Iya saya setuju dengan pendapat Bli Putra. Bermilis adalah untuk bertukar 
pendapat, berbagi info, dan menggali informasi-informasi terkini. Rasanya 
membosankan kalau milis isinya cuma gempuran-gempuran artikel perbandingan 
agama tetapi dikemas dengan cara jual kecap No 1, sedangkan agama lainnya dicap 
sampah. Apa itu bermanfaat bagi kita? 

Bagi pengirimnya jelas ia percaya bahwa yang ia lakukan adalah tuntutan dakwah, 
dimana ia percaya akan mendapat pahala atas amalannya. Tapi si pengirim tidak 
tahu dampak besar dari apa yang ia kirim, dimana efek negatifnya akan berimbas 
terhadap agama yang ia anut. Maka dengan mudahlah orang akan mencap agama itu 
sebagai agama penyebar kebencian, agama teror, agama fasis, agama tak beradab, 
dan label miring lainnya. Semoga pengirimnya paham soal itu. Kalau tidak, ia 
memang sengaja ingin menjerumuskan agama yang ia anut agar cepat masuk ke dalam 
jurang kenistaan.


  

  ----- Original Message ----- 
  From: putra_semarapura 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, January 26, 2008 5:58 AM
  Subject: [ppiindia] Re: Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)



  saya jadi teringat ketika Kwik Kian Gie (PDIP) mencibir debat politik
  calon presiden antara Amin Rais (PAN) dengan Yusril Ihza Mahendra
  (PBB), dimana debat calon president itu terjebak dalam diskusi tentang
  topik bagaimana mengatasi kemacetan di Bogor. debat calon president
  itu akhirnya berujung saling menyerang dan menghina kekurangan pribadi
  masing-masing. pak yusril diserang kekurangannya karena tidak lancar
  berbahasa inggris. sementara pak amin kalau tidak salah di serang
  karena ketidak konsistensinya. yang lucu bagi pemirsa adalah calon
  yang beramibisi menjadi president dalam berdebat publik tidak bisa
  menjaga kedewasaannya masing-masing.

  milis ini terus di bombardir oleh ayat-ayat suci agama, jadi mirip TPA
  (tempat pembuangan akhir) sampah. tanah kalau dikasih sedikit pupuk
  (kompos) tanamannya pasti tumbuh subur. tapi kalau tanahnya diberi
  terlalu banyak pupuk (kompos) tanamannya pasti akan mati. kata orang
  apapun yang terlalu berlebih adalah tidak baik. 

  saya kira semua anggota milis disini semuanya sudah beragama dan
  memiliki agamanya masing-masing, jadi tidak perlu terus di hujani
  berita-berita agama. kalau ada orang yang perlu, mereka akan mencari
  dengan sendirinya melalui search engine google. karena akan terlihat
  lucu dan berbahaya bagi dirinya sendiri seandainya orang yang masih
  belum bisa menjaga emosinya terlalu sering berbicara atas nama agama. 

  ===============

  --- In [email protected], Rulita Damayanti <[EMAIL PROTECTED]>
  wrote:
  >
  > Mbak Salma...., kalem sedikit....! Berdiskusi (ber-mujadalah) yang
  enak (billati hiya ahsan) jangan mencela...! Dakwah itu harus dengan
  hikmah dan mau'izhah hasanah, yaitu dengan kata-kata dan hati yang
  lembut (tadkhulu ila al-qulub bi rifq) dengan ungkapan-ungkapan yang
  bermanfaat (al-'ibar al-nafi'ah), maksudnya bermanfaat tidak
  menciptakan permusuhan. Dari segi cara (uslub), para mufassir
  mengatakan bahwa berdebat/diskusi (Jidal billati hiya ahsan) harus
  dengan kelembutan (layyin) dan lunak (rifq), bukan dengancara keras
  dan kasar. (Tafisran Ibn Ktsir, al-Baghawi, al-Baidhawi, al-Khazin dan
  M. Abdul Mun'in Al-Jamal)
  > 
  > Sayyid Quthub menjelaskan bahwa jidal billati hiya ahsan bukanlah
  dengan jalan menghina (tardil) atau mencela (taqbih) lawan debat,
  tetapi berusaha meyakinkan saja. (Fi Zhilal al-Qur'an, XIII/292)
  > 
  > Salam
  > RDM
  > 
  > sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)
  > 
  > 1. Anak lebih tua 2 tahun daripada ayahnya pada waktu II Tawarikh
  21:5,20, Yoram berusia 32 tahun jadi raja dan memerintah Yerusalem
  selama 8 tahun lalu meninggal (pada usia 40 tahun). II Tawarikh 22:
  1-2, Setelah Yoram meninggal, dia digantikan Ahazia, anaknya pada usia
  42 tahun. Jadi, Ahazia lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.
  > 
  > 2. Usia 11 tahun sudah punya anak
  > Ahas berumur 20 tahun ketika naik dan memerintah kerajaan selama 16
  tahun (II Raja-raja 16:2). Sepeninggal Ahas, tahta kerajaan diganti
  oleh Hizkia, anaknya (II Rajaraja 16: 20). Hizkia berusia 25 tahun
  waktu naik tahta menjadi raja (II Raja-raja 18: 2).
  > Jadi, dalam usia 11 tahun Ahaz sudah punya anak ??!!
  > 
  > 3. Tuhan salah hitung
  > Kejadian 46: 8-1 5, disebutkan daftar nama-nama bani Israel yang
  datang ke Mesir berjumlah 34 nama. Padahal pada ayat 1 5 disebutkan
  "Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah 33 jiwa". Pakai
  Tuhan tidak pandai berhitung ??
  > 
  > Ayat-ayat yang mustahil dipraktekkan
  > 
  > 1. Hukum Sabat
  > Hari Sabat (Sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada
  hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah
  (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian
  penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (Keluaran
  20:8-11,31:15,35:2-3).
  > Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modem. Siapa yang sanggup
  mengamalkan ? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat ?
  > 
  > 2. Bunuh orang kafir dan musyrik!! (Ulangan 13: 6-9) (ternyata
  ajaran teroris itu bersumber dari kitab nya para himar hikkkssss!!!)
  > 
  > Ayat ini memerintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak
  menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya
  umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong
  Hu Chu, dan lain-lain.
  > 
  > 3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan
  (Imamat 19: 19).
  > 
  > Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman
  primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.
  > 
  > 4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:29).
  > 
  > Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila
  diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.
  > 
  > 5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa
  (Matiusl8:8-9)
  > 
  > Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahi dipakai. Bila
  diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.
  > 
  > 6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5: 39-44)
  > 
  > Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran
  ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan
  masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak
  dilawan ? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila
  kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan.
  > 
  > Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan
  subur berkembang.
  > 
  > 7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6: 27-29). Ajaran ini sangat
  menguntungkan penjajah.
  > 
  > 8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan
  dilarang membawa kasur dalam pedalanan (Matius 10:9-10). Kenyataannya,
  umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.
  > 
  > ayat2 omdo sih!!!
  > 
  > Send instant messages to your online friends
  http://uk.messenger.yahoo.com 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > ---------------------------------
  > Support the World Aids Awareness campaign this month with Yahoo!
  for Good
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.11/1242 - Release Date: 24/01/2008 
20:32


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke