Kalau posting tulisan islamolog dari kalangan kristen cari yg punya basis teologi yang qualifed, jangan pdt-pdt yang suka bikin sensasi. Amos itu kotbahnya gak laku di gereja...! Dia dengan Suradi ben Abraham jarang diundang di gereja lagi....! Tulisannya gak ilmiah penuh prasangka....! He is not a theologian.....!
Patricia sFe wrote: > Rukun Iman ke 5 : Percaya bahwa yesus nabi yang paling > ditinggikan > Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia) > Rukun Iman yang kelima: Percaya kepada nabi-nabi > Agama bangsa Arab mengakui adanya 25 nabi yaitu nabi-nabi 1). Adam, 2). > Idris, 3). Nuh, 4). Hud, 5). Shaleh, 6). Ibrahim, 7). Luth, 8). Ismail, 9). > Isak, 10).Yakub, 11). Yusuf, 12). Ayub, 13). Zulkifli, 14).. Syuaib, 15). > Musa, 16). Harun, 17). Daud, 18). Suleiman, 19). Ilyas, 20). Ilyasa, > 21).Yunus, 22). Zakaria, 23). Yahya, 24). Isa Almasih, 25). Muhammad, (hal. > 11). > Sudah tentu dari 25 orang nabi tersebut di atas maka yang paling ditonjolkan > dan ditinggikan oleh Al Qur'an hanyalah nabi Isa Almasih, sedangkan ke 24 > nabi lainnya diceriterakan hanya secara sepintas saja. Bukan hanya dalam Al > Qur'an Isa Almasih ditonjolkan dan ditinggikan, tetapi juga dalam Hadits > Shahib Bukhari dan Hadits Shahih Muslim. > Simaklah bukti-bukti di bawah ini untuk mendukung kebenaran pernyataan di > atas: > - Isa Almasih dilahirkan dari seorang perawan suci Maryam ( surat 3 Aali > Imraan ayat 42). > - Isa Almasih dilahirkan dari Roh Allah ( surat 4 An Nisaa ayat 171). > - Isa Almasih diperkuat dengan Roh Kudus ( surat 2 Al Baqarah ayat 253). > - Isa Almasih menciptakan burung yang identik dengan Allah menciptakan > manusia ( surat 5 Al Maidah 110, surat 3 Aali Imraan ayat 49). > - Isa Almasih adalah manusia suci oleh sebab itu tidak berdosa ( surat 19 > Maryam ayat 19). > - Isa Almasih yang tertinggi kedudukannya didunia dan akhirat ( surat 3 Aali > Imraan ayat 45). > - Isa Almasih langsung berbicara firman Allah sejak bayi (Maryam 19:30-32). > - Isa Almasih dilahirkan, diwafatkan dan dibangkitkan hidup kembali (Maryam > 19:33). > - Isa Almasih disamakan kejadiannya seperti kejadian Adam (Aali Imraan > 3:159). > - Isa Almasih menyembuhkan orang sakit dan menghidupkan orang mati (Aali > Imraan 3:49). > - Isa Almasih adalah orang yang paling kudus oleh sebab itu tidak bisa > disentuh setan (Hadits Shahih Bukhari 1493). > - Isa Almasih lahir firman Allah oleh Roh Allah dan firman kalimahNya (Hadits > Shahih Bukhari nomor 1496). > - Isa Almasih adalah hakim yang adil pada akhir zaman (Hadits Shahih Bukhari > nomor 1090 dan Hadits Shahih Muslim nomor 127). (hal. 12-14). > ------------ --------- --------- --- > Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus) > Apa yang dipaparkan Himar Amos tersebut sebenarnya bukan pemikirannya > sendiri, melainkan murni menjiplak tulisan penginjil seniornya, Dr. Ev. > Suradi Ben Abraham. Sebelumnya, Suradi telah menulis ayat-ayat tersebut dalam > brosur Kristen yang berwajah Islam "Dakwah Ukhuwah" dua seri. Pembaca bisa > membaca jawaban tuntas kami dalam dua buku kami sebelumnya, yaitu: "Muallaf > Meluruskan Pendeta" dan "Muallaf Mambimbing Pendata Ke Sorga". > Memang, ada kecenderungan baru dalam dunia penginjilan. Para pendeta, > evangelis dan missionaris lebih suka mengutip ayat-ayat Al Qur'an dan Hadits > Nabi yang dianggap mendukung doktrin Kristen tentang ketuhanan Yesus. Dengan > demikian, mereka berharap agar kaum muslimin akan dapat ditarik ke Kristen > dengan mudah. > Tetapi, usaha ini akan sia-sia saja. Buang-buang energi percuma saja. Sebab > umat Islam sudah memiliki dasar tauhid yang pasti dan mantap. Dalam hal iman > kepada para nabi Allah, umat Islam tidak membeda-bedakan semua nabi Allah > "Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari > Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada > Allah, malaikat-malaikat- Nya, kitab-kitab- Nya dan rasul-rasul- Nya. (Mereka > mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang > lain) dari rasul rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami > ta’at". (Mereka berdo’a): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah > tempat kembali". (Qs. Al Baqarah 285). > Sebab semua nabi sama-sama mengajarkan tauhid dan menentang syirik : > "Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan > kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka > sembahlah olehmu sekalian akan Aku". (Qs. 21:25). > Apapun gelar dan titel yang dipikul oleh Yesus (Nabi Isa as), semua bisa > diterima umat Islam, kecuali gelar bahwa Yesus Tuhan, Yesus Anak Tuhan, Yesus > Penjelmaan Tuhan, Yesus Juru Selamat Penebus dosa, dll. > Jadi, usaha Himar Amos dan Ev. S. Ben Abraham untuk membuktikan bahwa Yesus > adalah Tuhan berdasarkan Al Qur'an dan Hadits, sernuanya akan sia-sia tak > bermakna dengan alasan: > Pertama, banyaknya mukjizat Yesus sama sekali tidak menunjukkan bahwa Yesus > adalah Tuhan atau penjelmaan Tuhan. Sebab semua mukjizat yang ditunjukkan itu > terjadi atas izin Allah (bi idznillah), bukan atas kehendak Isa as. sendiri. > Tanpa izin Allah, tidak ada satu pun mukjizat yang bisa dia lakukan. Jadi > yang hebat itu bukannya Isa as. tapi Allah Swt. > Tentang mukjizat yang aneh-aneh dan ajaib tersebut, tidak usah terlalu > diistimewakan. Sebab Allah memberikan berbagai mukjizat kepada para nabi yang > diutusnya sesuai dengan kebutuhan zaman masing-masing nabi. > Jadi, mukjizat yang dimiliki Yesus tidak menunjukkan bahwa dia memiliki unsur > ketuhanan. Lagi pula, setelah Yesus tidak ada di dunia, semua mukjizatnya > punah tanpa ada seorang pun yang mewarisinya. > Semua kehebatan Yesus hanya tinggal kisah saja, tak ada pengikut beliau yang > mewarisi. Sampai detik ini, tak ada pendeta ataupun pastur yang bisa berjalan > di atas air, mendatangkan makanan dari langit, menghidupkan mayat, serta > menyembuhkan orang buta sejak lahir, dll. seperti yang dilakukan Yesus.. > Inilah yang membedakan antara Nabi Isa (Yesus) dengan Nabi Muhammad saw. > Yesus pergi menjnggalkan dunia tanpa meninggalkan kitab suci, sedangkan Nabi > Muhammad wafat dengan mewasiatkan pusaka peninggalan Al Qur'an wahyu Allah. > Hebatnya, mukjizat Nabi Muhammad yaitu Al Qur'an, sampai saat ini masih dapat > disaksikan dan diwarisi oleh umat Islam. Sampai kapanpun Al Qur'an tidak akan > pernah mengalami perubahan. Hebat, bukan ? > Kedua, semakin banyak dan semakin hebat bin aneh mukjizat Yesus, justru > semakin membuktikan bahwa Yesus bukanlah Tuhan. Dalam hal ini, yang hebat > bukanlah Yesus selaku penerima/diberi mukjizat, melainkan Allah yang mencipta > dan memberi mukjjzat. > Tanpa karunia hadiah dari Allah, mustahil Yesus dapat menunjukkan mukjizat. > Jangankan