Numpang tanya ke Bank Vicky, kalau yang meneliti batu meteor itu musti arkeolog
ya? Bukannya geolog?
Bali Post.
Kamis Kliwon, 3 Januari 2008
Suara ledakan keras dan sinar turun dari angkasa.
Meteor Jatuh Gegerkan Warga Sukawati
Gianyar (Bali Post) -
Warga Banjar Gelumpang, Sukawati, Gianyar, Rabu
(2/1) kemarin digegerkan dengan adanya penemuan lubang di tengah
sawah seorang petani di banjar tersebut. Lubang dengan kedalaman
sekitar 30 cm dengan diameter 1 meter ini oleh masyarakat diduga
sebagai jatuhnya meteor saat pergantian tahun baru.
Dugaan meteor yang jatuh ini diperkuat dengan
sejumlah keterangan warga, yang Selasa (1/1) pukul 00.30 dini hari
mendengar suara ledakan cukup keras dan sinar turun dari angkasa.
Terlebih lagi keesokan harinya, penggarap sawah Nyoman Miasa melihat
di tengah sawah yang berisi padi terdapat kubangan yang cukup besar.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi.
Ida Ayu Made Puspa, yang rumahnya beberapa meter
dari lokasi, mengatakan dini hari tersebut mendengar sebuah ledakan.
Hal serupa juga didengar oleh Wayan Rajin yang malam itu masih
begadang menyambut tahun baru. Sementara Nyoman Warta yang tidak
jauh dari lokasi, juga sempat melihat sinar yang turun dari langit
dan hilang di pertengahan sawah. Dengan kesaksian warga itu,
peristiwa yang terjadi dini hari tersebut diperkirakan benda langit
berupa meteor yang jatuh ke bumi.
Pantauan di lokasi kemarin tampak warga sangat
antusias melihat kubangan yang ada di tengah sawah tersebut. Polisi
yang datang ke lokasi sempat mengukur kedalaman lubang dan
diameternya. Sementara untuk mengamankan lokasi untuk kepentingan
pemeriksaan lebih lanjut, Polsek Sukawati memasang police line.
Seizin Kapolres, Kapolsek Sukawati AKP I.B. Wedana
Jati mengatakan, atas kejadian tersebut pihaknya telah melakukan
koordinasi dengan pihak arkeologi untuk mengecek kebenarannya. "Dari
sejumlah serpihan yang diamankan di Mapolsek, rencananya pagi besok
(hari ini - red) akan dilakukan pemeriksaan oleh pihak arkeologi,"
jelasnya.
mediacare
http://www.mediacare.biz
[Non-text portions of this message have been removed]