Waduh apalagi ini? Apa saja maunya diributkan...





  ----- Original Message ----- 
  From: sFe 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
[email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, January 11, 2008 12:36 PM
  Subject: [ppiindia] Hujat dan Ralat TTg Rukun Iman


  DIALOG 1 : HUJAT & RALAT ttg RUKUN IMAN ISLAM AGAMA BANGSA ARAB, HAJI ADALAH 
UPACARA 

  Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia) Upacara Ibadah Haji adalah salah satu 
kewajiban yang ditetapkan dalam rukun Islam yang kelima. Sebab itu sangatlah 
penting dan berguna untuk diketahui, apa itu rukun Islam. 

  Untuk mengetahui rukun Islam ada baiknya perlu terlebih dahulu memahami rukun 
Iman yang merupakan dasar prinsip keimanan dari agama bangsa Arab. (hal. 3). 

  ---------------------------------

  Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus) 

  Dalam tiga kalimat tersebut terdapat dua kesalahan istilah yang mendasar dan 
sengaja dipakai dalam semua uraian dalam buku karangan H. Amos. 

  Pertama, menyebut Ibadah Haji (rukun Islam yang kelima) dengan istilah 
'Upacara Ibadah Haji', ini adalah penghinaan yang nyata kepada umat Islam. 
Jutaan umat Islam Indonesia dilecehkan H. Amos dengan mengatakan bahwa Ibadah 
Haji adalah satu bentuk 'upacara'. Jadi, ibadah haji dikonotasikan seolah-olah 
bukan dari ajaran Allah, melainkan tata cara ritual buatan manusia. 

  Hanya umat Islam dan jamaah haji yang lemah iman saja yang diam tanpa reaksi 
terhadap penghinaan murtadin Amos tersebut. 

  Kedua, mengganti istilah nama 'Agama Islam' dengan 'Agama Bangsa Arab', ini 
pun penghinaan yang sangat jelas dan menantang iman kepada umat Islam seluruh 
dunia. Dengan istilah 'Agama Bangsa Arab' ini, murtadin Amos menekankan 
seolah-olah Islam bukan agama untuk seluruh dunia, melainkan agamanya orang 
yang ada di Arab saja. 

  Oleh sebab itu, sangat tidak wajar jika Kedutaan Arab Saudi tidak melaporkan 
pelecehan agama ini kepada pjhak yang berwajib --dalam hal ini pemerintah 
Indonesia-- karena hal ini jelas merupakan pelecehan secara terang-terangan 
terhadap bangsa, agama dan nabi mereka. Dan jika mereka mengadukan hal ini 
kepada pihak yang berwajib, umat Islam pasti akan mendukung. 

  Dari dua point tersebut, jelaslah bahwa 'tambahan informasi' yang dimaksudkan 
H. Amos dalam kata pengantarnya adalah tambahan informasi untuk menyulut api 
permusuhan antar agama. 

  Buku Amos yang beredar sejak tanggal 25 Desember 1997 itu, sampai saat ini 
sudah dua tahun beredar kepada puluhan ribu pembaca. Berarti, sudah dua tahun 
pula Drs. H. Amos menantang umat Islam secara umum. 


  ---------------------------------
  Sumber: H. Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus) , PENDETA MENGHUJAT MUALLAF 
MERALAT . Penerbit: Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (FAKTA) .Cetakan 1, 
Juni 1999

  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.0/1218 - Release Date: 10/01/2008 
13:32


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke