dalam ajaran Islam yang indah, mana ada kamus menghasut dan membenci, dua hal
ini sangat dibenci Allah, masuk katagori fitnah!
yang ada adalah memberikan pencerahan dan penjelasan kepada yang belum
tercerahkan atau belum jelas terhadap ajaran2 Islam yg sebenar2nya, yang suka
disimpulkan dan dijadikan acuan oleh orang2 yang tidak berkompeten melakukannya.
thus karena itu, adalah merupakan kewajiban seorang Muslim untuk
mengklarifikasi segala kesimpulan2 yang salah tersebut, contoh yang sedang
salma lakukan dimilis ini adalah counterchek antara himar amos dan seorang
muallaf, karena seorang yang komit terhadap ke Islamannya, mempunyai kewajiban
untuk mempelajari ilmu ttg Islam dan sharing pengetahuannya kepada yang
belum/tidak mengetahui. ngerti??
jangan lupakan juga, bumi dan alam ini adalah milik Allah semata, jadi
dimanapun Muslim/Mah berada, dia tentu akan bahagia, seizin Allah. kalau
kebetulan dia lagi berada di eropah dan dia bahagia disana, itu adalah rahmat
baginya, sebaliknya banyak juga yang merasa tertekan berada dinegara yang anda
sebutkan, dan kondisi tersebut merupakan ujian baginya, Allah tentu akan
menjaganya dan melindungi perasaannya, sepanjang ybs tetap keimanannya kepada
agama yang diberkahi Allah, yaitu Islam de best.
sFe
Phyllobates Terribilis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Memang, wanita Muslim hidup sangat bahagia di negara negara Eropa
yang sekular liberal.
yang penting mereka jangan menghasut dan mengajarkan orang membenci orang lain.
dan.. jangan bawa bawa sjariat di masyarakat dimana mereka hidup dan mencari
nafkah (ditanya mau pulang ke Maroko, mereka biasa jawab "ya ampun? Ngapain?)..
sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Tiga Muslimah Belanda Jadi Bintang Favorit di Televisi Jumat, 18 Jan 08 15:41
WIB
Kirim teman
"Kami semuanya perempuan Belanda. Meskipun ada darah Marroko dalam diri kami
yang tidak mungkin terputus. Terlepas dari itu semua, kami adalah Muslimah. "
Ini ungkapan salah satu dari muslimah Belanda, yang tergabung dalam Tiga
Muslimah Berjilbab yang kini menjadi bintang siaran televisi bernuansa dialog
yang diselingi humor yang cerdas. Mereka dengan lincah mampu mengomentari
banyak hal dalam perdebatan dengan bahasa yang baik dan tidak bertentangan
dengan komitmen Islam.
Sejak peristiwa 11 September 2001, dan terbunuhnya seorang warga negara Belanda
oleh perbuatan pemuda Muslim asal Marroko pada November 2004, belum pernah ada
terobosan dakwah Islam yang bisa dilakukan kaum Muslimin seperti yang kini
dilakukan oleh tiga Muslimah Belanda tersebut.
Mereka tampil dalam sebuah acara televisi berjudul "Meiden van Halal", yang
artinya Anak-anak Muslimah yang halal. Ketiganya adalah Asma (28) seorang guru
bahasa Inggris, Jehad (24) juga guru masalah pers internasional, dan Hajer (23)
peneliti manajemen dan bahasa. (yang ke 4 ntar SalmaFei. Insyaallah )
Semuanya terlahir dan besar di Belanda dari orang tua asal Marroko yang hijrah
ke Belanda pada tahun 70-an.
Asma, yang paling sulung mengatakan bagaimana pada akhirnya mereka bertiga bisa
menjadi bintang televisi dan bisa berbicara lugas tentang masalah jilbab, dan
perpaduan Islam dan Belanda, dan lain-lainnya.
"Dua tahun lalu, Jehad mengikuti test di chanel TV5, dan itu adalah awalnya, "
jelas Asma.
Itu kali pertama ada televisi yang mau bertemu dengan pemudi berjilbab dan
ternyata bisa menikmati gaya dialog yang renyah dengan sesekali humor yang
cerdas. Asma melanjutkan, bawa setelah tes tersebut, terjadi pembicaran dengan
Jehad dan Hajer untuk mencari bakat mereka. Tiba-tiba sebuah lembaga pers
Belanda yang meperhatikan masalah orang asing mempromosikan program televisi
yang bisa menggabungkan antara keceriaan dan keseriusan.
"Acara yang kami bawakan ini memberi kesempatan bagi kami untuk memperbaiki
imej Islam yang dinodai oleh tragedi September dan kematian Van Gogh. Kami
jelaskan bahwa Islam terbebas dari sikap kekerasan seperti itu, " jelasnya.
"Memang ada pula kelompok radikal Muslim. Tapi Islam bukan seluruhnya Usamah
bin Laden, atau pembunuh Van Gohh. Kami juga Muslim tapi kami berdialog dengan
semua orang dan mendorong sikap hidup berdampingan dengan damai, " tambahnya
lagi.
Ia juga mengakui bukan hal mudah bagi muslimah berjilbab tampil di televisi
Belanda. Tapi ia meyakini, bahwa bagaimanapun langkah pertama telah dimulai.
Dan program "Meiden van Halal" ternyata menjadi salah satu program favorit yang
mengundang kekaguman pemirsa televisi sepanjang tahun 2007. (na-str/iol)
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
[Non-text portions of this message have been removed]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]