Ya nggak apa-apa tho. Saya nggak pernah mencap Farid Gaban sebagai 
fundamentalis, dll. Anda selalu salah menangkap suatu persolan/kejadian. Yang 
saya pernah sebut  adalah di milis jurnalisme ada orang-orang Islam 
fundamentalis (dari eramuslim, sabili, hidayatullah,  dll). Tapi saya simak 
sekarang ini postingan dari Magdalena yang penerjemah eramuslim sudah mulai 
berkurang ya.   

Saya tidak pernah mencap FG sebagai orang PKS, tapi simpatisan PKS. 
Kenyataannya kan dulu FG nyoblos dan bersimpati pada PKS, walau akhirnya ia 
menyesal karena kasus BBM di DPR.

Oh ya, saya pernah mengutip dari FG sendiri bahwa salah satu pamannya adalah 
mantan pengikut Abu Bakar Ba'asyir di Solo. 

Jadi nggak perlu ketawa geli. Tolong kalau baca yang teliti. Kalau tidak yakin, 
search deh postingan lamaku di milis jurnalisme.

 

  ----- Original Message ----- 
  From: Satrio Arismunandar 
  To: [email protected] 
  Cc: jurnalisme ; Farid Gaban 
  Sent: Monday, January 07, 2008 9:05 PM
  Subject: Re: [ppiindia] Majalah Islam yang mencerahkan - Re:MAJALAH MADINA 
EDISI PERDANA TERBIT!


  Ha...ha...ha........ Maaf, saya jadi geli sendiri membaca postingan Mediacare 
eh Radityo....

  Penggarap majalah Madina ini, Pemimpin Redaksi Farid Gaban (mantan wartawan 
Republika dan Tempo) adalah yang memberhentikan Radityo (alias Mediacare) dari 
milis jurnalisme !!!

  Radityo alias Mediacare sebelum ini suka mengasosiasikan Farid Gaban dengan 
"fundamentalis," "PKS", "Sabili", dsb.... Sekarang dia implisit mengakui bahwa 
Farid Gaban adalah bagian dari Islam yang "mencerahkan", tidak sama dengan 
Sabili, Hidayatullah, dsb.... 

  Memang tidak enak ya, Pak Radit, harus menelan omongan sendiri....

  Satrio Arismunandar 
  Producer "Jika Aku Menjadi" (tayang tiap Minggu, pukul 18.00 WIB) - 
  News Division, Trans TV, Lantai 3
  Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
  Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558, 79184627

  http://satrioarismunandar6.blogspot.com
  http://satrioarismunandar.multiply.com 

  "Berhasil tidak dipuji, gagal dicaci maki, hilang tidak dicari, mati tidak 
diakui...."

  ----- Original Message ----
  From: mediacare <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]; zamanku <[EMAIL PROTECTED]>; media jakarta 
<[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; tempo club <[EMAIL PROTECTED]>
  Sent: Monday, January 7, 2008 8:21:48 PM
  Subject: [ppiindia] Majalah Islam yang mencerahkan - Re: [mediacare] MAJALAH 
MADINA EDISI PERDANA TERBIT!

  Ini kata Bung Ade Armando sebagai majalah Islam yang mencerahkan, beda dengan 
Sabili, era muslim, dan hidayatullah yang "panas membara".

  Silakan kalau mau beli, syukur-syukur mau berlangganan.

  salam,

  rd

  ----- Original Message ----- 
  From: [EMAIL PROTECTED] net.id 
  To: [EMAIL PROTECTED] ps.com ; islamliberal@ yahoogroups. com ; 
angkatan80fisipui@ yahoogroups. com 
  Sent: Monday, January 07, 2008 8:04 PM
  Subject: [mediacare] MAJALAH MADINA EDISI PERDANA TERBIT!

  Rekan-rekan peserta milis yang budiman.

  Sekadar numpang promosi.
  Dalam beberapa hari ini, akan terbit edisi perdana majalah bulanan Madina.
  Penggarapnya: Farid Gaban, Ihsan Ali Fauzi, Hikmat Darmawan dan saya (Ade
  Armando)
  Ceritanya, kami ingin menawarkan sebuah format majalah Islam yang populer,
  ramah dan mencerahkan.
  Laporan utamanya: ISLAM 15 MENIT! -- cerita tentang bagaimana budaya pop
  Islam berkembang di Indonesia saat ini.
  Selain laput itu tentu ada banyak muatan yang mudah-mudahan sesuai dengan
  kebutuhan dan ketertarikan umat Islam kontemporer saat ini.

  Lengkapnya bisa dibaca di profil ringkas edisi perdana Madina di bawah ini:

  Majalah Madina
  Edisi Perdana | Januari 2008

  www. madinamagazine. com

  MAJALAH ISLAM YANG BERBEDA

  Ditujukan pada pembaca kalangan menengah kota, Madina berusaha tampil
  sebagai majalah Islam populer yang ramah dan mencerahkan. Isinya terentang
  dari isu-isu aktual, kontroversi, gaya hidup sampai budaya pop.

