http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2055
*MASYARAKAT LEBANON SENANG DENGAN KAMBING DARI BATALYON INDONESIA* Adshit Al Qusayr, Personel Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B yang tergabung dalam misi perdamaian PBB/United Nation Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Selasa (19/12) melaksanakan Sholat Idul Adha di lapangan "Soekarno Base" yang berada dalam Komplek Markas Konga XXIII-B, Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan. Sholat Idul Adha dilaksanakan pukul 07.00 waktu setempat dan bertindak selaku Imam ialah Serda H. Furqon sedangkan selaku Khotib ialah Kapten Caj Masri Banurea,S.Ag (Perwira Bintal Satgas Konga XXIII-B) yang dalam khotbahnya menguraikan hakekat Idul Adha yaitu peningkatan ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan cara mengorbankan secara ikhlas apa-apa yang kita miliki bahkan apa-apa yang kita cintai semata-mata karena ALLAH, dimanifestasikan dengan melaksanakan pemotongan hewan kurban seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS. Pemotongan hewan kurban, tegas Kapten Caj Masri Banurea,S.Ag, disamping sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT juga bermakna meningkatkan solidaritas sosial kepada sesama muslim dengan membagikan daging kurban kepada fakir miskin yang berhak, dan hal itu merupakan wujud kebersamaan untuk membahagiakan mereka sehingga dapat menciptakan kehidupan yang harmonis dan penuh rasa tolong menolong. Sholat Idul Adha yang dilaksanakan personel Konga XXIII-B mendahului sehari dari perayaan di Indonesia karena menyesuaikan dengan waktu yang ditetapkan di Lebanon. Namun hal ini tidak sedikitpun mengurangi kehikmatan ibadah yang dilaksanakan. Bahkan hewan kurban yang berhasil dihimpun beberapa hari sebelumnya dari anggota Konga XXIII-B mencapai 51 ekor kambing, yang kemudian diserahkan secara simbolis oleh Wadansatgas Letkol Mar Ipung Purwadi, mewakili Dansatgas dan diterima langsung oleh tokoh agama di daerah Adshit Al Qusayr. Penyerahan hewan kurban dalam keadaan hidup ini memang merupakan kebiasaan masyarakat Lebanon yang sudah turun temurun sehingga diambil kebijakan oleh Dansatgas Konga XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos supaya Kontingen Indonesia menyesuaikan hal tersebut. Hewan-hewan kurban yang masih hidup ini kemudian didistribusikan ke-12 Desa Binaan Satgas Konga XXIII-B. Sedangkan sebanyak 8 (delapan) ekor kambing tetap dipotong di komplek Markas Konga XXIII-B setelah pelaksanaan Sholat Idul Adha dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat muslim yang berada di sekitar Base Camp Kontingen Indonesia. Dari penyampaian beberapa tokoh agama setempat yang menerima hewan kurban ini, masyarakat Lebanon sangat senang dengan penyerahan kambing hidup dari Batalyon Indonesia karena menurut mereka pemberian kambing tersebut membuktikan ketulusan prajurit TNI untuk menyatu dengan masyarakat dan kepedulian sebagai sesama saudara seiman.(Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII B/UNIFIL/Dispenad) [Non-text portions of this message have been removed]

