http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2042

*KASAD : PALAGAN AMBARAWA JADI TONGGAK PERJUANGAN TNI ANGKATAN DARAT*

*Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Djoko Santoso* menyatakan,
nilai-nilai dan semangat Palagan Ambarawa yang menjadi tonggak perjuangan
TNI Angkatan Darat dalam mempertahankan kedaulatan negara, menjaga keutuhan
wilayah negara dan menjaga keselamatan bangsa, akan senantiasa tumbuh
menggelora di dalam hati dan jiwa setiap warga TNI Angkatan Darat, sehingga
dalam setiap kehadirannya, selalu mempersembahkan yang terbaik kepada bangsa
dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan Kasad dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil
Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Cornel Simbolon ketika memimpin
upacara memperingati Hari juang Kartika sekaligus upacara Hari Infanteri
Tahun 2007 di Lapangan Yudha Wastu Pramuka Pusdikif, Cipatat, Jawa Barat,
Rabu (19/12).

Menurut Kasad, memperingati Hari Juang Kartika adalah memperingati palagan
Ambarawa, yaitu peristiwa heroik yang diukir para pendahulu TNI Angkatan
Darat dan para pejuang serta para Pahlawan bangsa dalam bentuk Perlawanan
yang tidak mengenal menyerah dan rela berkorban dalam pertempuran mengusir
musuh yang ingin menjajah kembali persada ibu pertiwi.

Ketika itu, dengan kekuatan yang tidak berimbang, karena musuh menggunakan
persenjataan yang jauh lebih modern, prajurit-prajurit TNI Angkatan Darat
dengan segala keterbatasannya, namun memiliki keunggulan moral yang tinggi
dan didukung sepenuhnya oleh rakyat, tidak saja mampu memenangkan
pertempuran dan membuat musuh gagal memenuhi keinginannya menguasai kembali
Indonesia, tetapi juga keberhasilan para pejuang itu telah mempermalukan
musuh di mata dunia, ungkap Kasad.

Kasad menegaskan, nilai perjuangan para pendahulu TNI Angkatan Darat dan
para pahlawan sebagaimana dipersembahkan pada Palagan Ambarawa yaitu
keunggulan moral, pantang menyerah dan rela berkorban, serta senantiasa
bersama-sama dengan rakyat merupakan bentuk militansi TNI Angkatan Darat
yang harus senantiasa tumbuh dan berkembang di dalam setiap prajurit TNI
Angkatan Darat dari generasi ke generasi.

Mengalir dari nilai-nilai itu, terkandung dan terpatri 3 (tiga) peran TNI
Angkatan Darat yang disebut Trisula TNI Angkatan Darat, yaitu TNI Angkatan
Darat sebagai kekuatan pertahanan negara yang militan sekaligus sebagai
kekuatan moral dan kekuatan kultural rakyat, tentara pejuang dan tentara
nasional yang profesional, tegas Kasad.

Dalam kesempatan ini Kasad mengingatkan, TNI Angkatan Darat merupakan bagian
integral dari TNI, juga sebagai tentara rakyat. TNI Angkatan Darat sebagai
Tentara Rakyat senantiasa mengayomi dan melindungi serta berjuang
bersama-sama dengan rakyat, sebagai tentara pejuang, TNI Angkatan Darat
senantiasa berjuang tanpa pamrih untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan
Republik Indonesia, dan sebagai tentara nasional yang profesional, TNI
Angkatan Darat senantiasa setia mengabdi dan bekerja keras mewujudkan
kejayaan bangsa dan negara, tambah Kasad. (Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke