Pak Nizami, bagaimana dengan Shiah, apakah Sunni akan melarangnya atau tidak?

Sekalian tanya, apakah di MUI ada wakil dari Shiah? 


Mohon petromaksnya

Terima kasih



  ----- Original Message ----- 
  From: A Nizami 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; syiar-islam 
  Sent: Wednesday, January 09, 2008 8:54 AM
  Subject: [ppiindia] Re: [LISI] MUI Dibubarkan, Logika Berfikir Gus Dur Kacau


  Sebetulnya di negara2 lain juga ditawarkan bagaimana
  kalau Ahmadiyah itu jadi agama baru. Bukan Islam.
  Namun pihak Ahmadiyah menolak.

  Kalau agama2 lain seperti Kristen, Budha, Hindu, dsb
  jelas BUKAN ISLAM. Dan penganut agama tsb juga tidak
  akan mau mengaku sebagai Muslim atau orang Islam. Jadi
  harusnya sederhana dan jelas.

  Kalau mau tetap Islam, dalam Islam itu ada aturannya
  seperti Rukun Iman yang 6 di antaranya beriman kepada
  kitab Suci Al Qur'an dan mengakui Nabi Muhammad
  sebagai Nabi dan Rasul terakhir.

  Karena pihak Ahmadiyah menganggap ada Rasul lain
  setelah Nabi Muhammad SAW, maka itu menyimpang dari Al
  Qur'an. Artinya sesat.

  Ini sama saja misalnya saya mengaku jadi warga
  Indonesia, tapi tidak mengakui SBY jadi presiden dan
  tidak mengakui UUD 45 dan ketentuan lain bahkan
  mengangkat orang lain sbg presiden. Ini kan subversif
  dan akan ditindak secara hukum.

  Coba kalau saya (contoh lagi) mengaku jadi anggota
  Mastel tapi tak mengakui pimpinan Mastel yang resmi
  sebagai ketua dan tidak mentaati AD/ART Mastel, tentu
  akan dikenakan sanksi bukan?

  Nah selain ngotot mengaku sebagai Islam, Ahmadiyah
  juga gencar melakukan propaganda ke ummat Islam. Saya
  sendiri pernah mendapat surat dari kelompok Ahmadiyah
  ketika alamat saya dimuat di satu media.

  MUI tidak pernah menggugat agama lain seperti Kristen,
  Budha, dsb. Ketika PGI memvonis kelompok Hari Kiamat
  sesat juga ummat Islam diam saja. Bebas beragama bukan
  berarti bebas membuat aliran sesat dan menyesatkan
  masyarakat.

  Salam

  --- Mas Wigrantoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  > ni, pikiran orang awam, bukan ahli agama dan hanya
  > common sense saja. maaf
  > kalau salah.
  > kalau ahmadiyah dianggap bukan islam, namun
  > pemeluk-nya menganggap bahwa
  > Ahmadiyah itu suatu agama, mengapa MUI mengatakan
  > mereka sesat ya? kalau
  > demikian, dengan logika persamaan matematika, apakah
  > ini berarti MUI juga
  > mengaggap agama-agama lain (selain Islam) sesat?
  > 
  > 
  > 
  > On Jan 7, 2008 4:49 PM, A Nizami
  > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > 
  > > Jika di Indonesia ada yang membuat pemerintahan
  > > sendiri di luar pemerintahan yang syah, atau
  > memakai
  > > UUD sendiri atau mentafsirkan UUD dengan paham
  > > kelompoknya sendiri bertentangan dengan mayoritas
  > > rakyat Indonesia tentu mereka dianggap subversi.
  > Bisa
  > > ditangkap dan dihukum.
  > >
  > > Nah kalau ada yang memang bikin agama baru mungkin
  > tak
  > > masalah. Tapi kalau mengaku2 Islam, tapi bikin
  > aliran
  > > yang bertentangan dengan Islam seperti
  > menghalalkan
  > > zinah, tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai Nabi
  > > terakhir, maka berarti itu aliran sesat. Sebab
  > ajaran
  > > Islam yang benar tidak begitu. Tapi berdasarkan Al
  > > Qur'an dan Hadits yang sahih.
  > >
  > > MUI Dibubarkan, Logika Berfikir Gus Dur Kacau
  > > www.eramuslim.com Jumat, 4 Jan 08 02:38 WIB
  > >
  > > Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  > KH
  > > Ma'ruf Amin menilai pandangan Mantan Presiden RI,
  > KH
  > > Abdurrahman Wahid yang populer dengan panggilan
  > Gus
  > > Dur terhadap MUI tidak berdasarkan logika yang
  > sehat.
  > > "Logika Gus Dur itu logika kacau, " katanya
  > menanggapi
  > > adanya desakan dari Gus Dur yang menghendaki MUI
  > > dibubarkan.
  > > Sebelumnya, Abdurrahman Wahid menyorot kritis
  > kiprah
  > > Majelis Ulama Indonesia yang menurutnya antara
  > lain
  > > suka membuat fatwa sesat, sehingga ia mengusulkan
  > > pembubaran atas lembaga itu.
  > > "Jadi bubarkan saja Majelis Ulama Islam (MUI),
  > karena
  > > dia bukan satu-satunya lembaga kok. Masih banyak
  > > lembaga lain seperti Nahdlatul Ulama (NU),
  > > Muhammadiyah. Jadi jangan gegabah keluarkan
  > pendapat,
  > > "ujar Gus Dur ketika itu.
  > > Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  > ini,
  > > ini merujuk contoh pada kasus Ahmadiyah.
  > Sebaiknya,
  > > menurut Gus Dur, MUI tidak menggunakan kata sesat,
  > > karena Undang Undang Dasar (UUD) telah mengatur
  > > kebebasan berbicara dan kemerdekaan berpendapat.
  > "Kita
  > > bukan negara Islam tapi nasionalis, " tandanya.
  > > Secara tegas Ma'ruf Amin membantah tudingan Gus
  > Dur,
  > > khususnya terkait dengan pandangan sesat terhadap
  > > Ahmadiyah, dan tudingan yang mengatakan MUI memicu
  > > timbulnya radikalisme dan fundamentalisme.
  > > Menurut Ma'ruf Amin, Gus Dur itu salah baca
  > terhadap
  > > peran MUI. Di mana, MUI selama ini memang
  > merupakan
  > > sebuah forum berhimpun yang di dalamnya berkumpul
  > > sejumlah ormas Islam, kalangan ulama, zuama,
  > > cendekiawan Islam, dan keberadaannya untuk
  > memagari
  > > agama Islam dari radikalisme, sekularisme, dan
  > > fundamentalisme. "Karena itu logika Gus Dur,
  > > jelas-jelas kacau dalam memandang MUI, " tegasnya.
  > > Ma'ruf Amin juga melihat Gus Dur tidak memahami
  > > eksistensi Ahmadiyah. Di seluruh dunia Ahmadiyah
  > sudah
  > > dianggap sesat. Bahkan forum Organisasi Konferensi
  > > Islam (OKI) pun sudah menempatkan Ahmadiyah bukan
  > > bagian dari Islam. Begitu juga di negara asalnya,
  > > Pakistan, Ahmadiyah jelas-jelas bukan Islam.
  > > Karena itu kalau MUI memfatwakan Ahmadiyah sesat
  > itu
  > > bukan mengada-ada. Justru akan mengada-ada kalau
  > MUI
  > > membolehkan Ahmadiyah.
  > > Ma'ruf Amin mengatakan selama ini MUI selalu
  > > menempatkan diri berada di tengah. Artinya, MUI
  > > betul-betul menjadi organisasi moderat, tetapi
  > > seringkali disalah artikan. Di mata sekularis dan
  > > liberalis, MUI dicap fundamentalis. Sementara di
  > > kalangan fundamentalis, MUI dicap sebagai
  > liberalis.
  > > "Tugas MUI utamanya adalah mengawal agar umat
  > Islam
  > > tidak terjerumus ke ajaran yang sesat, dan
  > konsekuensi
  > > itu harus diterima, " katanya. (novel)
  > >
  > > ===
  > > Syiar Islam. Mari belajar Islam melalui SMS
  > >
  > > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
  > > Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap
  > hari
  > >
  > > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252.
  > Sementara hanya dari
  > > Telkomsel
  > >
  > > Dapatkan tulisan-tulisan tentang Islam di:
  > > http://www.media-islam.or.id
  > >
  > >
  >
  __________________________________________________________
  > > Be a better friend, newshound, and
  > > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
  > >
  >
  http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
  > >
  > > 
  > >
  > 
  > 
  > 
  > -- 
  > Salam dan Sukses Untuk Anda, dari
  > Mas Wigrantoro Roes Setiyadi
  > email: [EMAIL PROTECTED]
  > mobile: +62818760008
  > 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been
  > removed]
  > 
  > 

  ===
  Syiar Islam. Mari belajar Islam melalui SMS

  Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
  Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari 

  Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
  http://www.media-islam.or.id

  __________________________________________________________
  Looking for last minute shopping deals? 
  Find them fast with Yahoo! Search. 
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping


   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.13/1213 - Release Date: 07/01/2008 
9:14


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke