Ada beberapa pertanyaan di kampung soal pendaratan ke Bulan. Rangkaian pertanyaan tersebut saya lempar ke para pengamat "rahasia langit". Berikut jawabannya:
Ini pendapat saya... tentu saja silahkan dan sah-sah saja kalau ada oranglain yang tidak setuju... Penerbangan Apollo XI ke bulan, jelas merupakan sebuah hal yang harus diwujudkan. Semacam harus menunaikan dekrit yang telah dikumandangkan oleh mendiang presiden AS John F. Kennedy yang pernah berpidato: "We choose to go to the moon. We choose to go to the moon in this decade and do the other things, not because they are easy, but because they are hard, because that goal will serve to organize and measure the best of our energies and skills, because that challenge is one that we are willing to accept, one we are unwilling to postpone, and one which we intend to win, and the others, too." (November 21, 1963) Berdasarkan apa yang telah saya telusuri, amati dan pelajari, saya punya kesimpulan bahwa penerbangan Apollo XI jelas merupakan sebuah penerbangan yang sungguh-sungguh terjadi. Manusia telah mendarat di bulan. Perjalanan Apollo XI diikuti oleh segenap mata dunia, dengan piringan-piringan penangkap signal radio di berbagai belahan bumi. Pertanyaannya adalah, bagaimana manusia bisa sampai ke Bulan? Komputer di jaman sekarang sangat ringkas. Sebuah perangkat komputer canggih cukup ukurannya seperti sebuah buku saku. Beratnya juga ada yang tak sampai 1 Kg. Namun, bagaimana dengan komputer di tahun 1969? Dibutuhkan ruangan besar untuk sebuah perangkat yang namanya komputer, dan beratnya juga tak mungkin untuk dijinjing. Perjalanan dari bumi ke bulan tentu tidak mudah. Seperti dikatakan oleh John F. Kennedy, "We choose to go to the moon in this decade and do the other things, not because they are easy, but because they are hard." Tidak mudah untuk pergi ke bulan. Apalagi dengan teknologi komputer yang ada saat itu. Modul Apollo XI banyak yang bersifat manual, seperti seorang bermain game dengan menggunakan joystick di tangannya. Namun manusia berhasil ke bulan dan kembali dengan selamat.. Dan itu fakta. Lalu, timbul banyak spekulasi. Penerbangan ke Bulan adalah tidak mungkin. Semua itu adalah hoax yang dibuat hanya untuk mendapatkan dana yang akhirnya digunakan untuk membiayai perang Vietnam. Berbagai bukti ditunjukkan bahwa banyak kejanggalan. Tapi dengan mudah juga sanggahan itu ditepis. Memang, tidak ada yang mustahil untuk menepis semua bukti, baik bukti yang benar maupun yang salah. Seperti seorang mencari keadilan, yang benar bisa jadi salah dan yang salah bisa jadi benar, tergantung apa tujuannya. Kita tahu siapa-siapa yang ada di belakang proyek ruang angkasa Amerika waktu itu. Kebanyakan para ahlinya adalah para ahli roket dari Jerman. Sebut saja salah satunya adalah Wernher von Braun, salah seorang anggota NAZI. Maka tak heran jika banyak yang mengatakan bahwa Wernher von Braun pindah dari NAZI ke NASA. Kita tahu juga bahwa manusia yang mendarat di bulan adalah Neil Armstrong. Mengapa bukan Edwin Buzz Aldrin? Apakah dipilihnya Neil Armstrong karena dia masih keturunan Jerman? Mengapa juga modul Apollo XI yang mendarat di bulan dinamakan Eagle? Apakah karena sesuai dengan lambang negara Amerika Serikat? Atau karena Jerman juga sering menyebut dirinya Eagle? Apakah semua ini hanya kebetulan? Jerman semasa perang dunia kedua, menurut teori konspirasi, berada di bawah kendali sebuah organisasi rahasia yang disebut sebagai Thule Society. Ada rumor bahwa mereka mengembangkan sebuah pesawat mirip piring terbang yang disebut dengan nama Haunebu dan Vrill. Tapi proyek ini kemudian tidak ada kabarnya. Di belakang Thule Society, diduga ada kelompok aliens (subterranean) yang mempengaruhi. Kelompok ini juga yang diduga berada di belakang proyek Montauk di Amerika Serikat sejak tahun 1950-an dengan dimulai dari Philadelphia Experiment (1943). Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Montauk_Project dan http://www.angelfire.com/ut/branton/ash.html Kita tahu juga bahwa pada era perang dunia kedua, ada sekelompok extraterrestrial yang datang ke bumi ini. Mereka ini kemudian yang sering mendapat istilah atau nama Greys. Mereka jelas mempunyai teknologi penerbangan luar angkasa. Aliens subterranean, atau yang lebih sering disebut sebagai Aryan Draconian, jelas tertarik untuk memiliki teknologi ini. Mereka kemudian menjalin kerja sama dengan pihak greys. Amerika Serikat di bawah kendali Aryan Draconian sejak tahun 1933, saat Roosevelt bertemu aliens Reptilians di San Blas Mountains, Panama. Negosiasi menghasilkan sebuah perjanjian di antara mereka. Hal ini dikuatkan dengan kesaksian bahwa pada tahun 1934 aliens reptilian (really Inner-Earth based "fronts" for the off world DRACO) mulai unjuk kekuatan. Sumber: "The COVERT Take Over of Planet Earth" http://www.geocities.com/Area51/Shadowlands/6583/bases067.html Ini hanya sekedar latar belakang bagaimana konspirasi aliens ini mulai terjadi. Konspirasi aliens bukan kerja sama antara pemerintah Amerika Serikat dengan pihak greys, melainkan dengan Aryan Draconian. Banyak dugaan bahwa penerbangan Apollo XI dibantu oleh Greys dan mendapat "restu" dari penguasa bulan. Sejauh ini ada anggapan bahwa Liga Orion yang menguasai bulan. (Sumber: U.F.O. And Reported Extraterrestrial On Moon And Mars http://www.bibliotecapleyades.net/vida_alien/esp_vida_alien_37.htm) Sebenarnya, ada banyak laporan para astronaut saat di bulan melihat penampakan UFO. Jika kita menganggap bahwa penerbangan ke bulan adalah sebuah hoax, tentunya laporan penampakan itu juga hoax. Hanya saja, sangat mungkin penerbangan Apollo ke bulan tidak semuanya benar. Ada yang berpendapat bahwa setelah kegagalan Apollo XIII ke bulan, di bulan April 1970, hal itu merupakan awal mula konflik antara aryan draconian dengan greys. Dengan kata lain, ada indikasi greys tidak lagi membantu sepenuhnya proses penerbangan ke bulan. Memang di tahun-tahun itu sudah mulai ada ketegangan antara aryan draconian dengan greys. Pertemuan di tahun 1971 di antara mereka tidak menghasilkan kesepakatan dan nampaknya setelah tahun 1972, Greys sudah meninggalkan planet bumi. Tahun 1972 proyek Apollo akhirnya dihentikan. Ada dugaan bahwa proyek Apollo 14 hingga 17 adalah merupakan sebuah hoax. Kejanggalan banyak terjadi di sana. Tidak hanya orang-orang awam atau para penganut teori konspirasi yang mempercayai bahwa itu hoax, namun juga sejumlah pakar. Namun, jika memang teknologi greys telah diambil alih oleh Aryan Draconian, maka tentu tidak mustahil untuk meneruskan proyek penerbangan ke bulan tersebut. Apakah memang para astronaut itu dibantu oleh makhluk ET ke bulan? Mendengar pertanyaan ini saja, tentu banyak yang akan tertawa. Proyek Apollo secara resmi berhenti setelah Apollo 17 terbang ke bulan. Namun belakangan banyak muncul video mengenai Apollo 20 yang berhasil merekam video sebuah puing pesawat aliens di bulan. Proyek Apollo 18 sampai 21 memang secara resmi dibatalkan (Sumber: http://nssdc.gsfc.nasa.gov/planetary/lunar/apollo_18_20.html dan http://en.wikipedia.org/wiki/Canceled_Apollo_missions ) Tapi apakah memang berhenti? Atau proyek itu kemudian menjadi misi rahasia yang tidak bisa dipublikasi ke masyarakat? Konon misi untuk dibatalkan karena roket pendorong akan digunakan untuk meluncurkan stasiun angkasa Skylab. Apollo sebenarnya tetap terbang ke angkasa, namun menjadi sebuah proyek kerja sama dengan Uni Soviet di mana modul Apollo bergabung dengan Soyuz (Tahun 1975). Ada juga dugaan bahwa penerbangan Apollo 18-20 dirahasiakan dan diumumkan dibatalkan karena saat itu sudah ada kerja sama penerbangan ke bulan dengan Uni Soviet. Karena kondisi saat itu belum memungkinkan untuk mempublikasikan sebuah kerja sama antara dua negara yang sedang perang dingin, maka hal itu dijauhkan dari publik. Tapi, belakangan ini memang banyak dibicarakan temuan proyek Apollo 20. Coba lihat ke: http://www.bibliotecapleyades.net/luna/esp_luna_36.htm Saya pribadi beranggapan bahwa penerbangan ke bulan bukanlah hoax. Namun karena saya meyakini bahwa ada konspirasi alien di belakang itu, maka ada kemungkinan besar bahwa penerbangan saat itu mendapat bantuan dari makhluk ET. Salam, nur agustinus _______________________________________ INFO TAMBAHAN Ada tiga bagian wahana yang mencapai bulan, yaitu Command Module (CM), Service Module (SM) dan Lunar Module (LM). Command module itu yang bentuknya seperti kerucut, sementara service module itu seperti tabung. Baik CM maupun SM tidak mendarat ke bulan. Yang mendarat ke bulan hanya LM (Lunar module). Dua astronaut pindah ke LN dan turun ke bulan sementara satu orang tetap berada di CM. http://en.wikipedia.org/wiki/Apollo_Command_Module http://en.wikipedia.org/wiki/Apollo_Lunar_Module http://en.wikipedia.org/wiki/Service_Module http://www.thekeyboard.org.uk/Lunar%20Module.jpg Untuk mendarat di bulan tidak perlu landasan, cukup mencari permukaan bulan yang rata. Lunar module sendiri dapat terpisah. Ketika misi sudah selesai, astronaut masuk ke Lunar Module dan kemudian bagian bawah LM yang merupakan roket pendorongnya, melemparkan bagian atas LM seperti proses ejection escape (seperti kursi lontar di pesawat jet tempur). Karena gravitasi bulan yang kecil, maka lontaran itu bisa melemparkan bagian atas LM ke angkasa dan kemudian "ditangkap" oleh CM (command module). Lalu, astronaut yang ada di LM pindah ke CM. Di dalam Service Module ada roket pendorongnya yang membantu mendorong CM kembali ke bumi. Setelah dekat dengan bumi, SM (service module) dilepaskan dan tinggal CM yang berbentuk kerucut itu memasuki atmosfir bumi. Mereka mendarat dengan parasut di laut, untuk kemudian dijemput dengan helikopter. Menurut saya memang ada semacam "pengawalan" dari aliens ketika perjalanan ke bulan. Satu hal yang jadi tanda tanya juga, mengapa tidak ada rekaman video ketika sedang menuju ke bulan (bukan saat sudah dekat dengan bulan). Juga tidak banyak foto bulan dari awak space shutle. Sepertinya, ada upaya merahasiakan kondisi di balik bulan (bagian yang tidak pernah menghadap ke bumi). Kalau di luar angkasa, tentunya bagian balik bulan ini akan kelihatan. Apakah karena itu, foto-fotonya tidak pernah dipublikasikan? Apakah ada upaya merahasiakan kondisi bagian far-side bulan? Saya juga baru melihat buku terbitan Life yang isinya banyak sekali foto-foto tentang space travel. Memang tidak nampak bintang dalam foto itu. Cukup aneh memang, sebab dalam bayangan saya, tanpa terhalang atmosfir bumi, harusnya pemandangan bintang sangat spektakuler di atas sana.. Oh ya, di national geography, minggu depan, sepertinya ada acara tentang misteri bulan. Coba periksa jadwal acara yang ada. Salam, nur agustinus _______________________________________________ INDRA WIYASA Saya pribadi tidak menyatakan pendaratan ke bulan itu hoax atau asli ya.., tapi saya berkomentar berdasarkan referensi yang ada, yang dianggap valid. Dan rasanya logis :-D Yap, ada pesawat utama yang terus mengorbit bulan. Pada apollo 11, ada command module (Columbia), ada yang mendarat ke bulan lunar Module (eagle). http://en.wikipedia.org/wiki/Apollo_11#Mission_highlights Bulan dapat dikatakan tidak memiliki atmosfir.. http://en.wikipedia.org/wiki/Moon#Atmosphere dapat dianggap diabaikan cuma tidak lebih dari 10^4 kg total. Tidak ada hambatan masalah atmosfer. Itulah juga mengapa bulan tampak banyak bopeng2 dihantam oleh benda2 angkasa yang menabrak bulan. Tidak ada penghalang. berdasarkan wikipedia (referensi sama dengan diatas) surface gravity di ekuator bulan : 0.1654g atau kurang lebih 16% gaya gravitasi bumi yg memiliki 0.997g. (jauh lebih ringan) Bisa dilihat kan astronot bisa loncat2 di bulan? (Kalau pendaratan ini hoax, harus ada mekanisme tertentu agar pada video bulan, astronot ketika berjalan terlihat ringan dan bisa meloncat-loncat) Mungkin konteksnya butuh parasut untuk mendarat di bulan? Jawabnya tidak.. Untuk apa? toh tidak ada atmosfer atau gas yg dapat membantu menahan laju pesawat? Dilihat dari gaya gravitasi bulan, rasanya tidak terlalu berat energi atau daya dorong modul pendaratan agar bisa terbang ke orbit utk bertemu dengan modul utama. Mungkin member yang dari teknik mesin atau teknik penerbangan punya pengetahuan teknis yg lebih detail? :-D mediacare http://www.mediacare.biz [Non-text portions of this message have been removed]