  PENGELOLA

  Diterbitkan oleh Yayasan Paramadina bekerjasama dengan Mizan dan Grup Dian
  Rakyat, majalah ini dikelola oleh tim redaksi berisi antara lain Farid
  Gaban (Pemimpin Redaksi), Ade Armando, Ihsan Ali Fauzi, Hikmat Darmawan
  dan dipandu oleh dewan redaksi terdiri atas Komaruddin Hidayat, Haidar
  Bagir, Anees Baswedan dan Imam B. Prasodjo.

  ISI EDISI PERDANA

  Islam Lima Belas Menit: Budaya Pop Islam Indonesia

  Bioskop, televisi, radio, toko buku, dan jalan-jalan menjadi ajang
  pertarungan simbol Islam. Ada ketegangan, tapi juga dinamika yang menarik:
  ustadz tidak tampil sebagai tokoh suci di sinetron, penerbit Islam
  menterjemahkan karya Dan Brown, GIGI mendaur ulang lagu qasidah, dan
  bolehkah ada adegan mesra dalam Ayat-ayat Cinta?

  Wawancara dengan Hanung Bramantyo: Sutradara terbaik FFI 2007 ini
  bercerita tentang sulitnya membuat film Islam

  BANK SYARIAH
  Bukan lagi Simbol Fundamentalisme. Produk perbankan syariah di berbegai
  negeri, termasuk di Barat, makin diminati non-muslim.

  AKTUAL
  - Ahmadiyah, MUI dan Islam yang Damai
  - Kontroversi Sinetron 'Sebuah Penantian' yang dituduh menghipnotis umat
  Islam
  - Kasus Pencekalan Abu Zayd: Mengapa Muhammadiyah dan NU kesal?

  INTERNASIONAL
  Citra Islam di Mata Rakyat Amerika: Rakyat Amerika semakin negatif
  memandang Islam. Media sangat memengaruhi pandangan.

  ARSITEKTUR
  Anugerah Aga Khan Award 2007 untuk Arsitektur Islam: Sekolah miskin,
  kompleks universitas, apartemen di Singapura, dan renovasi kota tua.

  WAWANCARA
  Faisal Abdul Rauf (Imam Masjid New York). Tentang Islam di Amerika,
  sekularisme dan negara Islam.

  KULINER
  Makanan Favorit Rasulullah. Bukan hanya kurma. Rasulullah juga menyukai
  anggur, buah ara, delima, susu dan madu.

  KONTROVERSI
  Masjid di Atas Bukit. Kontroversi tentang penggalian arkeologis Israel di
  Kompleks Masjidil Aqsa terus berlanjut.

  PROFIL
  Fatulleh Gullen: Said Nursi Baru. Inilah tokoh Islam paling berpengaruh di
  Turki sekarang.

  SEPAKBOLA
  Legion Islam di Liga Eropa: Para penerus Zidane: Robin van Persie, Nicolas
  Anelka, Frank Ribery, DLL.

  BUKU
  Goenawan Mohammad dan Tuhan yang Tidak Bulat

  FILM
  Islam Hollywood dan Kutukan Irak

  OBITUARI
  Benazir Bhutto (1953-2007). Pemimpin oposisi Pakistan ini menyusul
  ayahnya, Zulfikar Ali Bhutto, mencebur dalam tragedi politik Pakistan.

  KOLOM DAN ESAI
  Haidar Bagir: Memperingati 800 Tahun Kelahiran Rumi
  Ekky Imanjaya: Di Amsterdam Memilih Tengah
  Nurul Agustina: Sunat, Kondom dan AIDS
  Rizal Panggabean: Manislor
  Farid Gaban: Teologi Pembebasan ala Salman

  LAIN-LAIN
  - Selintas Tokoh: Keke Harun, Oliver Stone, Saskia Mecca
  - Joke tentang ateis
  - Kisah-kisah Sufi

  Harga Jual: Rp. 25.000

  Kalau mau kontak, bisa hubungi kami: Farid Gaban (08888471383) , Ihsan Ali
  Fauzi (081385663054) , Ade Armando (0818179479) ; Hikmat Darmawan
  (085280239196) , atau kantor redaksi (7652076, dgn Sdri. Wulan).

  Informasi lebih lanjut bisa diperoleh dari situs kami:
  www. madinamagazine. comMajalah Madi

  ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.13/1212 - Release Date: 06/01/2008 
22:55

  [Non-text portions of this message have been removed]

  __________________________________________________________
  Be a better friend, newshound, and 
  know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.13/1212 - Release Date: 06/01/2008 
22:55


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke