Münster, 9 Februari 2008: Keindonesiaan, Kesetaraan, Keislaman
Undangan Diskusi Kajian Negara dan Kesetaraan Jender dan Pemutaran Film
Dokumenter yang dibuat langsung oleh Perempuan Aceh
Hari/Tanggal : Sabtu, 9 Februari 2008
Waktu : Pukul 12.00 s.d. 15.00 WET
Tempat : ESG (Evangelische Studierende Gemeinde) Muenster Westfalen,
Breul 43, 48143 Münster
Anfahrt : Dari Munster Hbf naik Bus Nr. 15, 16, 5, atau 6. Turun di
Tibusstrasse atau Kreuzschance.
Biaya : Gratis (with finger foods and light beverages)
Moderator : Fahmi Rizanul Amrullah (Mahasiswa di Universitat Stuttgart,
dan Ketua PPI Jerman)
Susunan Acara:
1. Pembukaan
Pemutaran Film Dokumenter "Meuneunggui (Mode)", Durasi 10 menit
Film pertama, berjudul Meuneunggui (Mode), menggambarkan penerapan
syariat Islam di Aceh-yang dimulai dengan kewajiban berjilbab pada
perempuan Aceh-yang telah menggairahkan dunia fashion, dengan maraknya
pelbagai mode jilbab yang dipakai perempuan-perempuan di Aceh. Seiring
dengan itu, marak pula praktik "sweeping" terhadap perempuan yang tidak
memakai jilbab.
2. Oman Fathurahman (Posdoctoral Fellow Humboldt Stiftung, Dosen UIN
Jakarta. Salah satu penulis dalam buku Ali Munhanif, Mutiara Terpendam:
Perempuan dalam Literatur Islam Klasik -Jakarta: Gramedia, 2002-).
"Perempuan dalam Literatur Islam Klasik"
3. Istirahat
Pemutaran Film Dokumenter "Bungong (Bunga)" Durasi 10 menit
Film kedua, Bungong (Bunga), menayangkan gambaran dan nasib yang penuh
kontras antara perempuan dan laki-laki di Banda Aceh dalam kehidupan
sehari-hari. Kaum ibu -dalam balutan busana muslimah- harus mengasuh
anak, mencuci piring, menjaga rumah, sedangkan kaum laki-laki dengan
santai menghabiskan waktu ngobrol di kedai kopi. Film ini juga
menampilkan kesaksian seorang perempuan yang telah berjilbab tapi
ternyata belum aman dari gangguan di jalan raya.
4. Nong Darol Mahmada (Indonesian Muslim Feminist)
"Tinjauan Kritis Kedudukan Perempuan di Islam"
5. Teuku Reiza Yuanda (Mahasiswa Master di Universität Bremen, dan
Kepala Bidang Kerjasama Antar Institusi - Komunitas Masyarakat Aceh
se-Eropa)
"Tinjauan Kritis Pelaksanaan Perda Syariah di Aceh"
6. Diskusi dua sesi
Pemutaran Film Dokumenter "Bak Lon Kaloen (Kala Aku Melihat)", Durasi 10
menit
Film ketiga, Bak Lon Kaloen (Kala Aku Melihat), berupaya menggali
informasi dari Wilayatul Hisbah (Polisi Syariah): apa tugas mereka, apa
prosedur-prosedur yang harus ditempuh, termasuk merazia perempuan yang
tidak memakai jilbab.
Koordinator Penyelenggara:
Dewi Candraningrum (Münster), HP: +49 176 26 26 60 23
Irawan Wisudhanto (Münster), HP: +49 176 62 06 91 05
Mohamad Mova Al Afghani (Bremen), HP: +49 151 181 25 617
Muhkito Afiff (Duisburg), HP: +49 176 2189 6814
Edi Wahyu Srimulyono (Dusseldorf), HP: +49 176 5049 8133
Al Makin (Heidelberg), HP: +49 163 570 13 84
Ferizal Ramli (Hamburg), HP: +49 179 708 58 77
Fadjar Ibnu Thufail/Sonny Mumbunan (Halle/Leipzig), HP: +49 176 24 77 01 38
Turut Mengundang:
* Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman (PPI Jerman)
* Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Jerman (PCIM Jerman)
* Perhimpunan Pelajar Indonesia cabang Münster, Jerman (PPI Münster)
* Indonesian Muslim http://indonesianmuslim.com/
* Suedostasien Informationsstelle (SOAI, Asienhaus)
--
disebarluaskan oleh:
***********************************************************************
Watch Indonesia! e.V.
Arbeitsgruppe für Demokratie, Menschenrechte
und Umweltschutz in Indonesien und Osttimor
Planufer 92 d Tel./Fax +49-30-698 179 38
10967 Berlin e-mail: [EMAIL PROTECTED]
www.watchindonesia.org
Konto: 2127 101 Postbank Berlin (BLZ 100 100 10)
IBAN: DE96 1001 0010 0002 1271 01, BIC/SWIFT: PBNKDEFF
Bitte unterstützen Sie unsere Arbeit durch eine Spende. Watch Indonesia! e.V.
ist als gemeinnützig und besonders förderungswürdig anerkannt.
***********************************************************************
mediacare
http://www.mediacare.biz
[Non-text portions of this message have been removed]