assalamu 'alaikum wa rahmatu-lLahi wa barakatuH,

kedengarannya ga asing lg tuh pak, orangnya itu2 ajah koq :p
cemen deeh!
aya aya waeee 


Wassalamu'alaikum,








A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
01/08/2008 02:04 PM
Please respond to
[email protected]


To
lisi <[EMAIL PROTECTED]>, [email protected]
cc

Subject
[ppiindia] Kelompok dibalik Gerakan Menolak Fatwa MUI






http://ayok.wordpress.com/2008/01/08/kelompok-dibalik-gerakan-menolak-fatwa-mui/

Kelompok dibalik Gerakan Menolak Fatwa MUI 

Aktivis liberal mulai menggalang penolakan Fatwa MUI.
Mereka menuduh, Fatwa MUI lah sebagai sumber
“kekerasan agama”. Siapa saja mereka?

Hidayatullah.com—Siang hari Senin (7/1) kemarin,
ratusan orang berkumpul di GOR Bulungan. Dari saja
mereka berjalan Kejaksaan Agung di Jl. Sultah
Hasanuddin No. 1 Kebayoran

Baru. Dengan menggunakan nama , AKKBB mereka melakukan
orasi dan menyebarkan statemen kepada masyarakat luas
di perempatan lampu merah, dan menggelar aksi dengan
menyanyikan Mars Garuda Pancasila dan beberapa lagu
lain.

Massa AKKBB juga membentangkan spanduk dan
poster-poster yang bertulisan: “Negara Tidak Tunduk
pada Fatwa, Negara Tunduk pada Konstitusi”.
“Kejaksaan Agung, Jangan Lemah, Bangkitlah, Tegakkan
Kosnstitusi.”

Selain itu, mereka juga membentangkan poster yang
diambil dari pernyataan Prof. Dr. A. Syafii Maarif
dengan bunyi yang cukup provokatif. “Polisi Jangan
Tunduk pada Preman Berjubah!”

Massa AKKBB inilah yang siang itu mendesak Kejagung
agar kembali ke UUD 1945 dan menolak Fatwa MUI untuk
mengatasi masalah aliran sesat. Mereka menuduh, aksi
kekerasan atas nama agama belakangan ini disebabkan
oleh Fatwa MUI.

Sebenarnya gerakan ini seminggu ini sudah ramai
digalang di beberapa milis. Namun tak banyak
masyarakat tahu. Bahkan situs Indonesian Conference on
Religion and Peace (ICRP) paling rajin menggang
gerakan ini.

Diantara yang ikut terlibat adalah; Indonesian
Conference on Religion and Peace (ICRP), Interfidei,
Jaringan Kelompok Antar-iman se-Indonesia, MADIA,
Wahid Institut, Maarif Institut, JIL, ada juga nama
seperti Muhamad Ali, Ph.D, assistant Professor
Religious Studies Department University of California,
dan Djohan Efendy.

===
Syiar Islam. Mari belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari 

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari 
Telkomsel 
http://www.media-islam.or.id

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke