http://www.antara.co.id/arc/2008/1/8/kurang-vitamin-d-beresiko-stroke/


Kurang Vitamin D Beresiko Stroke

Washington (ANTARA News) - Kadar vitamin D dalam tubuh yang rendah memiliki 
kaitan kuat dengan resiko terkena serangan jantung, gagal jantung dan stroke 
demikian hasil penelitian yang dipublikasikan Senin (Selasa WIB) yang 
menyatakan vitamin D dapat melindungi seseorang dari penyakit jantung.

Resiko terkena penyakit yang berhubungan dengan jantung terjadi terutama dengan 
mereka-mereka yang menderita penyakit tekenan darah tinggi, demikian hasil 
penelitian tersebut menyatakan.

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan diyakini sangat penting bagi 
kesehatan tulang, namun sejumlah penelitian menunjukkan vitamin D juga memiliki 
faedah lainnya.

Pada orang usia dewasa kekurangan vitamin D dapat menjadi penyebab osteoporosis.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Thomas Wang dari Fakultas Kedokteran di 
Harvard di Boston yang melibatkan 1.739 orang dengan rata-rata usia 59 tahun 
yang diikuti perkembangan kesehatannya selama 5 tahundengan mengambil sampel 
darahmereka untuk menlihat kadar vitamin D.

Mereka yang memiliki tingkat vitamin D dalam darah rendah, 60 persen 
diantaranya memiliki resiko tinggi terkena serangan jantung, gagal jantung dan 
stroke dibandingkan dengan mereka-mereka yang memiliki kadar vitamin D yang 
lebih tinggi bahkan yang diketahui memiliki faktor resiko tinggi terkena 
serangan jantung yaitu diabetes, kholesterol tinggi dan tekanan darah tinggi.

Resiko terkena serangan jantung, gagal jantung atau stroke dua kali lipat pada 
mereka-mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau hypertensi dan kekurangan 
vitamin D, kata para peneliti.
Hasil temuan di publikasikan dalam buletin yang dipublikasikan oleh persatuan 
Dokter Ahli Jantung Amerika Serikat.

Wang mengatakan hasil temuan tersebut memberikan harapan namun masih terlalu 
dini untuk mengatakan bahwa asupan tambahan vitamin D akan menurun resiko 
terken serangan jantung, gagal jantung dan stroke dan terlalu tergesa-gesa 
apabila menganjurkan kepada para penderita tersebut diatas untuk menerima 
asupan tambahan vitamin D untuk tujuan tersebut diatas.

"Kekurangan vitamin D adalah satu kondisi yang biasa terjadi terutama di 
negara-negara yang tidak menerima sinar matahari yang cukup selama masa musim 
dingin."

"Sebenarnya cukup dapat dibenarkan apabila memperbaikai keadaan kekuarangan 
vitamin D dengan megubah pola makan memberikan tambahan asupan yang berisi 
vitamin D," kata Wang.

Tubuh manusia membuat Vitamin D pada saat kulit terkena pajanan sinar matahari 
. Tak banyak makanan yang banyak mengandung vitamin D. Vitamin D banyak 
ditemukan pada daging ikan salmon, dan susu umumnya diberi unsur tambahan 
vitamin D.

Para ahli mengatakan terkan pajanan selama 10 sampai 15 menit tiga kali dalam 
sepekan sudah cukup untuk memproduksi vitamin D yang dibutuhkan tubuh.

"Ada sejumlah banyak literatur yang menyatakan bahwa vitamin D seringkali 
melakukan kerja terhadap jantung dan pembuluh darah utama, dan seringkali pula 
diutemukan bahwa kekurangan vitamin D disangkut pautkan dengan perkembangan tak 
abnormal dari jantung."

Hasil penelitian sebelumnya juga menyatakan bahwa menerima asupan tambahan 
vitamin D dapat melindungi dari terkena sejumlah jenis kanker demikian pula 
dengan multiple sklerosisi, demikian Reuters.(*)


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke