insudira <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
  saya mendapat kehormatan nih dipanggil bude :-)
  hai juga nak salma..., pada dasarnya anda adalah orang baik-baik. 
  kita semua sudah dianugrahi oleh sang pencipta otak/pikiran, akal 
  maupun nurani dan itu semua boleh digunakan. secara empiris saya 
  mengamati perangkat anugrah dari tuhan yang sangat luar biasa itu 
  hanya dalam islam tidak boleh digunakan secara maksimal. bagaimana 
  bisa cerdas kalau otak/pikiran dan akal tidak boleh digunakan karena 
  dogma-dogma absurd dan picik. makanya sifat-sifat baik anda terhadap 
  sesama manusia itu menjadi tertutup, karena pikiran, akal sehat dan 
  nurani anda sudah dengan sengaja anda tutupi ajaran-ajaran muhammad 
  yang tertulis dalam al quran itu. biar lebih jelas agar bisa 
  memngkopare diri anda, saya beri contoh manusia lainnya yang juga 
  akal, pikiran dan nuraninya sdh tertutup/ditutup secara sengaja 
  dengan dogma/ucapan muhammad/al quran, yi abu bakar baasyir, amrozy, 
  imam samudra, riziek, achmad michdan dll.

  saya heran, kenapa ya kalau ada yang mengkritisi ajaran islam kok 
  para pengikut muhammad/al quran selalu membalas ditujukan kepada 
  pengikut nasroni? untung saya bukan pengikut 
  nasroni/kristen/katholik/protestan/patekosta... kasihan juga orang-
  orang nasroni ini mungkin juga yahudi oleh orang islam selalu 
  dijadikan kambing hitam. apakah ini karena pengaruh dari 
  muhammd/alquran yang membenci nasroni dan juga yahudi? saya tidak 
  ambil pusing dengan ada orang yang mengaku Isa si paulus bin saulus 
  kek, mau kitab-kitabnya orang nasroni itu banyak perbedaan kek satu 
  sama lainnya, tapi setahu saya tidak ada orang mendapat inspirasi 
  darinya untuk melakukan kejahatan berat terhadap kemanusiaan dan 
  peradabannya seperti yang dilakukan oleh para pengikut muhammad/al 
  quran yang nyata-nyata mendapat inspirasi dari ajaran muhammad/al 
  quran. para pelaku kejahatan berat terhadap kemanusiaan dan 
  peradabannya selalu mengatasnamakan allahnya, selalu menyeru 
  allahnya "allohu akbar".

  saya tidak perlu membandingkan isi-isi alkitab kepunyaan nasroni itu 
  karena objeknya adalah apa yang anda posting yi cuplikan-cuplikan 
  klaim sepihak yang merendahkan, diskriminatif yang ada pada alquran, 
  berupa kata-kata muhammad, seperti yang anda postingkan lagi pada 
  balasan email di bawah. juga egp-lah tentang ke-otentikan quran, mau 
  dijaga oleh allah kek, mau dijamin kek yang jelas itu juga kata-kata 
  si lakon sendiri yang diimlakan terus menjadi al quran itu.

  Sehubungan dengan itu, berikut ini beberapa karakteristik ajaran 
  islam secara empiris untuk dicermati: 
  (1) tidak memiliki sandaran teori atau pijakan kenyataan secara akal 
  sehat, sandarannya hanya muhammad, al quran dan allah tuhan fiktifnya
  (2) harus dianut secara mendalam / brain washed sehingga susah 
  diluruskan atau diubah
  (3) tidak rasionil, karena itu argumen rasionilpun susah digunakan 
  untuk meluruskannya 
  (4) orientasi dan sentimen pada agama orang lain, sehingga tidak 
  mendidik ke dalam, tapi justru banyak prasangka, menghakimi orang 
  lain 
  (5) tidak mampu/tertutup untuk bisa memahami apa-apa yang ada di luar 
  dirinya, tidak faham terhadap masalah orang atau kelompok lain, 
  semuanya hanya didasarkan pada hukum halal dan haram 
  (6) tidak memiliki kemampuan memahami karakteristik individual orang 
  lain yang berada diluar kelompoknya, benar atau salah. 
  (7) tidak boleh dipertanyakan/dikritisi. mengkritisi = murtad = halal 
  darahnya
  silahkan tambahkan sendiri...


  --- In [EMAIL PROTECTED], sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > hai bude sudira,
  > apa anda tidak dapat membedakan mana pernyataan Allah mana 
  pernyataan manusia?
  > 
  > gunakan sedikit kecerdasan anda untuk menelaah suatu kebenaran, 
  apa anda pikir all Mukminin mesti percaya pada pernyataan2 yang 
  dicetuskan oleh orang yang mengaku2 as Isa si paulus bin saulus?
  > 
  > yang berputar2 itu pikiran anda dan ajaran2 yang anda yakini. 
  coba anda bandingkan dan kumpulkan semua kitab2 kepercayaan anda, 
  pasti banyak perbedaan satu sama lain, sehingga kesan berputar2nya 
  sangat kental.
  > 
  > bandingkan dengan keotentikan Al Qur'an yang kaum Mukminin imani, 
  sejak zaman diturunkan sampai sekarang masih tetep sama tak berubah 
  walau sehurufpun, karena Allah yang menjaganya, Allah menjaminnya.
  > 
  > mana jaminan bahwa kitab anda tidak mengalami distorsi? bahkan 
  para petinggi agama anda di roma sono mengakui adanya campur tangan 
  manusia dalam pembuatan kitab yang anda yakini.
  > 
  > jadi, renungkan dengan cara seksama dan dalam tempo yang lama 
  juga gpp, apakah anda atau Allah yg berbohong? 
  > 
  > beginilah AQ menulis tentang anda dan orang yang sepaham dgn 
  anda, mana mungkin kami kaum Mukminin bersedia berada sekubu dengan 
  anda, bodoh apa kami?
  > 
  > "Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari 
  jalan Allah, Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka (1). 
  > 
  > (1) Maksudnya: Semua amal perbuatan mereka tidak mendapat 
  pimpinan dari Allah, tidak dihargai dan tidak mendapat pahala
  > 
  > Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan amal-
  amal yang saleh serta beriman (pula) kepada apa yang diturunkan 
  kepada Muhammad dan itulah yang hak dari Tuhan mereka, Allah 
  menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan 
  mereka. 
  > 
  > Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir 
  mengikuti yang bathil dan sesungguhnya orang-orang yang beriman 
  mengikuti yang hak dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat untuk 
  manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka." (QS 47:1-3)
  > 
  > yang damai dlm Akidah dan Keimanan Islam
  > 
  > sFe
  > 
  > insudira <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > dear salma,
  > hanya berupa klaim-klaim/pernyataan-pernyataan sepihak yang sangat 
  > relatif, diskriminatif dan tidak universal terhadap sesama manusia 
  > kok bisa-bisanya dianggap dari tuhan. perhatikan, kelihatan sekali 
  > pembenarannya akan berputar-putar. sebagai contoh, siapa atau apa 
  > yang membenarkan kalim/pernyataan itu jawabannya sudah pasti al 
  > quran. siapa/apa yang membenarkan al quran, jawabannya allah. di 
  mana 
  > allah menyatakan bahwa hal itu benar, jawabnnya pasti KEMBALI LAGI 
  al 
  > quran. klaim-klaim dengan argumentasi maupun alasan yang berputar-
  > putar demikian itu adalah tipikal kebohongan. dengan demikian 
  > allahnya islam adalah karangan muhammad dan para gengnya.
  > 
  > kesimpulan: allahnya islam tiada lain tiada bukan adalah muhammad 
  > sendiri yang mengimlakan kata-katanya kepada para pengikutnya/para 
  > abdinya yang berhasil dicuci otaknya alias sudah kehilangan akal, 
  > budi, hati, nurani what ever, juga kehilangan kemampuan untuk 
  > berfikir sesuai dengan fungsi otak sebenarnya. poko'e nrimo ing 
  > pandun, how a pity...
  > 
  > damai untuk semua,
  > insudira
  > 
  > --- In [EMAIL PROTECTED], sFe <salma.fei@> wrote:
  > >
  > > Agama Yang Diterima Oleh Allah Hanyalah Islam 
  > > 
  > > Allah berfirman: 
  > > 
  > > "Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. 
  > Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Alkitab kecuali 
  > sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang 
  > ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat 
  > Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya" (Ali 'Imran: 
  > 19).
  > > 
  > > Dalam ayat ini Allah mengabarkan kepada kita bahwa:
  > > 
  > > - Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam, maka tidak akan 
  > diterima agama selainnya. Islam yaitu: tunduk dan patuh hanya 
  kepada 
  > Allah secara lahir dan batin, tunduk kepada apa yang telah 
  > disyariatkannya dalam Al Quran, dan yang disampaikan oleh Rasul-Nya 
  > saw. Allah berfirman: 
  > > 
  > > "Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali 
  > tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat 
  > termasuk orang-orang yang rugi".
  > > 
  > > - Barang siapa memeluk agama selain Islam, maka sesungguhnya ia 
  > belumlah menganut agama Allah yang sebenarnya. Karena ia belum 
  > menapak jalan yang telah disyari'atkan Allah melalui rasul-Nya.
  > > 
  > > - Allah mengabarkan bahwa Ahli kitab mengetahui hal tersebut, 
  > sesungguhnya mereka berselisih dan menyeleweng karena kedengkian 
  dan 
  > keingkaran.
  > > 
  > > - Ketika datang Muhammad saw. mereka mengetahui dengan sebenar-
  > benarnya -seperti halnya mengetahui anak-anaknya- akan tetapi 
  > kedengkian, keingkaran, kekafiran mereka terhadap ayat-ayat Allah 
  > telah membuat mereka berpaling dari mengikuti yang haq. Allah 
  > berfirman: 
  > > 
  > > "Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka 
  > sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya".(Ali Imran:19)
  > > 
  > > Artinya: bahwa siksaan Allah pasti akan datang, Allah akan 
  > membalas atas semua apa yang mereka lakukan.


mediacare
http://www.mediacare.biz


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke