Mas Satrio, pendapat anda benar, independensi survey
saat ini (termasuk LSI) sudah tidak nampak lagi,
cenderung berpihak dengan melakukan apa yang disebut
dengan opinion engeneering (rekayasa opini) yang
political interest-nya sangat terlihat. Dan goalnya
adalah political winning dari individu atau kelompok
tertentu! Hal semacam itu sudah menjadi trend, di
philipina malah bersifat kombinasi dan bersinergi
antara survey dengan otoritas patrimonial (kardinal).
Dan, media massa pun (cetak + elektronik) cenderung
lebih menyukai komoditi informasi semacam ini, tanpa
disadarinya juga melegitimasi rekayasa opini tsb, ya
sebuah konspirasi tak sengaja!
 
Mungkin yang bisa di contoh adalah AAPOR (America
Association for Public Opinion Research), tidak
sekedar survey dadakan dan  tetapi terus menggulirkan
research yang tematis secara reguler dan melakukan
trend analysis dari issue-issue yang berkembang,
mereka mempunyai weekly report, dan jurnalnya yang
berpengaruh "Public Opinion Quaterly". Uniknya, dari
researchnya sebuah opini trend nya seperti
perkembangan ekonomi, berfluktuasi.Public Opinion
Quaterly, sebenarnya berbasis akademik, tetapi dikemas
secara baik sehingga pangsa pembacanya juga publik
secara luas (non-akademik).  

Memang di Amerika banyak lembaga survey, semacam Roper
Centre, Galub Brain dan juga Inter-University
Consortium for Political and Social Research (CPSR),
dll, namun dalam independensi dan integritas
intelektualnya masih dibawah AAPOR dan lagi jaringan
reseacher-nya sangat kuat bertebaran dimana-mana!

Tapi bagaimanapun, seperti juga mas Satrio, saya juga
mengucapkan selamat untuk Denny J.A. Semoga semakin
berkualitas LSI-nya, tidak concern ke pilkada saja...!

Salam
RDM
--- Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> Essay – DENNY J.A, MAN OF THE YEAR 2007
>  
> Sebuah iklan berwarna, berukuran setengah halaman,
> muncul di Harian Kompas, 18 Desember 2007. Iklan
> yang dimuat di halaman rubrik politik & hukum itu
> berjudul “Denny J.A., Ph.D – Man of the Year 2007,”
> dan memajang beberapa cover majalah “d’Maestro”.
> Foto yang dimuat paling besar adalah “d’Maestro”
> edisi Desember 2007, dengan close up wajah Denny JA
> di sampul muka. 
>  
> Dinyatakan di iklan itu: “Ia (Denny JA) membawa
> tradisi baru dalam dunia politik dan akademik
> Indonesia. Sebagai King Maker, ia memenangkan
> puluhan kepala pemerintahan, mulai dari bupati,
> walikota, gubernur hingga presiden. Ia acapkali
> dipercakapkan dan diperebutkan calon kepala daerah
> dari Aceh sampai Papua. Riset politiknya seringkali
> menggetarkan politik lokal dan politik nasional.”
>  
> “d’Maestro memilihnya sebagai Man of the Year 2007
> atas kontribusi, inovasi, keberaniannya mengambil
> risiko, prestasi serta pengaruh di sepanjang tahun
> 2007….dst.”
>  
> Denny adalah teman lama saya, meski dalam beberapa
> tahun terakhir kami sudah jarang bertemu, karena
> kesibukan masing-masing. Saya kenal Denny, terutama
> sejak ia masih aktivis mahasiswa dan aktif di
> Kelompok Studi Proklamasi. 
>  
> Sebagai teman, tentu saja saya ikut bergembira dan
> bangga, Denny mendapat penghargaan atas prestasinya.
> Cuma, ada sedikit hal yang merisaukan saya, soal
> kriteria penganugerahan predikat Man of the Year
> 2007 tersebut. 
>  
> Denny memimpin sebuah lembaga survey, LSI (Lingkaran
> Survey Indonesia), yang sering melakukan survey
> tentang popularitas calon-calon, dalam pemilihan
> kepala pemerintahan dari tingkat lokal hingga
> nasional. Sebuah lembaga survey dinilai
> kredibilitasnya dari posisinya yang independen atau
> tidak berpihak pada calon mana pun.
>  
> Namun, dengan peran Denny sebagai “king maker”, yang
> mendapat proyek untuk menggolkan atau memenangkan
> calon-calon tertentu, berarti Denny memegang dua
> posisi atau dua peran, yang –menurut saya—tidak
> compatible satu sama lain (untuk tidak mengatakan
> bertentangan). Dalam usaha memenangkan salah satu
> calon, tentu saja Denny tidak independen, dan
> jelas-jelas memihak.
>  
> Tidak ada yang salah, jika Denny ingin berperan
> sebagai “king maker.” Itu pilihan yang sah-sah saja.
> Namun, yang saya persoalkan di sini adalah adanya
> konflik peran, antara menjadi “king maker” (yang
> berpihak dan tidak independen), dengan menjadi
> pemimpin sebuah lembaga survey (yang dituntut untuk
> independen atau tidak berpihak). 
>  
> Apakah masyarakat layak, mempercayai kredibilitas
> hasil survey sebuah lembaga, jika pimpinan lembaga
> tersebut menjalankan peran ganda sebagai “king
> maker” salah satu calon? Ini tentu pertanyaan yang
> wajar dan masuk akal, yang sepatutnya mendapat
> perhatian dari Denny dan lembaga surveynya.
>  
> Ya, ini sekadar uneg-uneg saya saja. Bagaimanapun,
> sebagai teman, saya mengucapkan selamat pada Denny,
> karena telah terpilih sebagai Man of the Year 2007
> versi majalah “d’Maestro.”
>  
> Depok, 18 Desember 2007
> 
>  
> Satrio Arismunandar 
> Producer - News Division, Trans TV, Floor 3
> Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
> Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026,  Fax:
> 79184558, 79184627
>  
> http://satrioarismunandar6.blogspot.com
> http://satrioarismunandar.multiply.com  
>  
> "If you know how to die, you know how to live..."
> 
> 
>      
>
____________________________________________________________________________________
> Looking for last minute shopping deals?  
> Find them fast with Yahoo! Search. 
>
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 
> 
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat
> Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in
> Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
***************************************************************************
>
__________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA
> (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg
> akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
> 4. Satu email perhari:
> [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only:
> [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email:
> [EMAIL PROTECTED]
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 



      __________________________________________________________
Sent from Yahoo! Mail - a smarter inbox http://uk.mail.yahoo.com


Kirim email ke