betul mas,

saya lagi belajar, bagaimana orang-orang cerdas di luar sana, mampu
memberikan tayangan keagamaan yang penuh nuansa kelembutan. Saya
pernah menjadi program director untuk sebuah acara dengan nuansa
Budhisme. Wah mereka membuat naskah dan rancangannya sedemikian lembut
dan santun. 

Saya mengagumi saudara-saudara kita, baik Budha, Kristen, katholik dan
Hindu atau agama-agama lain, yang bisa membuat berbagai macam tv
program yang mengedepankan kelembutan dan kesadaran. bukan
teriak-teriak, khotbah ataupun ketakutan dengan batasan apapun.

saya sedang banyak belajar,

salam damai.

sony set
http://tvlab.blogspot.com
"jangan bugil di depan kamera!"


--- In [EMAIL PROTECTED], "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mas Sony, bukankah program Islami amat bejibun di televisi negeri
ini? Tayangannya dari pagi hingga petang malah. Mungkin kemasannya
saja kali yang kurang prima, jadi ditayangkannya program Islami
tersebut tidak mencerahkan, tapi malah memburamkan umat Islam di
Indonesia. Yang korup tambah korup. Yang pembalak liar tetep gergaji
pohon di hutan. Yang petani sayur tetep bercocok tanam di lereng
gunung. Yang mencemari kali tetep saja asyik. Yang mampetin kali
tambah merajalela hingga bikin banjir. 
> 


Kirim email ke