http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8178
KSAD: TNI YANG IKUT PILKADA HARUS PENSIUN
Semarang, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letnan Jenderal (Letjen) TNI
Agustadi Sasongko Purnomo menegaskan, anggota TNI yang akan ikut pemilihan
kepala daerah (pilkada), termasuk mantan Pangdam IV/Diponegro Mayjen TNI Agus
Soeyitno, harus pensiun.
Di sela acara serah terima jabatan Pangdam IV/Diponegoro dari pejabat lama
Mayjen TNI Agus Soeyitno kepada pejabat baru Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro
di Semarang, Senin, KSAD menegaskan bahwa Agus Soeyitno hingga sekarang belum
mengajukan pensiun berkaitan dengan pencalonan dirinya sebagai Gubernur Jateng
periode 2008-2013.
"Dia belum mengajukan pengunduran diri, dan saya belum tanda tangan. Kalau
belum ada tanda tangan saya, tidak bisa," katanya menjawab pertanyaan seputar
rencana keikutsertaan Mayjen TNI Agus Soeyitno dalam bursa bakal calon gubernur
yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa
(PKB) Jawa Tengah.
Agustadi mengatakan, keikutsertaan Agus Soeyitno dalam bursa bakal calon
gubernur itu harus melalui prosedur yang berlaku.
Menurut dia, untuk mengikuti pilkada seorang anggota TNI aktif harus ada
prosedur yang harus dipatuhinya. "Kalau belum pensiun juga tidak boleh. Paling
tidak sudah mengajukan pensiun itu sudah bisa memenuhi syarat mencalonkan
dirinya sebagai gubernur," katanya menegaskan kembali.
Namun, lanjut dia, pengajuan itu tergantung Agus Soeyitno. "Kalau sudah
mengajukan (pensiun,red.), ada tanda tangan (KSAD, red.), baru mendaftarkan
diri sebagai calon gubernur," katanya menjelaskan.
Jika pendaftaran 16-24 Januari 2008, kemudian yang bersangkutan mengajukan
pensiun pada tanggal 20 Januari 2008, menurut KSAD, tidak ada masalah. "Yang
penting, saat pendaftaran sudah ada persyaratan yang telah ditetapkan, dan
tidak mungkin dilanggar," katanya.
Ketika ditanya apakah pencalonan tersebut akan didukung oleh keluarga
tentara, dia mengatakan, masalah tersebut tergantung pada individu
masing-masing, dan TNI tidak akan mengurusi hal itu.
"Silakan keluarga mau mendukung atau tidak, itu urusan pribadi masing-masing.
Tidak ada urusan dengan Angkatan Darat atau Kodam IV/Diponegoro," katanya
menegaskan.
Sesuai dengan reformasi intern TNI, kata dia, komitmen terhadap netralitas
TNI terus dilakukan.
"Saya berharap masyarakat ikut melakukan pengawasan yang ketat dan melaporkan
dengan bukti yang kuat atas pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi seiring
dengan berlangsungnya pilkada di Jateng," katanya.
Sumber : Antara
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]