membuat mukjizat, menguap saja, Yesus tidak bisa bila tanpa karunia > Allah. Yesus tidak dapat berbuat apa-apa. > "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri. Aku menghakimi sesuai > dengan apa yang aku dengar, dan penghakimanku adil, sebab aku tidak menuruti > kehendakku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku." (Yohanes > 5:30). > Usaha Himar Amos untuk membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan dengan > mencari-cari ayat Al Qur'an dan Hadits Nabi tidak akan membuahkan hasil, > sia-sia belaka. Bahkan merugikan Kristen sendiri. > Sebab hal itu berarti Himar Amos tetah mengkebiri kitab sucinya sendiri. > Dalam Bibel tidak terdapat satu pun ayat yang menyatakan bahwaYesus bersabda: > "Akulah Allah, sembahlah aku". Tidak ada! Justru banyak sekali bukti dalam > Bibel bahwa Yesus adalah manusia, bukan Tuhan. Buktinya: > a. Segala kehendak Yesus disetir Tuhan > "Aku tidak dapat beruat apa-apa dari diriku sendiri. Aku menghakimi sesuai > dengan apa yang aku dengar, dan panghakimanku adil, sebab aku tidak menuruti > kehandakku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku" (Yohanes 5:30). > b. Yesus bersyukur kepada Tuhan > "Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan > langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan > orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang > barkenan kepada-Mu.." (Matius 11:25). > c. Yesus leblh kecil dari Tuhan > "Kamu telah mendangar, bahwa aku tetah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi > aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi aku, kamu tentu akan > bersukacita karena aku pergi kepada Bapaku, sebab Bapa lebih besar dari pada > aku." (Yohanes 14:28). > d. Yesus pergi menghadap Tuhan > "Sekarang aku pergi kapada Dia yang telah mengutus aku, dan tiada seorang pun > di antara kamu yang bertanya kepadaku: Ke mana engkau pergi?" (Yohanes 16:5). > Segala kehendak Yesus disetir Tuhan, Yesus bersyukur kepada Tuhan, Yesus > lebih kecil daripada Tuhan dan Yesus pergi menghadap Tuhan. Hal ini jelas > menunjukkan bahwa Yesus bukanlah Tuhan, Yesus tidak sama dengan Tuhan dan > bukan satu pribadi dengan Tuhan. > Jadi, sekali lagi, usaha Himar Amos untuk mengelabuhi dan membujuk halus kaum > muslimin agar mau mempertuhankan manusia Yesus tidak akan pernah berhasil. > Sebab umat Islam tidak akan mempertuhankan Yesus karena takut dikatakan > sebagai 'orang kafir' dan diancam dengan hukuman neraka oleh Al Qur'an surat > Al Maa-idah 72. > "Sungguh kafirlah orang-orang yang berkata: 'Sesungguhnya Allah itu adalah Al > Masih putra Maryam", padahal Al Masih sendiri telah berkata: "Hai Bani > Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu'. Sesungguhnya barangsiapa > mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya Allah haramkan surga atasnya, dan > tempatnya di neraka, dan tidaklah ada penolong bagi orang-orang yang zalim." > ------------ --------- --------- --- > Sumber: H. Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus) , PENDETA MENGHUJAT MUALLAF > MERALAT . Penerbit: Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (FAKTA) .Cetakan 1, > Juni 1999 > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com > [Non-text portions of this message have been removed] > Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com

