KAWAN2 YG BAIK,
datanglah, belilah bukunya, supaya kau baca itu..., betapa ngerinya kekejaman
rejim soeharto.
praktik pelanggaran ham berat jangan sampai terulang lagi, terbukti sudah,
ternyata bangsa indonesia yg kritis dibabat secara sadis oleh pemerintahnya
sendiri...
hl
--- In [EMAIL PROTECTED], lita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear rekan milis,
salam kenal. berikut saya sampaikan undangan peluncuran buku "Neraka Rezim
Soeharto". semoga berkenan.
tabik,
lita
Press Release
Peluncuran Buku & Diskusi
"Neraka Rezim Soeharto"
(Misteri tempat-tempat penyiksaan Orde Baru)
Sepekan sudah mantan Presiden Indonesia, Soeharto dirawat karena kegagalan
beberapa fungsi organ tubuh. Sepekan itu pula sorotan publik, terutama melalui
media, terpusat pada mantan orang terkuat dimasa Orde Baru tersebut. Polemik
yang muncul sejak ia mengundurkan diri, akibat desakan gerakan massa
demokratik, semakin meruncing. Hal tersebut dipicu oleh kondisi kesehatannya
yang kritis, sehingga mengemuka berbagai silang pendapat mengenai status
hukumnya sebagai tersangka untuk kasus korupsi yayasan Supersemar. Publik
terpecah dalam dua pendapat. Pendapat pertama adalah membatalkan segala
tuntutan hukum dan mengampuni Soeharto atas dasar jasa-jasanya, sementara
pendapat lain justru meneruskan proses hukum dan tetap mengadilinya meski
secara in-absentia berdasar rekam jejak kekuasaannya yang bergelimang darah dan
sarat kejahatannya di bidang ekonomi, politik serta HAM.
Soeharto memulai kekuasaannya di Indonesia sesaat setelah pergolakan akibat
âpemberontakanâ yang disinyalir dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia
(PKI). Sejak itu pula, terjadi kejahatan kemanusiaan yang terus berlangsung
selama dan bahkan setelah ia berkuasa, demi menstabilkan kewenangan yang ia
miliki dalam menjalankan pemerintahan di Indonesia.
Tak terhitung berapa korban nyawa yang telah jatuh karena kejahatan kemanusiaan
yang telah dilakukan oleh Soeharto. Sebut saja tapol-tapol kasus G30S,
Peristiwa Malari, Peristiwa Tanjung Priok, Peristiwa Talangsari, penghilangan
paksa 1998 dan lain-lain. Belum lagi mereka yang diseret ke penjara dan bahkan
dibunuh tanpa proses pengadilan yang terbuka. Banyak dari mereka yang diculik
dan disekap selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun hanya karena memiliki
sudut pandang dan keberanian dalam mengungkapkan segala hal yang dianggap
mengancam kekuasaan Soeharto.
Di tengah santernya usaha dalam memperbaiki citra Soeharto yang dilakukan
melalui "kampanye halus" di media-media mainstream, penerbit Spasi dan VHR
Book menerbitkan sebuah buku berjudul "Neraka Rezim Soeharto". Buku ini
mengulas "neraka-neraka" yang diciptakan Soeharto, dalam bentuk tempat-tempat
penyiksaan bagi mereka yang diculik dan ditangkap secara semena-mena selama
Soeharto berkuasa, juga merekam kesaksian blak-blakan dari mereka yang pernah
mengalami siksaan rezim Orde Baru.
Dalam upaya untuk mencegah berbagai upaya politik Impunitas terhadap Soeharto
dan para penguasa orde baru, maka Voice of Human Rights (VHR) News Centre dan
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menggelar acara Launching buku & Diskusi yang
akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Jum'at, 18 Januari 2008
Waktu : Pkl. 14:00 s.d. 16:00
Tempat : Gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia,
Jln. Latuharhary No. 4 B Jakarta 10310
Narasumber : 1. Joseph Adi Prasetyo (Anggota Komnas HAM)
2. Mugiyanto (Ketua Ikatan Keluarga Orang
Hilang --IKOHI)
3. Saksi Korban Kasus Tanjung Priok
4. Margiyono (Penulis buku & Jurnalis VHR
News Centre)
Moderator : Raharja Waluya Jati
Contact persons: lita (0888-9180070), Ida (0815-1658687)
[EMAIL PROTECTED]
milisgrup opini alternatif
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/
penerbit buku sejarah alternatif
http://progind.net/
kolektif info coup d'etat 65: kebenaran untuk keadilan
http://herilatief.wordpress.com/
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]