Dear all! Pertama, perlu dicatat, bahwa umur saya 64 tahun. Tergolong tua. Dalam urusan berkarya sebagai seniman, saya akan terus berkarya sampai saat nafas terakhir. Itu urusan pribadilah!
Tapi urusan negara, terutama urusan kursi presiden, dan pimpinan di seluruh bidang kehidupan bernegara, saya kira lebih baik jika diserahkan kepada yang muda yang punya kemampuan sesuai bidangnya. Kalau lewat konstitusi, wah, itu tidak dimungkinkan, apalagi seperti sudah kita ketahui sendiri, di MPR itu banyak orang gaek yang masih asyik-ma'suk duduk di kursi tua dan tidur di bantal tua dan melangkah dengan terompah tua. Jadi, kita lakukan lewat kampanye pemilu dan pilpres saja. Ayo kita tentukan siapa pemuda dan pemudi yang umurnya tidak lebih dari 50 tahun, yang siap untuk duduk di kursi MPR, Kabinet dan Presiden. Susun nama-nama, tanpa perduli dari partai mana, atau tidak berpartai sama sekali, tanpa membedakan suku dan agama dan lain-lain itu, tapi mereka ini haruslah tinggi pendidikannya, tinggi moralitas prilakunya, dst. Mari kita susun kriterianya untuk menjaring mereka. Setelah tersusun nama-nama itu, sodorkanlah kepada generasi muda, mereka yang berusia tidak lebih dari 50 tahun, untuk mendukung calon-calon legislatif, ekskutif, dll yang ada di dalam daftar tersebut. Itulah ide awalnya! Langkah berikutnya: tawarkan kepada generasi muda yang ikut mendukung ide ini untuk membentuk jaringan politik mengusung nama-nama itu tadi. Bagaimana? Kita rundingkan bersamalah! Kita bikin kaukus indipenden menyongsong pemilu dan pilpres yad itu. Atau, ada ide lain yang lebih ideal dan praktis sekali gus? Silahkan nimbrung! Ikra.- ======

