berada di Indonesia.

"Potensi pasar yang besar dengan total lahan pertanian seluas 11 juta hektar
dengan kemampuan sumber daya manusianya yang baik, menjadikan Indonesia
sebagai pilihan yang tepat," katanya.

Menurut Direktur Bisnis PT DuPont Indonesia (DAPI), Nandang M. Holil, di
pasar Indonesia, Prevathon diluncurkan akhir November 2007 dan baru mendapat
registrasi dari Departemen Pertanian untuk mengatasi hama sasaran yang
berordo Lepidoptera (ulat-ulatan), seperti Meruca testulalis pada kacang
panjang dan Spidoptera litura pada cabe.

Sedangkan rekomendasi untuk penggunaan pada tanaman padi masih menunggu
persetujuan Menteri Pertanian karena produk baru itu sedang diujikan untuk
jenis tanaman padi di Balai Besar Penelitian padi Sukamandi Subang. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke