Sains, Spirit Komunitas, dan Secangkir Kopi by Merry Magdalena in Category : Communication on 2008-01-16
Satu misteri "sains" yang belum terpecahkan hingga kini. Mengapa begitu sulitnya membuat orang awam menerima sains? Kata sains sendiri sudah menjadi momok mengerikan bagi mayoritas publik kita. Ada satu solusi yang bisa dicoba, membangun komunitas yang kompak untuk mempopulerkan sains. Bahkan bisa sambil meneguk secangkir kopi. Semua berawal dari sebuah diskusi ringan di email. Seorang jurnalis, seorang mahasiswa pra-PhD di Skotlandia , dan seorang dosen bioinformatika Universitas Indonesia (UI) . Saat itu kami belum pernah bertatap muka, murni dipertemukan di dunia maya. Kami adalah kontributor dan penggagas sejumlah tulisan di web Netsains. Mulai dari obrolan santai tentang jajanan pinggir jalan sampai ke filsafat berat ala Dawkins, politik, dan lebih luas lagi. Karena sevisi, akhirnya kami berusaha bersama mewujudkan cita-cita kami itu. "Cita-cita yang besar tidak mungkin diwujudkan seorang diri, harus melibatkan banyak pihak yang sevisi," lontar salah satu dari kami. Komunitas Maka Netsains.com yang semula "hanya" sebuah media online sains dan teknologi popular, coba dibumikan dengan menggulirkan gerakan lain. Networking of Indonesian Scientist, itu jika dicari-cari akronim dari Netsains. Gayung pun bersambut saat kami membuat milis Netsains, http://tech.groups.yahoo.com/group/netsains/. Bahkan tak lama kemudian kami langsung copy darat dan mengadakan jalan-jalan ke Boscha. Memang sampai saat ini kami masih mencari-cari bentuk komunitas macam apa yang paling pas buat kami yang begaian besar adalah kontributor situs sains dan popular Netsains ini. Yang jelas Netsainers, begitu kami menyebut diri kami, sebagian besar adalah ilmuwan, jurnalis, pengajar, praktisi Teknologi Informasi. Kami tersebar di beberapa kota dan negara seperti Indonesia, Skotlandia, Jerman, Singapura, Jepang, Belanda dan banyak lagi. Mayoritas kami berusia relatif muda atau setidaknya berjiwa muda. "Muda tidaknya orang itu ditentukan dari semangatnya memperbaiki sekitar, bukan dari usia. Walau usianya masih muda kalau kerjanya hanya duduk-duduk santai saja tanpa melakukan apa-apa, maka dia tergolong tua," ungkap Yockie Suryo Prayogo, mantan keyboardis God Bless yang suka ngeblog dan ikut mendukung Netsains. Selengkapnya di http://www.netsains.com/index.php/page_info/pid_367 Revolution, Now or Never! http://revolusihidup.blogspot.com www.netsains.com the coolest pop sci-tech web in Indonesia Merry Magdalena Reporter Harian Sore Sinar Harapan www.sinarharapan.co.id 021-3912360/61 Fax 021-3912370 mediacare http://www.mediacare.biz [Non-text portions of this message have been removed]

