Sambutan Ketua FAKTA   FAKTA 
Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan) 
  Dalam hal pemurtadan dan permusuhan pihak Yahudi dan Kristen terhadap Islam, 
jauh sebelumnya Allah Swt. sudah memberikan sinyalemen dalam Kitab Suci: 

"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepada kamu, sehingga kamu 
mengikuti agama (millah) mereka" (Qs. Al Baqarah 120). 

Kebenaran ayat ini terbukti dengan berbagai fenomena maraknya Kristenisasi di 
kalangan masyarakat, antara lain beredarnya tulisan-tulisan --baik berupa 
brosur maupun buku-buku-- yang memutar-balikkan pemahaman Al-Qur'an dan Hadits 
Rasulullah saw. 

Salah satu contoh konkritnya adalah buku berjudul "Upacara Ibadah HajiĀ” karya 
Drs. H. Amos (Himar/keledai Amos ?) yang dengan begitu berani dan liciknya 
melecehkan Allah, Nabi Muhammad, agama Islam dan umat Islam. 

Bagi orang yang memiliki wawasan Al-Qur'an dan pengetahuan tentang Bibel, buku 
tersebut tidak ada dampaknya sama sekali. Bahkan jelas sekali nampak kebodohan 
dan kebohongan Drs. Himar Amos, yang nama aslinya adalah Drs. A. Poernama 
Winangun, seorang murtadin. 

Tetapi, bagi kaum awam, buku Upacara Ibadah Haji tersebut sangat berbahaya dan 
menuntut sebuah solusi yang bijaksana. 

Sebagai salah satu solusinya, para tokoh masyarakat, majelis taklim, mubaligh, 
pemuda masjid, lembaga-lembaga dakwah dan aktivis Islam lainnya membentuk Forum 
Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (FAKTA) di Cimanggis tanggal 25 April 1998 (28 
Dzul Hijjah 1418 H).Tujuan utamanya adalah untuk mengantisipasi bahaya 
Kristenisasi dan missi pemurtadan. 

Dalam menyikapi buku Upacara Ibadah Haji, FAKTA merasa berkewajiban untuk 
menjawab, meluruskan dan mengungkap kebohongan dan kebodohan buku tersebut. 

Untuk menjawabnya, tidak perlu seorang kiyai, ulama atau ustadz yang turun 
tangan. Dengan jawaban Bpk. H. Insan LS. Mokoginta yang muallaf mantan Kristen 
saja sudah tebih dari cukup. 

Jawaban beliau itulah yang sekarang ini kami hidangkan ke hadapan pembaca. 
Pembaca sekalian, baik dari Islam maupun Kristen, bisa menilai dengan obyektif, 
siapa yang lebih rasional dan ilmiah, hujatan H. Amos (mantan muslim) ataukah 
ralat H. Insan (mantan Kristen). 

Dengan buku ini, insya Allah semakin terbukti bahwa agama yang benar di sisi 
Allah hanyalah Islam. 

Semoga jerih payah dan usaha FAKTA ini mendapatkan berkah dari Allah Swt, 
Amien. 
  

Jakarta , 8 Mei 1999 

(Drs. H. Ramly Nawai, M.Sc.) 
  
---------------------------------
    Sumber: H. Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus) , PENDETA MENGHUJAT MUALLAF 
MERALAT . Penerbit: Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (FAKTA) .Cetakan 1, 
Juni 1999

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke