http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.01.24.15502851&channel=1&mn=53&idx=54
Aliran Panas Internal Picu Badai di Jupiter
WASHINGTON, KAMIS - Dari hasil analisis citra inframerah, para peneliti yakin
terjadi aliran panas internal di Planet Jupiter yang memicu gejolak di
atmosfernya. Demikian kesimpulan para peneliti yang dilaporkan dalam jurnal
Nature edisi terbaru, 24 Januari 2008.
Dua aktivitas badai yang ukurannya bisa seluas benua Asia mulai muncul pada
Maret 2007. Pada perubahan atmosfer yang sangat dramatis itu tampak area putih
di awan planet berubah menjadi cokelat sementara bagian yang kecokelatan
berangsur berubah menjadi terang secara berulang-ulang.
Kedua badai dipelajari tim peneliti internasional yang dipimpin Agustin
Sanchez-Lavage dari Univerdad del Pais Vasco di Spanyol. Mereka memantau
gejolak aktivitas awan dan proses terbentuknya badai di atmosfer Planet Jupiter
itu dengan kamera biasa maupun inframerah.
Pengamatan dilakuaka dengan kamera yang dibawa teleskop ruang angkasa Hubble,
teleskop Inframerah di Hawaii, dan teleskop di Pulau Canary Spanyol. Jaringan
teleskop yang lebih kecil di berbagai belahan dunia juga turut membantu
pengamatan tersebut.
Para peneliti menganalisis bahwa gejolak tersebut adalah sistem badai yang
berasal aliran dari bawah. Aliran tersebut berupa campuran uap air dan es
amonia yang terbawa hingga ke atmosfer paling atas sehingga dapat teramati
teleskop. Badai tersebut bergerak dengan kecepatan 600 kilometer perjam dan
dari pemodelan pusaran ketinggian badai diperkirakan hingga 60 kilometer.
Hasil analisis mengenai asal-usul badai Jupiter ini penting untuk mempelajari
misteri di balik atmosfernya yang sangat tebal itu. Sebelumnya, para peneliti
memprediksi aktivitas atmosfer juga dipengaruhi perubahan pancaran radiasi
Matahari.(HUBBLESITE/WAH)
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs
[Non-text portions of this message have been removed]