Manusia adalah mahluk yang aneh. Demi untuk mendapatkan pembebasan ia
dengan sukarela masuk ke tabung-tabung tertutup untuk kemudian menjadi
terbelenggu di dalamnya, semata karena label di dalam botol itu
bertuliskan "pembebasan": surga, kepastian, janji-janji, dsb. Manusia
tidak menyadari bahwa dalam hakikatnya dirinya tak pernah terbelenggu.
Akan tetapi ia memimpikan pembebasan. Mimpi itulah yang membuatnya
serasa tak bebas. Dari mimpinya ia membuahkan berbagai macam
lapisan-lapisan sudut pandang yang diharapkannya menjadi tali
penyelamat keluar dari sumur kegelapan. Akan tetapi justru tali itulah
yang membelit dirinya yang sebenarnya sungguh bebas itu. Manusia
membutuhkan kebebasan, tapi sesungguhnya di bawah sadarnya ia sangat
ngeri dengan kebebasan itu. Kenikmatan-kenikmatan justru ia dapatkan
kalamana ia menjadi terbelenggu. Ia mengikatkan dirinya satu dengan
yang lain, dengan delusi bahwa secara bersama-sama maka pembebasan
dapat diraih, atau untuk saling mendukung, menguatkan, menasihati. Ia
beranggapan bahwa dengan itu maka ia dapat menciptakan
keamanan-keamanan yang sebenarnya semu dari kebersamaannya itu.
Manusia menciptakan sesuatu untuk meraih pembebasan. Tapi alangkah
ironisnya bahwa apa yang diciptakannya itu kemudian menjadi salah satu
hambatan yang paling kuat dalam meraih pembebasannya. Di satu sisi ia
mengidamkan pembebasan tetapi di sisi lain ia rajin menciptakan
belenggu demi pemuasan dirinya ataupun mengatasi rasa takutnya. Inilah
keanehan yang saya simak dalam kehidupan ini.

Satu-satunya cara untuk mencapai pembebasan adalah berhenti dari semua
kegilaan tersebut. Berhenti dari angan-angan, berhenti dari
aktivitas-aktivitas, berhenti dari emosi-emosi, berhenti dari
ucapan-ucapan mental, berhenti dari gerakan arus pikiran. Kala
demikian maka semuanya serentak spontan akan menjadi jernih dan dari
situ akan ada sekedar kesadaran mengamati dari kejauhan. Tidak ada
satu tabungpun yang perlu dimasuki.

Salam,
Suchamda


mediacare
http://www.mediacare.biz


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke