http://www.antara.co.id/arc/2008/1/16/dikembangkan-reaktor-pltn-skala-kecil-40-mw/
   
  Dikembangkan Reaktor PLTN Skala Kecil 40 MW
   
  Jakarta (ANTARA News) - Ilmuwan Afrika Selatan sedang mengembangkan reaktor 
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) skala kecil sekitar 40-110 MW seukuran 
ruangan 4x4 m2 yang disebut "pebble bed modular reactor" (PBMR).
   
  "Banyak yang tertarik dengan PBMR ini karena ukurannya yang kecil sehingga 
dapat dipakai sebagai pembangkit listrik di daerah-daerah pelosok atau 
pulau-pulau yang membutuhkan listrik," kata Pakar Nuklir Dr Mohammad Ridwan di 
Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Jakarta, Rabu.
   
  Keunggulan lainnya, ujar mantan pejabat IAEA (Badan Energi Atom 
Internasional) itu, PBMR sangat aman karena bahan bakarnya bukan lagi berbentuk 
batangan tetapi berbentuk kelereng yang dilapisi silikon keramik.
   
  PLTN yang selama ini digunakan di dunia selalu berskala besar, karena 
sistemnya memang tak bisa dibagi-bagi kurang dari kapasitas 600 MW, ujarnya. 
   
  PLTN yang ide awalnya berasal dari ilmuwan Jerman ini, lanjut dia, sudah 
dibuat disainnya, dijadwalkan pada 2009 akan mulai dibangun contohnya dan mulai 
dilakukan eksperimen pengisian bahan bakarnya pada 2011, baru 2-3 tahun 
berikutnya bisa dikomersialkan.
   
  Mengenai biaya investasi hingga harga listrik yang bakal dihasilkan PLTN 
generasi keempat ini, Ridwan mengatakan, belum mengetahui sampai sejauh itu. 
   
  Jenis reaktor pebble-bed ini juga telah disahkan (well proved design) jauh 
lebih efisien dan resisten terhadap proliferasi senjata nuklir dengan pengayaan 
uranium-235 hanya 60 persen.
  Ini berbeda dengan PLTN Terapung yang bahan bakar Uraniumnya harus diperkaya 
sampai 90 persen (padahal untuk membuat bom nuklir perlu pengayaan 98 persen, 
sementara PLTN hanya perlu pengayaan lima persen dan reaktor riset 20 persen) 
sehingga akan selalu dicurigai. 
   
  Sementara itu mengenai PLTN Terapung, ia mengatakan, saat ini baru Rusia yang 
mulai mengembangkannya sejak 2007 serta dijadwalkan selesai pada 2009.(*)
   

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke