Propinsi Tapanuli Hampir Final

Selambat-lambatnya Disahkan 6 Bulan Mendatang Berita Utama Tobasa 

(SIB) - Anggota Komisi XI DPR RI Drs Saidi Butar-Butar, usai menghadiri 
pertemuan dan sekaligus memberikan sumbangan kepada masyarakat Kecamatan Uluan, 
Jumat (11/1) lalu, menegaskan perjuangan pembentukan Propinsi Tapanuli sudah 
hampir final dan dalam enam bulan mendatang akan disahkan menjadi Propinsi 
Tapanuli.

Hal ini diutarakan Saidi Butar-Butar didampingi Edison Manurung MM, kepada 
sejumlah wartawan saat disinggung perkembangan proses perjuangan pembentukan 
Propinsi Tapanuli yang saat ini telah dibahas di gedung DPR RI. Menurut Saidi, 
perjuangan pembentukan Propinsi Tapanuli sudah hampir final karena sudah 
melalui rapat paripurna pimpinan terakhir dan sudah masuk dalam buku bahwa ini 
akan dipropinsikan. "Dalam rapat paripurna DPR RI juga sudah dijadwalkan untuk 
menyelesaikan administrasi, dan setelah itu akan diketok palu untuk disahkan," 
tegasnya.

Anggota Komisi XI DPR RI yang dikenal energik ini memastikan pengesahan 
pembentukan Propinsi Tapanuli selambat-lambatnya terwujud dalam enam bulan 
mendatang karena seluruh mekanisme telah dilaksanakan termasuk rapat Badan 
Musyawarah (Bamus), Saidi mengakui selama ini terhambatnya pembentukan Propinsi 
Tapanuli karena adanya perselisihan tentang ibukota, namun setelah melalui 
pertemuan di kampus PI DEL Laguboti beberapa waktu lalu yang dihadiri seluruh 
bupati/walikota dan pimpinan dewan disepakati ibukota di wilayah 
Siborongborong. "Kita telah bekerja keras untuk mewujudkan Propinsi Tapanuli 
sekarang hanya tinggal menyelesaikan administrasi saja. Selambat-lambatnya 
dalam enam bulan sudah pasti disahkan," ujar Saidi yang dikenal sangat peduli 
terhadap perkembangan pembangunan di kampung halamannya.

Disinggung soal sikap Presiden SBY atas usul pembentukan Propinsi Tapanuli, 
Saidi Butar-Butar mengatakan bahwa Presiden SBY sangat senang dan tidak 
keberatan atas usul pembentukan Propinsi Tapanuli. Dikatakannya, memang 
belakangan Presiden SBY menegaskan untuk sementara tidak akan menyetujui usul 
pemekaran-pemekaran yang baru karena melihat kesibukan-kesibukan menjelang 
Pilkada. Namun demikian karena pengusulan pembentukan Propinsi Tapanuli sudah 
sejak 2002 lalu maka Presiden SBY dapat menyetujuinya. "Bapak Presiden 
mengatakan sangat senang atas usul pembentukan Propinsi Tapanuli," ujar Saidi 
juga Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPR RI.
Sebelumnya dalam kata sambutannya di hadapan para siswa SD dan SMP Sigaol serta 
masyarakat Kecamatan Uluan, Saidi Butar-Butar mengharapkan agar para siswa 
rajin belajar, bekerja keras, rajin membaca buku dan menghormati orangtua agar 
kelak dapat menjadi generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional 
maupun internasional. "Kita harus menjadi manusia yang punya pendidikan agar 
dapat menempuh keberhasilan dan meninggalkan kemiskinan," katanya.
Pada kesempatan itu Saidi Butar-Butar, senada dengan Ketua DPC Partai Demokrat 
Tobasa Timbul Hutajulu SH, juga mengimbau agar kader Partai Demokrat di 
Kecamatan Uluan mampu menanggapi keluhan serta aspirasi masyarakat sehingga 
komunikasi lebih intensif. "Saya berharap agar saudara Saibun Butar-Butar 
selaku Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Uluan memperhatikan keluhan dan 
aspirasi masyarakat," ujar Saidi.

Sementara itu mantan Sekjen Lemhanas, Mayjen (Purn) Rudolf Butar-Butar, dalam 
sambutannya mengatakan sumbangan yang diberikan anak rantau berupa komputer, 
kursi, buku tulis dan beasiswa kiranya dapat difungsikan dengan sebaik-baiknya. 
Menurutnya fungsi pendidikan sangat penting agar kelak para siswa dapat menjadi 
manusia yang mampu bersaing, namun demikian siswa tidak akan bisa pintar jika 
para guru tidak bersifat aktif.

Hadir dalam pemberian sumbangan itu antara lain Saidi Butar-Butar, Mayjen 
(Purn) Rudolf Butar-Butar, salah satu Dirut BUMN Sebol Butar-Butar, Mayjen 
Purba Butar-Butar, Edison Manurung MM selaku Bere, advokat kondang dari Jakarta 
dan Ketua Butar-Butar Seluruh Dunia Christopel Butar-Butar MHum, Kepala 
Pelabuhan Tanjung Priok Osman Butar-Butar, salah satu penggagas pemberian 
sumbangan dan Ketua PAC PD Kecamatan Uluan Rustam Ir Saibun Butar-Butar.
Sumbangan yang diberikan para anak rantau itu antara lain 4 unit komputer 
Pentium 4, 100 kursi, 100 lusin buku tulis, beasiswa Rp 10 juta, 1 unit 
bangunan pesanggrahan dan Rumah Sakit Mini dari Pomparan Tuan Dirambe. 
Sumbangan dana untuk Gereja HKBP Sigaol sebesar Rp 35 juta dan 1 unit komputer, 
Rp 15 juta untuk Gereja HKI dan 11 gereja lainnya masing-masing Rp 1 juta. 
(T19/f)


mediacare
http://www.mediacare.biz


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke