http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8179
   
  PATROLI TNI AKAN LIBATKAN NELAYAN 
 
  Denpasar - Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo 
mengatakan, patroli kapal-kapal TNI ke wilayah kepulauan Indonesia terluar akan 
dilakukan dengan melibatkan masyarakat nelayan. 
   
  "Masyarakat nelayan selama ini lebih banyak tahu tentang seluk-beluk yang ada 
di kepulauan terluar yang berbatasan dengan negara lain. Karenanya, mereka 
perlu dilibatkan dalam upaya pengamanan wilayah NKRI," kata Kasad di Denpasar, 
Selasa. 
   
  Usai melantik Mayjen TNI George Robert Situmeang menjadi Pangdam IX/Udayana 
menggantikan Mayjen TNI Syaiful Rizal, Kasad menyebutkan, dengan melibatkan 
nelayan, petugas patroli pengamanan senantiasa akan banyak memperoleh informasi 
tentang kondisi wilayah di garis terluar kepulauan Indonesia. 
   
  Dengan demikian, langkah yang nantinya diambil petugas di lapangan senantiasa 
akan mencapai sasaran yang diharapkan, yakni pulau-pulau terluar dalam keadaan 
aman, terbebas dari macam-macam gangguan, katanya. 
   
  "Melalui patroli pengamanan tersebut, kita harapkan tidak ada lagi pihak atau 
negara lain yang meng-klaim bagian wilayah NKRI sebagai miliknya," kata Letjen 
Agustadi. 
   
  Indonesia harus tegas mengawasi, menjaga dan mengamankan seluruh bagian 
wilayah dan pulau-pulau terdepan yang selama ini masuk wilayah NKRI. "Tekad 
Indonesia sudah teguh, yakni NKRI adalah harga mati. Pancasila dan 
Undang-Undang Dasar 1945 serta Bhineka Tunggal Ika sudah final," ucap jenderal 
berbintang tiga itu. 
   
  Disebutkan bahwa Kodam IX Udayana memiliki wilayah luas, yakni rangkaian 
pulau-pulau kecil yang berbatasan dengan wilayah perairan Australia dan 
berbatasan dengan negara tetangga Timor Leste. 
   
  Bahkan sebagian pulau-pulau kecil itu tidak berpenghuni, namun berada di 
perairan terdepan, berbatasan dengan negara lain. 
   
  Kondisi geografis seperti itu menuntut kesiapan seluruh aparat keamanan 
nasional, terutama Kodam IX Udayana untuk mengantisipasi dan mencegah berbagai 
kemungkinan gangguan, termasuk ancaman terhadap kedaulatan negara, keutuhan 
wilayah dan keselamatan bangsa, katanya. 
   
  Ia mengakui, TNI tidak bisa sendiri dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan 
NKRI serta keselamatan bangsa dan negara Indonesia. Untuk itu, TNI bekerjasama 
dengan semua pihak, termasuk pemerintah, kepolisian, instansi, golongan dan 
komponen masyarakat lainnya. 
   
  Khusus untuk patroli pengamanan dan pengawasan pulau-pulau kecil di garis 
terdepan, TNI akan lebih banyak melibatkan masyarakat nelayan yang banyak tahu 
dengan kondisi wilayah di lingkungan kerjanya dalam menangkap ikan, kata Kasad. 
   
  Mayjen Syaiful Rizal selanjutnya akan memangku tugas sebagai Asisten Operasi 
(Asops) Kasad, sedangkan Mayjen Agustadi sebelumnya menjabat Pangdam 
VI/Tanjungpura. 


       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke