Begitulah pak. Memaksakan IMAN adalah satu bentuk KEJAHATAN, Semoga salma dkk 
menyadarinya
   
  wassalam

Thesaints Now <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Budaya dialog memang seharusnya semakin digalakkan. Syamsi Ali 
seharusnya
mendialogkan kepada Ahmadiyah terlebih dahulu tentang 5 Alasan yang
menyebabkan Ahmadiyah menurutnya adalah BUKAN MUSLIM. Kalau kita perhatikan
alasan Kenapa Ahmadiyah BUKAN MUSLIM menurut SYAMSI ALI, mungkin jawaban
Ahmadiyah perlu juga didengarnya. Namun di luar itu semua, bagaimanapun kita
tidak bisa memaksa orang lain dalam hal keyakinan, jadi walaupun diadakan
dialog belum tentu masing-masing pihak yang berbeda pandangan akan sepakat.
Jadi karena semua warga adalah warga Indonesia, maka ukuran untuk menghukum
suatu kelompok adalah ukuran KEJAHATAN yang UNIVERSAL atau diistilahkan
dengan CRIME. Sepanjang pengetahuan kami, Ahmadiyah tidak pernah sedikitpun
melakukan pelanggaran HUKUM Kriminal. Jadi itu saja sudah cukup untuk
membiarkan organisasi tersebut. Namun demikian ada baiknya kita juga
perhatikan apa kira-kira jawaban ahmadiyah terhadap tuduhan yang diberikan
oleh Syamsi Ali.

*Pertama** , *bahwa meyakini bahwa Mirza Gulam Ahmad adalah Nabi atau rasul
yang menerima wahyu. Oleh karenanya, Muhammad S.A.W. bukanlah nabi dan rasul
Allah yang terakhir ( *khaatam an anbiyyin*).

*Ahmadiyah mungkin akan bilang* :

Ajaran Islam juga percaya ada nabi lagi sesudah Nabi Muhammad saw yang akan
datang yaitu Isa as. Menurut Kelompok Syamsi Ali, Nabi Isa as masih hidup
di langit dan nanti akan turun lagi untuk menjadi hakim yang adil bagi umat
islam. Ahmadiyah sebaliknya percaya Isa as sudah wafat 2000 tahun yang lalu.
Ahmadiyah tak mau mengorbankan keyakinannya untuk kehidupan seorang anak
Manusia selama lebih dari 2000 tahun di langit (yang mana?) dan nanti
terbang turun ke bumi. Menurut Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad (MGA) itu
adalah sosok Nabi Isa as yang dijanjikan Nabi Muhammad saw akan datang lagi
tersebut.

Jadi Kaum muslim juga meyakini ada Nabi lagi setelah nabi Muhammad saw.

Bedanya Kaum muslimin percaya Nabi yang akan datang itu adalah Isa as yang
masih di langit hidup selama 2000 tahun, sedangkan Ahmadiyah percaya
perwujudan Isa as dalam sifat (bukan reinkarnasi) adalah dalam sosok Mirza
Ghulam Ahmad. Mereka berargumen penafsiran seperti ini mempunyai dasar
dalam sejarah kenabian.

Jadi sekarang kaum muslim gak perlu marah sama ahmadiyah. Kalau memang masih
percaya Nabi Isa as hidup di langit dan nanti akan turun lagi, ya PD saja
terhadap keyakinan itu.

Yang penting, ternyata Ahmadiyah dan kaum Muslim memang sama-sama percaya
Bahwa ada Nabi setelah Rasulullah saw yaitu Isa as. Bedanya Isanya Kaum
Muslim masih hidup di langit selama lebih dari 2000 tahun, tetapi Isanya
ahmadiyah ditakwilkan sebagai MGA yang mempunyai sifat sama dengan Isa as.
Kalau penafsiran seperti ini tidak boleh, bukankah berarti kelompok Syamsi
Ali melakukan penindasan terhadap keyakinan orang lain. Masa orang Ahmadiyah
mau dipaksa mempercayai NAbi Isa as masih hidup di langit........Tapi
Ahmadiyah juga gak boleh maksa kalau Syamsi Ali cs. mau percaya seperti itu.
hihihihi..........

Bersambung.

Berikut ada kutipan dari Muktamar NU bahwa ADA NABI LAGI SETELAH NABI
MUHAMMAD SAW yaitu NABI ISA AS......

1) Ahkamul Fuqaha (Solusi Problematika Aktual Hukum Islam) sebuah buku
yang diterbitkan Lajnah Ta'lif Wan Nasyr (LTN) NU Jawa Timur bekerjasama
dengan Penerbit Diantama Surabaya Cetakan I, Oktober 2004 dan Cetakan II,
Januari 2005 (Revisi), pada halaman 50~51 memuat Keputusan nomor 46,
Muktamar NU Ke-3 di Surabaya, 28 September 1928M, sbb:

46. Nabi Isa Akan Turun Kembali Ke Dunia Sebagai Nabi dan Rasul
Soal: Bagaimana pendapat Muktamar tentang Nabi Isa as setelah turun kembali
ke dunia. Apakah tetap sebagai Nabi dan Rasul? Padahal Nabi Muhammad SAW
adalah Nabi Terakhir. Dan apakah mazhab empat itu akan tetap ada pada waktu
itu?
Jawab: Kita wajib berkeyakinan bahwa Nabi Isa as itu akan diturunkan kembali
pada akhir zaman nanti sebagai Nabi dan Rasul yang melaksanakan syariat Nabi
Muhammad SAW dan hal itu tidak berarti mengahalangi Nabi Muhammad SAW
sebagai Nabi yang terakhir, sebab Nabi Isa as hanya akan melaksanakan
syariat Nabi Muhammad SAW. Sedangkan mazhab empat pada waktu itu hapus
(tidak berlaku).

Keterangan, dalam kitab Syarah AR-Raudh Juz III:
Allah berfirman (al-Ahzab: 40) "..... akan tetapi Rasulullah dan penutup
Nabi-Nabi" firman Allah tersebut tidak bertentangan dengan (hadist) yang
menjelaskan tentang turunnya Isa as di akhir zaman, karena Ia tidak akan
datang dengan ajaran yang menghapuskan ajaran Nabi Muhammad SAW, namun
justru akan menetapkannya dan mengamalkannyal.
Beliau ditanya mudah-mudahan Allah memberi manfaat terhadap ilmu beliau,
dengan statement: Para ulama sepakat bahwa Isa as akan melaksanakan hukum
berdasarkan syariat kita (Islam), maka bagaimanakah cara pelaksanaan
hukumnya apakah berdasarkan salah satu mazhab dari mazhab-mazhab yang ada
ataukah berdasarkan ijtihad? Jawabnya adalah, bahwa Isa as itu tersucikan
dari ikut menjadi muqallid terhadap imam-imam mujtahid, bahkan ia lebih
utama untuk berijtihad sendiri.
Maka lihatlah wahai saudaraku, apa yang ada di bawah pohon dan cabangnya,
rantingnya serta buahnya, maka Anda akan mendapatkan semuanya bercabang dari
inti syariat, ..... sampai keluarnya Imam Mahdi as yang akan membatalkan
amalan yang berdasarkan taklid pada mazhab-mazhab yang ada pada masanya
seperti telah dijelaskan oleh para ahli kasyaf, .... sampai kemudian Isa as
turun, maka bergantilah hukum ke yang lainnya dan bahwasanya ia mendapatkan
wahyu untuk melaksanakan syariat Muhammad SAW, melalui lisan Jibril as.

DARI BUKU INI JELAS BAHWA ULAMA-ULAMA NU SAAT ITU MEYAKINI BAHWA KENABIAN
SETELAH NABI MUHAMMAD SAW MASIH TERBUKA KHUSUSNYA UNTUK NABI ISA AS YANG
AKAN DATANG DI AKHIR ZAMAN. BUKU INI JUGA MENJELASKAN BAHWA WAHYU SETELAH
NABI MUHAMMAD SAW MASIH TETAP AKAN TURUN KARENA NABI ISA AS YANG AKAN DATANG
ITU AKAN MENDAPAT WAHYU MELALUI LISAN JIBRIL AS.

WAH MASIH ADA NABI LAGI YAH SETELAH NABI MUHAMMAD SAW? NABI ISA AS yang
MASIH HIDUP DI LANGIT SUDAH 2000 TAHUN LEBIH MASIH HIDUP DI SANA......

[Non-text portions of this message have been removed]



                         

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke