Mas RD, kalau ada yang mau biaya acara seminar Alhamdulillah khan, yang penting 
muaranya adalah obyektivitas! Ini khan kesempatan baik untuk membuka aib. 
Itupun kalau ilmuwannya punya integritas! Ilmuwan itu kalau menghamba pada 
sesuatu, apapun namanya entah kekuasaan, uang, dan politik kepentingan pada 
dasarnya bukan ilmuwan lagi. Kalau boleh pinjam istilahnya Harry J. Benda, 
mereka telah melakukan PENGHIANATAN INTELEKTUAL (La Trabison des clerck). 
Almarhum Sujatmoko mantan Rektor PBB selalu menolak jabatan-jabatan yang 
ditawarkan orde baru, karena konsekuensi penerimaan jabatan itu ada selalu 
berkaitan dengan  political interest pemberi jabatan!

Memang sih, idealnya supaya seorang intelektual itu independent harus berada di 
luar orbit kepentingan apapun, supaya  bebas dari tendensi politik dan mampu 
mengartikulasikan kebenaran secara dalam (well-founded). Tapi intelektual juga 
manusia sih! Yang terkadang selalu ingin cari kedudukan (well-placed), hanya 
demi social prestige, uang, dsbnya!

Salam
RDM

radityo djadjoeri wrote: 
>             Ken  has left a new comment on your post "[namche] Seminar 
> Publik: Menguak Misteri Di Balik ...": 
> Ilmuwan Jangan Menggunakan Kaca Mata Kuda 
> Dalam waktu dekat ini, melalui sebuah seminar publik, para ilmuwan dari 
> Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Gajahmada (UGM) dan Pusat 
> Pengkajian dan Penelitian Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia 
> (UI) akan mengumumkan hasil kajian ilmiah atas pemberitaan- pemberitaan yang 
> dibuat jurnalis Tempo. Kajian ilmiah itu dilakukan atas pesanan Asian Agri - 
> anak perusahaan Raja Garuda Mas (RGM) milik Sukanto Tanoto, pengusaha asal 
> Medan. 
> Dalam berbagai iklan berukuran besar yang dipublikasikan oleh Veloxxe 
> Consulting yang juga disewa oleh Asian Agri untuk menjadi penyelenggara 
> seminar publik, Asian Agri merasa bahwa pemberitaan Tempo tendensius, tidak 
> berimbang, tidak cover both sides dan memuat unfairness news dan oleh 
> karenanya Asian Agri mengadukan permasalahan itu kepada Dewan Pers. Memang 
> seharusnya demikianlah yang dilakukan oleh perusahaan yang dirugikan oleh 
> media. 
> Kami ingin bertanya kepada para ilmuwan : Apakah hasil kajian tersebut 
> merupakan sikap resmi perguruan tinggi, ataukah sikap oknum di perguruan 
> tinggi tersebut yang telah memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan ini ? 
> Pertanyaan ini penting soalnya kami sungguh prihatin akan nasib lembaga 
> perguruan tinggi yang terhormat itu, jika hanya digunakan sebagai pemberi 
> statemen bahwa jurnalis Tempo bersalah karena melanggar Kode Etik 
> Jurnalistik. Jika ini terjadi, sulit sekali public memahami bahwa sikap 
> tersebut dependen atau independent. 
> Soalnya, ini masalahnya sesungguhnya bukan di situ. Persoalan besarnya 
> seperti yang diberitakan berbagai media masa adalah adanya dugaan penggelapan 
> pajak oleh Asian Agri. Jika dugaan ini benar, pertanyaannya adalah bagaimana 
> upaya kita menyelamatkan keuangan negara ? Jika tidak benar, bagaimana Again 
> Agri menangkis tudingan yang kini sedang diperiksa Dirjen Pajak dan dimonitor 
> oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Inilah persoalan bangsa yang harus 
> didiskusikan oleh kita semua, termasuk oleh para ilmuwan dari Jurusan Ilmu 
> Komunikasi FISIP Universitas Gajahmada (UGM) dan Pusat Pengkajian dan 
> Penelitian Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI). Baik 
> dibayar secara professional, maupun tidak. 
> Saya kira tidak ada manfaatnya sama sekali para ilmuwan hebat yang 
> mendedikasikan pengetahuan dan kebijaksanaannya itu dipinjam tangannya untuk 
> mengeroyok seorang jurnalis yang memiliki idealisme, hati nurani, dan 
> keprihatinan atas potensial kerugian keuangan Negara yang disebabkan oleh 
> penggelapan pajak. Kita bias mengharapkan agar ilmuwan tidak menggunakan kaca 
> mata kuda, namun demikian pilihannya tetap ada di hati nurani masing-masing 
> ilmuwan itu sendiri. Mau memilih kaca mata professional atau komersial ? 
> Posted by  Ken  to  komunitas muda wijaya at  December 16, 2007 8:49 PM 
> ------------ --------- --------- --- 
> Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage. 
> [Non-text portions of this message have been removed] 
>      



      ___________________________________________________________
Support the World Aids Awareness campaign this month with Yahoo! For Good 
http://uk..promotions.yahoo.com/forgood/

Kirim email ke