Kalau sudah terkait 'maut', barangkali agak sensitif waktunya..
Tunggu sebentar-lah.. Lah wong sewaktu 1 bulan sebelum peluncuran
buku yang 'memuja-muja' Eyang saja, setelah mengirim komentar/
tulisan yang 'bertentangan' dengan tema buku tersebut, langsung
ada 'teguran' dari 'saudara tua'(?)..

Segitu baru level di milis doank.. gimana lagi yang sudah dalam
bentuk (media) cetak.. atau aksi lapangan.. :-p

CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

2008/1/29 Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Posting di bawah ini ditulis oleh seorang teman wartawan/penulis buku :
>
> Megi <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> Hari ini, Selasa 29 Januari 2008, pukul 16.20 WIB saya menerima salinan
> faksimili yang dikirim oleh marchandiser Toko Buku Gramedia Bekasi,
> Anastasia Susilestari. Faksimili itu mengatakan bahwa toko buku tersebut
> menarik buku berjudul Neraka Rezim Soeharto: Tempat-tempat Penyiksaan
> Rahasia Orde Baru. Buku tersebut saya tulis bersama kolega saya, Kurniawan
> Tri Yunanto.
>
> Menurut pihak Toko Buku Gramedia, mereka 'terpaksa" menarik buku tersebut
> karena ada pembeli bernama Indah yang menyatakan keberatan atas isi buku
> tersebut melalui telepon kepada Toko Buku Gramedia Bekasi. Pihak toko buku
> Gramedia Bekasi juga merasa tidak tepat menjual buku seperti itu (mengkritik
> Soeharto) pada situasi saat ini. Apakah toko buku boleh menarik buku dengan
> alasan ada pembeli yang keberatan? Apakah pembeli juga boleh "meminta" agar
> toko buku menarik suatu buku yang dijual/
>
> =====================
> Satrio Arismunandar
> Producer "Jika Aku Menjadi" (tayang tiap Minggu, pukul 18.00 WIB) -
> News Division, Trans TV, Lantai 3
> Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790
> Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558, 79184627
>
> http://satrioarismunandar6.blogspot.com
> http://satrioarismunandar.multiply.com
>
> "Berhasil tidak dipuji, gagal dicaci maki, hilang tidak dicari, mati tidak
> diakui...."
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke